<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953</id><updated>2012-02-16T18:01:57.764+07:00</updated><title type='text'>zamrudkatulistiwa</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>51</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-7185369968559764997</id><published>2010-10-27T20:27:00.003+07:00</published><updated>2010-10-27T20:32:41.851+07:00</updated><title type='text'>Mbah Marijan  Dimata  Irwan  Hidayat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selamat Jalan Mbah Marijan,&lt;br /&gt;Selamat Jalan Sang Pemberani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TMgptbXG9mI/AAAAAAAAAKQ/oyRSALKdOew/s1600/mbah+Marijan+Dalam+Kenangan.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 142px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TMgptbXG9mI/AAAAAAAAAKQ/oyRSALKdOew/s200/mbah+Marijan+Dalam+Kenangan.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532718002640189026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan Foto: Mbah Marijan  bersama Bos Sidomuncul, Irwan Hidayat, dalam sebuah acara di kompleks pabrik jamu Sidomuncul di Jawa Tengah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbah Marijan adalah inspirator saya . Keluarga besar Sidomuncul sangat kehilangan. Saya mengenal mbah Marijan pada 28 Mei 2006, sehari setelah gempa berkekuatan 7,6 richter memporakporandakan Jogja, Bantul, Prambanan, Wonosari dan Klaten, di rumahnya dukuh Kinahrejo, desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan  Kabupaten Sleman, Jogja . &lt;br /&gt;Yang memperkenalkan adalah Pak Sumadi Wonohito (Almarhum), pemilik koran Kedaulatan Rakyat Jogja. Saya masih ingat, pada waktu itu Pak Sumadi mengatakan: "Pak Irwan ini dari Jakarta, pemilik pabrik jamu yang besar, pemilik Sidomuncul, tapi jawaban mbah Marijan cuma ‘ injih...injih .....injih’. Karena jawabannya cuma ‘injih..injih’ , Pak  Sumadi menambahkan  " Pak Irwan ini orang kaya", tapi kembali mbah Marijan  tetap menjawab  " injih"  berulang kali dan matanya tetap tidak berpaling ke arah saya. &lt;br /&gt;Saya juga merasa tidak nyaman dengan jawaban yang diberikan. Tetapi dalam hati saya kagum, karena dia tidak silau oleh keduniawian. Lalu saya bertanya: ‘’Mbah, apakah mengenal Ir Anton Sujarwo dari Yayasan Dian Desa ?"  jawabannya " Kalau Mas Anton saya kenal. Dia kan orang yang baik . Pada tahun 1974, kan Mas Anton yang memberi air pada penduduk di daerah ini, yang diterima oleh mbah Hargo, bapak saya" . &lt;br /&gt;Salah seorang staf saya menjelaskan bahwa Anton Sujarwo adalah kakak ipar saya. Barulah dia berbalik ke arah saya, menyalami saya sekali lagi dan mengatakan : " o...... Nyuwun pangunten nggih, sampeyan niku rayine Mas Anton to ? &lt;br /&gt;Dan kalau pada akhirnya Mbah Marijan mau membantu Sidomuncul dengan menjadi bintang iklan Kukubima Ener-G  itu karena pertimbangan bahwa saya adalah adik ipar Anton Sujarwo dan ingin umembalas kebaikan kakak ipar saya. Karena Anton Sujarwo, ditambah dengan ide "lelaki pemberani" yang saya dapat dari Hary Cahyono, sahabat saya, seorang penulis. &lt;br /&gt;Akhirnya kami melakukan shooting pada tanggal 26 Juni 2006 di Kaliadem dekat rumahnya Mbah Marijan, di bawah ancaman Gunung Merapi yang sedang mengeluarkan awan panas, dan tempat tersebut hanya berjarak 4 km dari puncaknya. &lt;br /&gt;Kalau saat ini saya harus mengulang melakukan shooting di tempat seperti itu lagi saya tidak akan berani. &lt;br /&gt;Keberanian apa yang mendorong saya dan team berani shooting di tempat itu, yang pada waktu itu dinyatakan sebagai daerah tertutup karena berbahaya.  Mbah Marijan berakting dengan baik . Shooting berjalan dengan baik, juga iklannya menjadi iklan yang disukai oleh masyarakat.  &lt;br /&gt;Tanggal  26 Oktober 2010, Rabu malam jam 19.20 WIB saya menelpon Asih, anaknya. Saya mendapat kabar bahwa seluruh keluarganya telah pergi mengungsi, sedangkan Mbah Marijan, tidak mau turun meskipun sudah dipaksa oleh keluarganya. &lt;br /&gt;Katanya kepada anaknya, dia mau Sholat. Dan malam itu ternyata awan panas yang popular dengan sebutan  “wedus gembel” menghanguskan rumah Mbah Marijan. &lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui, malam itu juga ditemukan 15 jenazah dan keesokan harinya ditemukan satu jenazah lagi dalam posisi sujud, yang diduga adalah jenazah Mbah Marijan. Innalillahi Wainaillaihi Rojiun.&lt;br /&gt;Tentang sikap Mbah Marijan yang bersikeras untuk tetap tinggal di desanya yang sudah siaga satu, terjadi banyak pendapat. Yang pertama, berpendapat bahwa itu sebuah kebodohan. Pendapat yang lain menyatakan itu adalah sebuah tanggung jawab dan pengabdian yang luar biasa . &lt;br /&gt;Bagi saya pribadi apa yang menjadi keputusan Mbah Marijan untuk tetap tinggal adalah sebuah cerminan dari sebuah kesetiaan, keberanian dan sebuah pengabdian yang langka di zaman ini. &lt;br /&gt;Jika benar Mbah Marijan wafat, Dia  telah menepati janjinya untuk menjaga Gunung Merapi sampai akhir hayatnya, seperti yang telah dijanjikan kepada Sultan Hamengku Buwono IX pada waktu diangkat sebagai juru kunci Gunung Merapi. Soal kematian itu sendiri adalah " Rahasia Tuhan " . &lt;br /&gt;Keluaga besar Sidomuncul akan selalu mengenang semua kebaikan dan keteladanannya. Bagi kami , "Sang Pemberani akan tetap hidup " . Iklan-iklan Kukubima Ener-G! akan tetap kami tayangkan dengan bintang iklan Mbah Marijan, sebagai penghargaan atas kesederhanaan, kesetiaan, keberanian dan pengabdiannya.  &lt;br /&gt;Kami merencanakan untuk memberi bantuan kepada keluarganya untuk membangun rumah, dan membayar royalti iklan Kukubima Ener-G! dan membangun mesjidnya kembali. &lt;br /&gt;Kami juga akan memberikan sumbangan kepada warga yang tertimpa bencana Gunung Merapi.&lt;br /&gt;Saya semalam juga telah mendoakan si Mbah, dan akan terus saya doakan. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.&lt;br /&gt;Saya ikut prihatin dengan bencana Gunung Merapi di  Jogja,  Magelang, Mentawai , Wasior dan tempat-tempat lain di Indonesia . Setelah ini kami juga akan memberikan bantuan kami ke Mentawai. Semoga tidak lagi terjadi bencana bencana lain yang terjadi di negeri ini . &lt;br /&gt;Selamat jalan Mbah Marijan. Selamat jalan Sang Pemberani. Rosa Rosa Rosa !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-7185369968559764997?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/7185369968559764997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/10/mbah-marijan-dimata-irwan-hidayat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/7185369968559764997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/7185369968559764997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/10/mbah-marijan-dimata-irwan-hidayat.html' title='Mbah Marijan  Dimata  Irwan  Hidayat'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TMgptbXG9mI/AAAAAAAAAKQ/oyRSALKdOew/s72-c/mbah+Marijan+Dalam+Kenangan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-784287914552648028</id><published>2010-10-05T16:42:00.003+07:00</published><updated>2010-10-05T16:49:47.307+07:00</updated><title type='text'>Dua Produk Sido Muncul  Kembali Raih Penghargaan ICSA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TKr0J09AfMI/AAAAAAAAAKI/Uz3fMuol-NM/s1600/Penghargaan+ICSA+utk+KBE+dan+TA+(1).JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 136px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TKr0J09AfMI/AAAAAAAAAKI/Uz3fMuol-NM/s200/Penghargaan+ICSA+utk+KBE+dan+TA+(1).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524496342593862850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan foto: Maria Reviani Hidayat, Business Development Manager PT Sido Muncul, sedang menerima penghargaan dari Pimred  SWA, Kemal Effendi Gani, disaksikan Chairman Frontier Consulting Group, Handi Irawan, di Hotel Shangri-la Jakarta,  Senin malam (4/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan: Djoharudin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan salah satu kegiatan dari manajemen perusahaan yang dinilai sebagai sebuah etika bisnis. Kegiatan ini merupakan komitmen yang secara berlanjut terus dilakukan oleh perusahaan sebagai wujud tanggung jawabnya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. &lt;br /&gt;CSR pun dapat dijadikan sebuah investasi bagi perusahaan di mana para pemangku kepentingan (perusahaan) dan pengguna kepentingan (masyarakat konsumen) dapat berinteraksi dengan baik untuk saat ini dan ke depannya. Maka tidaklah mengherankan fokus pada kegiatan ini terus dikembangkan, seperti yang dilakukan PT Sido Muncul, produsen Tolak Angin dan Kuku Bima Energi.&lt;br /&gt;Bagi Sido Muncul, sebagaimana yang sering dikemukakan Direktur Utamanya, Irwan Hidayat, CSR merupakan salah satu strategi bisnis bukan merupakan pelengkap, melainkan implementasi dari praktek kebijakan, peluang strategi bisnis berupa hubungan yang harmonis dengan masyarakat. &lt;br /&gt;Strategi ini membuahkan hasil yang cenderung berlanjut. Majalah SWA bekerja sama dengan FRONTIER Consulting Group, dalam suatu acara menarik di Hotel  ShangriLa Jakarta, Senin malam (4/10), memberikan penghargaan ICSA (Indonesian Customer Satisfaction) 2010 kepada dua produk unggulan Sido Muncul, yaitu Tolak Angin dan Kuku Bima.&lt;br /&gt;Selain kepada Kuku Bima, Frontier (sebuah lembaga  konsultan riset kepuasan pelanggan), juga memberikan penghargaa serupa kepada sejumlah produk kategori consumer goods, food and beverage, farmasi, elektronik hingga otomotif.&lt;br /&gt;Penghargaan diterima berdasarkan kategori Herbal Medicine Againt  Cold untuk Tolak Angin dan kategori Vitality and Enhancer for Men untuk Kuku Bima.&lt;br /&gt;ICSA adalah program regular pemberian penghargaan terhadap perusahaan-perusahaan di Indonesia yang meraih prestasi terbaik dalam hal kepuasan pelanggan (konsumen), berdasarkan survey terhadap 9.000 responden yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia, antara lain Makassar, Medan, Surabaya, Semarang, Bandung dan Jakarta.&lt;br /&gt;Dalam mensosialisasikan produknya, Sido Muncul rajin melakukan berbagai kegiatan CSR di hamper seluruh pelosok tanah air.&lt;br /&gt;Tahun ini program CSR Sido Muncul diwujudkan dalam bentuk bantuan bagi para pasien tidak mampu di berbagai rumah sakit. Sejak awal tahun ini bantuan telah disalurkan ke 27 rumah sakit di berbagai daerah. Senin pekan lalu (27/9), Sido Muncul melalui produk unggulannya Tolak Angin, Kuku Bima Energi dan Kopi Ginseng memberikan bantuan masing-masing Rp 100 juta untuk pasien tidak mampu di Magelang  dan kota Wonosobo (Jateng). Bantuan diserahkan secara simbolik oleh Dirut PT Sido Muncul, Irwan Hidayat kepada Bupati Wonosobo, Kholik Arif untuk selanjutkan disalurkan kepada para pasien tak mampu di RSUD Setyonegoro, RSI kota Wonosobo,  BKIA Mabarot dan NU Tieng.  Sedangkan bantuan di Magelang diserahkan kepada Walikota, Magelang Sigit, untuk diteruskan kepada pasien tak mampu di RSUD Tidar kota Magelang, RSI kota Magelang dan BKIA Paten kota Magelang. Magelang  menjadi kota ke-19 yang memperoleh bantuan Sido Muncul tahun ini.(Djo)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-784287914552648028?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/784287914552648028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/10/dua-produk-sido-muncul-kembali-raih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/784287914552648028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/784287914552648028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/10/dua-produk-sido-muncul-kembali-raih.html' title='Dua Produk Sido Muncul  Kembali Raih Penghargaan ICSA'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TKr0J09AfMI/AAAAAAAAAKI/Uz3fMuol-NM/s72-c/Penghargaan+ICSA+utk+KBE+dan+TA+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-2940222949792491025</id><published>2010-09-05T14:06:00.004+07:00</published><updated>2010-09-05T14:31:08.643+07:00</updated><title type='text'>Mudik Bareng Sido Muncul Dilepas Empat Menteri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TINEfL8jnHI/AAAAAAAAAKA/iTOxgRs4zhE/s1600/000_0201.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TINEfL8jnHI/AAAAAAAAAKA/iTOxgRs4zhE/s200/000_0201.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513325671405034610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caption: Menteri Perhubungan Fredy Numberi sedang meninjau bus-bus sesaat sebelum melepas para pemudik bersama gratis Sido Muncul di arena parkir barat PRJ Kemayoran jakarta, Minggu siang (5/9).&lt;br /&gt;                                                    &lt;br /&gt;Laporan: Djoharudin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RMOL. Berbagai  produsen ramai-ramai menggelar acara mudik bareng. Sa¬lah satunya, PT Sido Muncul.  Sebagai bentuk kepedulian dan ucapan terima kasih kepada para pedagang jamu, PT Sido Muncul kembali menyelenggarakan kegiatan Mudik Gratis Bersama Pedagang Jamu se-Jabotabek. &lt;br /&gt;Kegiatan Mudik Gratis yang ke-21  tahun ini diadakan di area parkir barat, Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran Jakarta, Minggu siang (5/9). Para  pemudik yang merupakan pedagang jamu se Jabodetabek beserta keluarganya sejak pukul 05.00 WIB memadati halaman PRJ untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. &lt;br /&gt;Mereka dilepas oleh Menteri Perhubungan  Fredy Numberi, Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari, SIP, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Dra Kustantinah, dan Kombes Pol Haris mewakili Kapolda Metro Jaya.&lt;br /&gt;Menko Kesra Agung Laksono dalam sambutannya berharap mudik gratis dapat diterapkan di seluruh perusahaan, karena lebih terkoordinir membantu masyarakat khususnya kalangan menengah ke bawah. Pemerintah memberikan apresiasi kepada produsen jamu ini atas partisipasinya dalam menyelenggarakan mudik bersama secara gratis.&lt;br /&gt;Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, sebelum penglepasan para peserta mudik  dihibur oleh bintang-bintang iklan Sido Muncul seperti Donny Kesuma, Rieke Dyah Pitaloka, Lula Kamal, Yuni Shara dan artis lainnya. Para pemudik juga diberikan berbagai hadiah hiburan.&lt;br /&gt;Kegiatan mudik gratis ke-21 yang diselenggarakan oleh PT Sido Muncul diikuti oleh sekitar 18.000 pedagang jamu sejabotabek beserta keluarganya dan para pedagang asongan. &lt;br /&gt;Menggunakan 280 unit bus, keberangkatan para pemudik secara serentak  diberangkatkan dari Jakarta, Bandung, Bogor, Tangerang, Cikampek, Cibinong dan Cilegon dengan tujuh kota tujuan yaitu Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjar Negara, Solo, Wonogiri dan Yogyakarta. &lt;br /&gt;Kegiatan mudik gratis Sido Muncul bersama pedagang jamu se-jabotabek dimulai sejak tahun 1991. Sebagai pionir kegiatan Mudik Gratis, Sido Muncul akan terus melakukan tradisi ini. &lt;br /&gt;Direktur Utama PT Sido Muncul, Irwan Hidayat mengatakan, program mudik gratis  ini selain membantu pedagang jamu juga ikut membantu pemerintah dalam menyelenggarakan mudik lebaran. &lt;br /&gt;PT Sido Muncul sendiri sejak tahun 1991 telah menyelenggarakan program mudik gratis sebanyak 21 kali dengan total pemudik yang diangkut mencapai sekitar 250.000 pemudik. &lt;br /&gt;Awalnya kegiatan mudik ini hanya untuk para pedagang jamu bersama keluarganya. Namun seiring waktu berjalan sejak tahun 2004 bersamaan dengan adanya divisi baru (divisi food) di Sido Muncul, mudik gratis juga diikuti oleh pedagang asongan yang menjual produk-produk Sido Muncul.&lt;br /&gt;Direktur Utama PT Sido Muncul, Irwan Hidayat mengatakan selain telah menjadi tradisi perusahaan dan bagian dari ucapan terima kasih kepada para penjual jamu, acara mudik gratis ini sebagai bentuk partisipasi untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam menyelenggarakan lebaran. &lt;br /&gt;Sebagai perusahaan jamu dan farmasi, Sido Muncul melalui produk-produk unggulan Tolak Angin dan Kuku Bima Energi selama bulan ramadhan terus mensosialisasikan produk-produknya dengan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) yang dilakukannya. *** &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bermula Dari Rasa Prihatin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERUSAHAAN jamu  PT Sido Muncul setiap tahun menggelar mudik gratis bagi para penjual jamu dan pedagang asongan se-Jabodetabek ke kota-kota di Jawa. Mudik gratis tahun 2010 merupakan yang ke 21 kalinya.&lt;br /&gt;"Selain penjual jamu seduh malam, penjual jamu dorong dan ibu-ibu penjual jamu gendong, kami juga mengajak para pedagang asongan untuk ikut mudik bareng," ujar Irwan Hidayat, Dirut PT Sido Muncul di sela-sela penglepasan 280 bus yang mengangkut 18.000 pedagang jamu se-Jabotabek di area parkir barat, Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran Jakarta, Minggu, (5/9). &lt;br /&gt;Mereka dilepassecara resmi oleh Menteri Perhubungan  Fredy Numberi, Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar dan Gubernur DKI Fawzi Bowo.&lt;br /&gt;Menurut Irwan Hidayat, program ini sangat sukses membangun image (citra) korporat yang sangat bagus di tengah-tengah masyarakat luas. Tidak hanya itu, karena program ini diberitakan secara luas oleh media massa baik cetak maupun elektronik, maka citra perusahaan Sido Muncul yang peduli pada sesama juga terbentuk di kalangan perusahaan lain dan masyarakat secara luas.&lt;br /&gt;Latar belakang penyelenggaraan kegiatan yang diawali sejak tahun 1991 itu, didorong keinginan memberikan "hadiah" kepada para penjual jamu. &lt;br /&gt;''Yang pertama ide dasarnya itu. Cuma kita berpikir apa ya hadiahnya. Apa dikasih sarung, apa dikasih apa? Nah pada waktu itu, kita baca di koran-koran, kalau pulang mudik itu sangat sulit, baik karena melambungnya ongkos, terbatasnya angkutan umum sehingga penumpang harus berebut. Sehingga kita sering lihat ada ibu-ibu atau anak perempuan yang mesti naik dari jendela kereta api atau bus. Saling dorong. Duh…pemandangan itulah yang melatarbelakangi munculnya ide mudik bareng dan gratis. &lt;br /&gt;‘’Jadi bukan ide atau gagasan saya saja, tapi ada tim marketing, saya kan cuma juru bicara,'' kata Irwan.&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya mudik lebaran tahun 1991 diikuti oleh 2.500 orang dengan menggunakan 50 unit bis, diberangkatkan dari Lapangan Parkir Timur Senayan.&lt;br /&gt;Sejak saat itu PT Sido Muncul selalu menyelenggarakan Mudik Gratis bagi para pedagang jamu se-Jabotabek setiap tahunnya.&lt;br /&gt;Tahun 2004, jumlah penumpang yang diangkut sudah mencapai 14.000-an penumpang dengan tujuan beberapa kota di Jawa Tengah. &lt;br /&gt;Sampai saat ini jumlah penumpang yang diangkut PT Sido Muncul sudah lebih 150.000 penumpang. Yang diangkut bukan hanya penjual jamu Sido Muncul, tapi mencakup penjual jamu lain serta para pedagang asongan. &lt;br /&gt;Irwan mengakui, program mudik gratis Sido Muncul setelah berlangsung 20 tahun, paradigmanya menjadi bergeser. Sebab dalam praktiknya produk Sido Muncul yang dijual langsung oleh para penjual di tenda-tenda atau kios-kios jamu itu hanya sekitar 15 persen saja dari keseluruhan produksi perusahaannya. &lt;br /&gt;''Sekarang 85 persen pemasaran produk kami di jual outlet-outlet, di toko-toko, dan pasar swalayan. Cuma kita tidak ingin dikatakan kacang meninggalkan lanjaran, yang seolah melupakan penjual jamu langsung yang dulu menjadi pionir. Itulah substansinya,'' kata Irwan merendah.&lt;br /&gt;Irwan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kini sudah banyak perusahaan yang mengadakan program mudik gratis bagi karyawannya dan pelanggannya. Dalam beberapa tahun terakhir kegiatan ini telah diikuti oleh beberapa perusahaan besar lain seperti perusahaan rokok, mie, minuman, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Menurut dia, program ini sangat menguntungkan perusahaan. Sebab lewat program mudik Lebaran ini, lama-lama Sido Muncul menjadi populer yang disertai tambah lakunya produk-produk jamu Sido Muncul, seperti Kuku Bima Energi, Tolak Angin, Kopi Ginseng, Kopi Energi dan lain-lain. &lt;br /&gt;Bahkan, kata Irwan, seakan-akan fenomena mudik gratis ini menjadi trade mark-nya produk Sido Muncul. &lt;br /&gt;Dampak langsung bagi perusahaan, kata Irwan, keuntungan perusahaan terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. &lt;br /&gt;''Keuntungan kami terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Keuntungan itu sudah barang tentu mengikuti pertumbuhan omzet, hingga dalam lima tahun terakhir omzet perusahan naik mencapai 800 persen.'' &lt;br /&gt;Irwan tak terlalu hirau terhadap istilah untuk kegiatannya itu, apakah itu yang dinamakan CSR (Corporate Social Responsibility) atau apa. Bagi dia yang penting berbagi berkat kepada sesama. Itu saja. Karena itu, kata Irwan Hidayat, pada akhirnya program mudik yang awalnya cuma dilatarbelakangi oleh keinginan untuk sekedar memberikan hadiah itu, menjadi bagian dari tanggung jawab sosial korporat. &lt;br /&gt;''Artinya kami mengalokasikan dana tanggung jawab sosial lewat cara memudikkan orang-orang yang mempunyai andil memajukan perusahaan, ya seperti mereka itu, penjual jamu, pedagang asongan. Tanggung jawab sosial lain ada seperti memberikan penghargaan,'' katanya. (DJO)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kilas Balik “Mudik Gratis Sido Muncul” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara masalah ”Mudik Gratis”, masyarakat biasanya akan teringat dengan satu kegiatan mudik massal yang diselenggarakan oleh PT. Sido Muncul. Di berbagai  berita di media, baik cetak maupun elektronik tergambar ribuan pedagang jamu sejabotabek dan keluarganya dilepas dari area Parkir Barat Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, lokasi yang digunakan untuk pelaksanaan acara mudik gratis. &lt;br /&gt;Awalnya lokasi yang dipakai adalah Parkir Timur Senayan, tetapi seiring waktu berjalan dengan bertambahnya jumlah peserta maupun armada yang digunakan, lokasinya dipindahkan ke area yang lebih luas.&lt;br /&gt;Kegiatan mudik gratis merupakan satu fenomena yang menarik karena di area  tempat pemberangkatan sejak pukul 05.00 WIB telah diramaikan oleh pemudik dengan berbagai barang yang mereka bawa seperti dos – dos yang berisi buah tangan untuk para kerabatnya, tas pakaian dengan ukuran besar, barang – barang elektronik maupun baranng-barang lainnya dalam ukuran besar.&lt;br /&gt;Secara antusias para pemudik mengikuti semua acara yang digelar panitia penyelenggara menjelang saat diberangkatkan seperti hiburan musik dengan menghadirkan artis – artis ibu kota juga para bintang iklan Sido Muncul, pembagian doorprize, hingga puncak acara yaitu pelepasan pedagang jamu oleh pejabat berwenang seperti Menteri Perhubungan dan Menteri Tenaga Kerja yang dapat  dipastikan selalu hadir dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.&lt;br /&gt;Kegiatan mudik gratis, pada akhirnya menjadi satu tradisi yang tidak saja diagendakan oleh PT Sido Muncul tetapi juga oleh Departemen Perhubungan RI karena dinilai sebagai kegiatan yang dapat membantu pemerintah mengatasi masalah mudik lebaran bagi kalangan menengah kebawah. Selain itu juga merupakan contoh partisipasi yang patut ditiru oleh perusahaan – perusahaan lain.&lt;br /&gt;Mudik Gratis SidoMuncul bagi pedagang jamu se-Jabotabek awalnya dimulai pada tahun 1991. Saat itu pihak manajemen prihatin dengan masalah yang dihadapi para pekerja dari Jakarta yang ingin merayakan hari Raya Lebaran di daerah asalnya, tetapi selalu mendapati kesulitan masalah angkutan/kendaraannya. Salah satu direksi menyarankan untuk memberikan hadiah lebaran bagi pedagang jamu dalam bentuk menyediakan angkutan lebaran bagi mereka dan keluarganya secara gratis. &lt;br /&gt;Banyak pilihan pada saat itu, misalnya dengan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) atau dengan berbagai hadiah yang lain. Namun hal tersebut dirasakan kurang menyentuh kepada substansi masalah yang mereka hadapi pada saat menjelang lebaran yaitu keinginan untuk dapat mudik secara murah, nyaman dan aman serta bisa berbarengan dengan teman seprofesi (sesama penjual jamu).&lt;br /&gt;Jadi, dari hasil survey yang dilakukan oleh menajemen PT. Sido Muncul pemikiran yang tepat saat itu adalah memberikan kesempatan bagi pedagang jamu dan keluarganya untuk dapat mudik dengan gratis, tanpa syarat apapun asalkan mereka pedagang jamu boleh menjadi peserta mudik gratis. Jamu yang diperdagangkanpun tidak harus jamu dari Sido Muncul. Saat itu justru banyak para penjual jamu yang tidak / belum menjual produk-produk Sido Muncul. Jadi pedagang jamu mendapatkan tiket mudik gratis ke kota asalnya tanpa komitmen apapun. &lt;br /&gt;Dan untuk pertama kalinya mudik lebaran gratis dilaksanakan pada tahun 1991 diikuti oleh 2.500 orang dengan menggunakan 50 unit bis, diberangkatkan dari Lapangan Parkir Timur Senayan.&lt;br /&gt;Sejak saat itu PT Sido Muncul selalu menyelenggarakan Mudik Gratis bagi para pedagang jamu se-Jabotabek setiap tahunnya.&lt;br /&gt;Seiring dengan berjalannya waktu, jumlah peserta dan armadanya terus bertambah. Pada tahun 1995 (mudik gratis ke-5) jumlah peserta 10.000 dengan mengunakan 120 unit bus yang diberangkatkan dari Parkir Timur Senayan dengan 6 kota tujuan yaitu Cirebon, Tegal, Kuningan, Banjarnegara, Wonogiri dan Solo. Pada tahun 2010, ada penambahan kota tujuan yaitu Yogyakarta.&lt;br /&gt;Kegiatan yang dilakukan PT SidoMuncul merupakan kegiatan mudik gratis terbesar yang dilakukan oleh pihak swasta. PT SidoMuncul juga merupakan pionir ”Mudik Gratis”. Dalam beberapa tahun terakhir kegiatan ini telah diikuti oleh beberapa perusahaan besar lain seperti perusahaan rokok, mie, minuman, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Pada tahun 2002, PT Sido Muncul mendapatkan penghargaan dari dua menteri sekaligus. Penghargaan dari Menteri Perhubungan RI, Agum Gumelar karena  PT Sido Muncul telah memulangkan pemudik total peserta 126.500 orang (1991 – 2002). Sementara penghargaan dari Menakertrans Jacob Nuwawea, karena PT Sido Muncul dinilai  telah cukup banyak membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah mudik lebaran. (DJO)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-2940222949792491025?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/2940222949792491025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/09/mudik-bareng-sido-muncul-dilepas-empat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2940222949792491025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2940222949792491025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/09/mudik-bareng-sido-muncul-dilepas-empat.html' title='Mudik Bareng Sido Muncul Dilepas Empat Menteri'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TINEfL8jnHI/AAAAAAAAAKA/iTOxgRs4zhE/s72-c/000_0201.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-6411139802925889279</id><published>2010-06-22T14:16:00.003+07:00</published><updated>2010-06-22T14:20:46.858+07:00</updated><title type='text'>UT Wisuda 2.533 Lulusan Program Diploma dan Sarjana</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TCBkKV4iOSI/AAAAAAAAAJw/tkSkMiVRSyM/s1600/Rektor+UT,+Tian+Belawati.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 183px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TCBkKV4iOSI/AAAAAAAAAJw/tkSkMiVRSyM/s200/Rektor+UT,+Tian+Belawati.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485494474973002018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertekad Jadi Institusi PTTJJ Berkualitas Dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Sidang Terbuka Senat Universitas Terbuka (UT) yang dipimpin Rektor UT, Prof Ir Tian Belawati, M. Ed, Ph.D, mewisuda  2.533 sarjana baru di  Gedung  UT Convention Center, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (22/6).&lt;br /&gt;Wisuda hari ini sebagai kelanjutan wisuda sarjana baru Periode II Tahun 2010 pekan lalu, yang  meluluskan 28.670 lulusan program diploma dan sarjana/pascasarjana.&lt;br /&gt;Berkaitan acara wisuda tersebut, diselenggarakan juga seminar bertema “Peranan Guru Dalam Membangun Karakter Bangsa” dan “Dampak Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik”.&lt;br /&gt;Menurut Rektor UT Prof Ir Tian Belawati, MEd, PhD, Universitas Terbuka (UT) kembali mampu mempersembahkan peserta didik terbaiknya, yaitu para lulusan yang berkualifikasi akademik penuh dan berkompetensi memadai sehingga dapat berkarya secara profesional dalam bidangnya di masyarakat serta untuk membangun masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Rektor mengajak para wisudawan UT untuk bersama-sama membangun komitmen untuk menunjukkan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan komunitas masing-masing.&lt;br /&gt;“Mengapa kita perlu terus menerus mengupayakan pembangunan karakter bangsa?” katanya.”Karena,  karakter bangsa Indonesia akan menentukan perilaku kolektif kebangsaan Indonesia yang unik, yang tercermin dalam kesadaran, pemahaman, rasa, karsa, dan perilaku berbangsa dan bernegara Indonesia yang berdasarkan nilai-nilai nilai-nilai Pancasila, norma UUD 1945, keberagaman dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen terhadap NKRI”.&lt;br /&gt;Dalam konteks UT,  lanjut  Rektor Tian, pengejawantahan karakter tersebut telah dibingkai dalam visi “Pada Tahun 2021, UT menjadi Institusi PTTJJ Berkualitas Dunia” dalam menghasilkan produk pendidikan tinggi dan dalam penyelenggaraan, pengembangan, dan penyebaran informasi PTTJJ.&lt;br /&gt;Prof Tian mengatakan, dalam hal peningkatan kualitas layanan, penjaminan mutu telah menjadi agenda utama keseluruhan operasional. UT telah mendirikan Pusat Jaminan Kualitas UT untuk mengelola pengembangan berbagai pedoman penyelenggaraan UT, memonitor dan mengevaluasi penerapan pedoman yang telah dikembangkan, dan terus menerus merevisi guna memperbaiki berbagai kekurangan yang terdapat pada beberapa pedoman yang telah digunakan.&lt;br /&gt;Sejalan dengan komitmen UT, berbagai sarana dan prasarana telah disempurnakan, yaitu melakukan renovasi gedung dan pembangunan gedung baru, dan fasilitas taman, baik di Kampus UT Pusat maupun di UPBJJ-UT.&lt;br /&gt;“Demikian juga UT telah meningkatkan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi, dan secara konsisten UT juga terus melengkapi perangkat lunak, perangkat keras, serta SDM pendukungnya untuk menjamin terlaksananya pelayanan optimal secara profesional,” katanya.&lt;br /&gt;Dikemukakan, untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter dan sebagi bagian dari komponen bangsa, UT telah mengembangkan langkah-langkah strategis, di antaranya meningkatkan kualitas proses belajar, kompetensi lulusan melalui kurikulum yang terintegrasi, pengembangan program baru yang dibutuhkan masyarakat, dan peningkatan proses belajar berbasis ICT. &lt;br /&gt;“Harapan kami UT akan terus meningkatkan perannya dengan mengembangkan program S3 dan pendidikan berkelanjutan, juga secara konsisten melakukan perubahan-perubahan agar berperan aktif dalam pembangunan pada tingkat nasional, regional dan internasional,” kata Prof Tian. (DJO)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-6411139802925889279?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/6411139802925889279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/06/ut-wisuda-2533-lulusan-program-diploma.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/6411139802925889279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/6411139802925889279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/06/ut-wisuda-2533-lulusan-program-diploma.html' title='UT Wisuda 2.533 Lulusan Program Diploma dan Sarjana'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TCBkKV4iOSI/AAAAAAAAAJw/tkSkMiVRSyM/s72-c/Rektor+UT,+Tian+Belawati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-2985010737430050007</id><published>2010-06-16T18:09:00.002+07:00</published><updated>2010-06-16T18:13:49.178+07:00</updated><title type='text'>Kuliah Umum Dirut Sido Muncul di Unand</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TBix2xZ2chI/AAAAAAAAAJo/99nTwNhg1Y0/s1600/Kuliah+Umum+Irwan.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TBix2xZ2chI/AAAAAAAAAJo/99nTwNhg1Y0/s200/Kuliah+Umum+Irwan.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483328100856394258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan Internal, Kunci Keberhasilan Perusahaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caption: Direktur Utama PT Sido Muncul, Irwan Hidayat didampingi Rektor Universitas Andalas (Unand) Musliar Kasim,  memberikan kuliah umum kewirausahaan di hadapan sekitar 300 mahasiswa di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unand Limau Manis, belum lama ini (4/6).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PADANG – Sebuah perusahaan akan bisa maju apabila pemiliknya mampu menumbuhkan kepercayaan internal di antara para karyawannya. Jika karyawannya percaya bahwa mereka akan mendapatkan yang terbaik dari perusahaan, pastinya, mereka akan berbuat yang terbaik juga bagi perusahaannya.&lt;br /&gt;Demikian antara lain disampaikan Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat, saat memberikan kuliah umum kewirausahaan di hadapan sekitar 300 mahasiswa Universitas Andalas (Unand), di Gedung Pusat kegiatan mahasiswa (PKM) di Limau Manis, Padang , beberapa waktu yang lalu (4/6). &lt;br /&gt;Selain kepercayaan internal, kata Irwan Hidayat, beberapa hal lain yang mutlak diperlukan untuk kemajuan sebuah perusahaan adalah ketekunan, kreativitas, saling memahami diantara sesama karyawan dan rukun. &lt;br /&gt;“Apabila kita rukun, tanah pun bila diolah akan menghasilkan emas. Demikian pula sebaliknya,” kata Irwan yang telah 40 tahun berkecimpung dalam dunia industri herbal ini.&lt;br /&gt;Irwan yang kini berusia 63 tahun itu, berbagi pengalaman tentang kiat suksesnya berwirausaha kepada para mahasiswa Unand. Meski mewarisi perusahaan kecil dari neneknya, Ny. Rakhmat Sulistyo, berkat ketabahan dan ketekunannya, Irwan mampu membangun perusahaan Sido Muncul sebagai market leader dalam bidang industri herbal. Produknya yang terkenal antara lain, Kuku Bima Energi, Jamu Tolak Angin, Vitamin C1000 Sido Muncul, Este-Emje Ginseng dan permen jahe wangi.&lt;br /&gt;“Awalnya saya sempat tertatih memajukan usaha ini. Selama 20 tahun, dari tahun 1970 – 1990, kami masih mencari apa sebetulnya produk yang dibutuhkan masyarakat. Kami sadar akan potensi tanaman Indonesia yang alami dan berlimpah, SidoMuncul menjadikannya asset, yang   ke depannya   akan  makin  memantapkan  diri dalam memproduksi obat-obatan alam,” paparnya.&lt;br /&gt;Sido Muncul, lanjut Irwan, akan bertransformasi menjadi industri farmasi. Seluruh proses produksi dijalankan berdasarkan Standard Operation Procedure (SOP) berdasarkan CPOB ( Cara Pembuatan Obat yang Benar ) – setara farmasi. Terlebih SidoMuncul merupakan perusahaan Jamu pertama di Indonesia yang meperoleh serifikat tersebut. Pastinya, seluruh produk SidoMuncul telah lulus uji toksisitas hingga uji khasiat sehingga terjamin quality Controlnya. Selain PT. SidoMuncul juga didukung dengan serangkaian fasilitas laboratorium lengkap dan peranan Research Development Departement,” urainya. &lt;br /&gt;Sido Muncul kemudian menggaet sejumlah public figur untuk lebih meningkatkan image mereka di tengah masyarakat. Sejumlah artis ternama dan memiliki citra yang baik di Indonesia, diangkat sebagai bintang iklan mereka. Misalnya, Lula Kamal, Rieke Dyah Pitaloka, Mbah Marijan dan sebagainya. Terbukti, kiat yang dilakukan ini sangat mengena di hati masyarakat, sehingga nama Sido Muncul juga makin lekat di hati mereka.&lt;br /&gt;Menurut Rektor Unand Musliar Kasim yang tampil sebagai moderator pada kesempatan itu, apa yang telah dilakukan Irwan memang patut ditiru. &lt;br /&gt;“Setidaknya ada 5 pelajaran berharga yang bisa kita tarik dari Pak Irwan. Yakni, ketekunan dan kedipsilan, keuangan yang dikelola dengan benar akan membuat kita kaya, kreativitas yang selalu digali, kesalehan social (melalui program CSR/ corporate social responsibility) dan kerukunan antar semua orang yang terlibat dalamnya,” kata Musliar yang saat itu didampingi dua pembantu rektor, Werry Darta Taifur dan Novesar Jamarun.&lt;br /&gt;Di akhir kegiatan, Rektor juga memberikan cenderamata kepada Sidomuncul, dan sebaliknya, Sidomuncul memberikan bingkisan serta buku untuk Unand. Para mahasiswa yang hadir juga bertambah gembira, karena ada doorprize berupa handphone untuk mereka. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-2985010737430050007?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/2985010737430050007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/06/kuliah-umum-dirut-sido-muncul-di-unand.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2985010737430050007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2985010737430050007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/06/kuliah-umum-dirut-sido-muncul-di-unand.html' title='Kuliah Umum Dirut Sido Muncul di Unand'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TBix2xZ2chI/AAAAAAAAAJo/99nTwNhg1Y0/s72-c/Kuliah+Umum+Irwan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-729622174395526949</id><published>2010-06-16T13:05:00.003+07:00</published><updated>2010-06-16T13:10:02.146+07:00</updated><title type='text'>Perayaan Trisuci Waisak KASI di JITEC</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TBhqmkn3vuI/AAAAAAAAAJY/XCiJcAO5sYk/s1600/Waisak+KASI+di+MD+Square.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 126px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TBhqmkn3vuI/AAAAAAAAAJY/XCiJcAO5sYk/s200/Waisak+KASI+di+MD+Square.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483249757222059746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun Bangsa Harus Dimulai Dari Diri Sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;caption: Pengurus KASI, panitia berfoto bersama sejumlah pejabat pemerintah serta tokoh-tokoh lintas agama di Aula JITEC, Mangga Dua Square. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA: Setelah melaksanakan puja bakti bersama umat Budha di Candi Mendut dan Candi Borobudur, 28 Mei 2010 yang lalu, Konferensi Agung Sangha Indonesia (KASI) masih melaksanakan sejumlah acara, yaitu Perayaan Waisak Nasional 2554 B.E dengan tema: “Dengan Dharma Membangun Karakter Bangsa – Dharma Kebenaran, Kejujuran, Keadilan, Kebijaksanaan”  di JITEC Mangga Dua Square Lt. 8, Jln. Gunung Sahari Raya No.1, Jakarta Utara, Minggu malam (13/6).&lt;br /&gt;Acara yang dihadiri lebih dari 2.000 umat Buddha ini juga dihadiri sejumlah pejabat pemerintah serta tokoh-tokoh lintas agama. Panggung berhias indah dalam aula raksasa JITEC diisi dengan nyanyian pembukaan menyambut para tamu yang hadir. &lt;br /&gt;Nyanyian pembukaan dilanjutkan dengan tambur selamat datang sebelum para hadirin bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan  INDONESIA RAYA dilanjutkan dengan pembacaan doa “demi keselamatan bangsa” yang dipimpin oleh tiga bhikkhu sangha yang masing-masing mewakili aliran Mahayana, Theravada, dan Tantrayana.&lt;br /&gt;Acara juga diisi dengan tarian-tarian dan nyanyian-nyanyian di antaranya adalah Tarian “Napak Tilas Kelahiran Pangeran Siddharta” dan Musik Dhammaghosa. Nyanyian dan tarian ini dipersembahkan oleh anak-anak dan remaja-remaja dari vihara-vihara di Jakarta.&lt;br /&gt;Pada puncak acara, Sri Pannyavaro Mahathera menyampaikan Renungan Waisak tentang pencerahan sempurna yang bagi umat Buddha merupakan pencapaian yang melampaui segalanya. Sri menceritakan kelahiran dan hidup Pangeran Shiddharta, serta bagaimana Sang Pangeran melihat kesengsaraan dalam kemakmuran yang pada akhirnya membawanya ke kehidupan pertapaan untuk mencari cara menghilangkan kesengsaraan hidup.&lt;br /&gt;“Sebagai manusia kita cenderung melihat kesengsaraan dalam kemiskinan dan penderitaan, tapi mengabaikan kenyataan bahwa dalam kemakmuran pun ada penderitaan,” kata Sri Pannyavaro Mahathera.&lt;br /&gt;Bertolak dari tema Waisak tahun ini, dengan  cerita kehidupan Sang Buddha, Sri Pannyavaro Mahathera berharap kita bisa merenungkan makna dari tema tersebut. Untuk menggunakan dharma membangun karakter bangsa, kita sebelumnya harus menggunakan dharma membangun karakter pribadi sendiri, sebagaimana Buddha Siddharta mencari jawaban untuk menghilangkan kesengsaraan dengan kekuatan sendiri. &lt;br /&gt;“Hanya dengan kesadaran untuk membangun diri sendiri, kita baru bisa membangun Bangsa,” katanya..&lt;br /&gt;Setelah selesai mendengarkan renungan Waisak oleh Sri Pannyavaro Mahathera,  sebagaimana semua akhir acara Waisak, para umat yang hadir menyanyikan lagu “Malam Suci Waisak” bersama. Panitia kemudian memberikan cinderamata kepada tamu-tamu kehormatan serta foto bersama sebelum menutup acara Trisuci Waisak 2554/2010. (DJO)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-729622174395526949?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/729622174395526949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/06/perayaan-trisuci-waisak-kasi-di-jitec.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/729622174395526949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/729622174395526949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/06/perayaan-trisuci-waisak-kasi-di-jitec.html' title='Perayaan Trisuci Waisak KASI di JITEC'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TBhqmkn3vuI/AAAAAAAAAJY/XCiJcAO5sYk/s72-c/Waisak+KASI+di+MD+Square.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-5700485754294025780</id><published>2010-06-15T16:20:00.003+07:00</published><updated>2010-06-15T16:25:25.976+07:00</updated><title type='text'>RIBUT Raih Gelar Sarjana Dari Daerah Transmigrasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TBdG7NLVP7I/AAAAAAAAAJQ/5oVXxaQvsnw/s1600/000_0159.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TBdG7NLVP7I/AAAAAAAAAJQ/5oVXxaQvsnw/s200/000_0159.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482929054310285234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Perjuangan Tiada Henti Seorang Guru &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;caption: Ribut, S.Pd. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA: Gemuruh tawa  yang ditingkahi tepuk tangan para wisudawan/wisudawati sontak  membahana memecah suasana siang  nan sejuk di dalam gedung Serbaguna Universitas Terbuka (UT) di bilangan Pondok Cabe, Tangerang, Selasa siang (15/6).  Dua ribuan wisudawan/wisudawati  memenuhui tempat duduk sampai ke bagian balkon,  mengenakan  toga khas UT dengan wajah sumringah.&lt;br /&gt;Itulah suasana hiruk-pikuk spontan tatkala panitia menyebut RIBUT –seorang guru SD di Jambi--maju ke panggung untuk diwisuda oleh rektor UT, Prof  Ir Tian Belawati, M.Ed, Ph.D. Ya, nama wisudawan itu RIBUT.&lt;br /&gt;Meskipun begitu, pria  kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 44 tahun silam itu tak sedikit pun menyiratkan ketersinggungan. Bahkan dengan wajah berseri dia maju ke atas panggung, menerima ucapan selamat dari rektor UT dan jajaran pimpinan kampus, bersama para wisudawan lainnya.&lt;br /&gt;Memang, ukuran kesuksesan yang mereka raih itu berbeda-beda, tetapi kekuatan tekad   dalam mengubah nasibnya, keluarganya, selama 25 tahun menjadi pondasi kokoh pada sosok pribadi seorang RIBUT, yang kini meraih gelar sarjana pendidikan (S. Pd). Atas nama cita-cita luhur pula, transmigran yang berasal dari daerah Magelang,  Jawa Tengah, mengucap syukur kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;Ribut  mengenang, kedatangannya ke Jambi  pada 1985 bersama transmigran lainnya hanya bermodalkan peralatan seadanya. "Padahal, kita hanya mendapat jatah lahan  untuk diolah menjadi lahan pertanian. Sungguh perjuangan yang tidak ringan. Namun kami sabar dan tawakal, " tuturnya.&lt;br /&gt;Transmigran satu ini mengaku tidak mau menyerah, karena perubahan nasib itu bukan dari orang lain tetapi dari diri sendiri dengan kerja keras. Hasilnya, ujar Ribut, setelah melewati jalan yang panjang masyarakat Rawajaya I Merangin, Jambi,  dapat meraih kehidupan yang layak. Secara ekonomi bisa dikatakan cukup sehingga mampu mendidik anak-anaknya sebagai generasi penerus pada perguruan tinggi. Bahkan kini sarjana- sarjana telah lahir di ranah eks transmigrasi  Rawajaya I Merangin, yang jarajknya lebih dari 150 km dari kota Jambi.&lt;br /&gt;Ribut sudah mengabdi jadi kepala sekolah (SD 249  Rawajaya I, Kabupaten Merangin,  Jambi) selama 10 tahun.  Kini, sebagai mahasiswa yang telah lulus bibir Ribut nyaris tak henti  mengucapkan terimakasih kepada Allah.&lt;br /&gt;“Jadi apalah sebuah nama. Kini nama itu telah menjadi sarjana.Walaupun namanya Ribut, tetapi (mudah-mudahan) pemiliknya nggak suka (bikin) ribut, ha..ha..ha,” katanya tergelak disela-sela acara wisuda.&lt;br /&gt;Nama ini pemberian orang tuanya. Dia  sama sekali tidak merasa minder punya nama RIBUT, mesti tak jarang nama tersebut mengundang tawa orang yang mendengarnya, termasuk saat acara wisuda sarjana periode II Tahap II Tahun 2010 UT. Tawa membahana di gedung itu bagi RIBUT sebagai support positif terhadap dirinya.&lt;br /&gt;Memang diakuinya, nama itu sempat membuatnya mider tatkala masih di SD dulu. Banyak teman yang mengejeknya. Namun setelah di SMP, perasaan minder mulai berkurang saat dirinya jadi juara kelas. &lt;br /&gt;Ribut dilahirkan di  Magelang, 4 Mei 1966.  Bersama sang istri, Maksunah,  bertekad mengubah nasib dengan bertransmigrasi  ke  Provinsi Jambi  tahun 1985.&lt;br /&gt;Dua tahun kemudian (1987), berbekal ijazah SPG  Ribut diangkat sebagai PNS. Setelah bertahun-tahun mengajar di SD, dan dinilai  berprestasi, tahun 2000 Ribut diangkat menjadi kepala sekolah, di Sekolah Dasar 249 Rawajaya I, Merangin, Jambi. &lt;br /&gt;Dulu, setamat SPG di Magelang  tahun 1984,  semula Ribut ingin masuk PGSLP. Namun mengingat ketiadaan biaya dan bertepatan dengan kesempatan yang bagus, yakni bertransmigrasi, dia putuskan ke Jambi mengadu nasib di sana.&lt;br /&gt;Untuk menamatkan SPG-nya saja anak ketiga dari empat bersaudara  anak pasangan  Ranudikoro (almarhum) dan Dasiyah,  harus membantung tulang, dari mulai menambang pasir, menjadi buruh tani, menjaga kambing milik tetangga (bagi hasil) dan pekerjaan serabutan lainnya.&lt;br /&gt;Sebelum pada posisinya saat ini, Ribut melewati berbagai rintangan sejak di tanah Jawa hingga ke rantau. Namun hal itu tidak dihiraukannya. Dia fokus pada tujuan, komitmen untuk maju. &lt;br /&gt;“Setelah ini saya berkeinginan melanjutkan kuliah ke jenjang pascasarjana, insya Allah,” cetus ayah dari dua anak ini antusias.&lt;br /&gt;Hal itu sesuai dengan prinsip hidupnya, yaitu menuntut ilmu sampai ke liang lahat. Artinya, menuntut ilmu itu tidak ada batas usia.&lt;br /&gt;Anak pertamanya, Suswati, Desember 2010 mendatang diwisuda sebagai sarjana pendidikan di sebuah perguruan tinggi di Jambi. Anak kedua, Edy Suharto  masih duduk di SMA kelas 3.  &lt;br /&gt;Setelah wisuda ini, sebelum kembali ke Jambi, Ribut berniat menjenguk ibunya  yang tinggal di rumah adik perempuannya di Magelang. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-5700485754294025780?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/5700485754294025780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/06/ribut-raih-gelar-sarjana-dari-daerah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5700485754294025780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5700485754294025780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/06/ribut-raih-gelar-sarjana-dari-daerah.html' title='RIBUT Raih Gelar Sarjana Dari Daerah Transmigrasi'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TBdG7NLVP7I/AAAAAAAAAJQ/5oVXxaQvsnw/s72-c/000_0159.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-2862793145296795360</id><published>2010-06-11T17:22:00.004+07:00</published><updated>2010-06-11T17:27:27.707+07:00</updated><title type='text'>Kuku Bima Energi Kembali Raih  WOMM Award</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TBIPC4Klb0I/AAAAAAAAAJI/Zh2Om6dR7ck/s1600/Penghargaan+KBE-2.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TBIPC4Klb0I/AAAAAAAAAJI/Zh2Om6dR7ck/s200/Penghargaan+KBE-2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5481460238574251842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;caption: Irwan Hidayat, Dirut PT Sido Muncul, diapit oleh stafnya seusai menerima penghargaan WOMM di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (9/6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SETELAH pada tahun sebelumnya meraih penghargaan Word of Mouth Marketing (WOMM) Award 2009, tahun ini  minuman energi Kuku Bima Energi produk  Sido Muncul kembali meraih penghargaan yang sama untuk kategori “Minuman Energi Serbuk”.   &lt;br /&gt;Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Octovate Consulting Group  kepada  Irwan Hidayat, Direktur Utama PT Sido Muncul dalam suatu acara meriah di Shangri-La Hotel Jakarta, Rabu (9/6).&lt;br /&gt;The Word of Mouth Marketing (WOMM) Award adalah suatu program penghargaan tahunan yang secara rutin diberikan  Majalah Swa Sembada bersama Swanetwork bekerja sama dengan Octovate Consulting Group – Octo Brand sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan yang produknya paling sering dibicarakan.&lt;br /&gt;WOMM bukan sekedar pemasaran dari mulut kemulut, tetapi sebuah konsep marketing yang mencakup tiga hal yaitu : Do The Talking, Do The Promotion dan Do The Selling. WOMM bukan hanya membuat sebuah brand dibicarakan saja, tetapi bagaimana menjalankan strategi tersebut.&lt;br /&gt;Menurut Octo Brand yang mengulasnya bersama Majalah SWA, WOMM diyakini sangat relevan dengan kondisi bisnis di Indonesia seperti sekarang, dimana orang tidak harus mengeluarkan bujet yang besar untuk memperkenalkan produknya. Namun bukan berarti bahwa merek yang sukses lewat model pemasaran tidak memerlukan Above The Line. &lt;br /&gt;Above The Line (ABL) tetap diperlukan untuk mendukung eksistensi merek.&lt;br /&gt;Dengan diterimanya WOMM Award 2010, menambah jumlah penghargaan bagi produk-produk Sido Muncul. Sebagai perusahaan jamu dan farmasi, PT Sido Muncul secara tiga tahun berturut-turut sejak 2007 juga telah mendapatkan penghargaan Marketing Award, karena perusahaan dinilai berhasil menjalankan strategi pemasaran yang komprehensif dalam menjalankan bisnisnya, yang membuat perusahaan meraih keunggulan jangka panjang. &lt;br /&gt;”Diterimanya berbagai penghargaan untuk produk-produk kami, khususnya Kuku Bima Energi, merupakan satu kehormatan bagi kami. Tentunya penghargaan ini diterima karena masyarakat percaya terhadap produk-produk kami. Ini akan menjadi tolak ukur bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas produk-produk kami,” ujar Irwan Hidayat.&lt;br /&gt;Sebagai produsen Kuku Bima Energi dan Tolak Angin, PT Sido Muncul terus melakukan  inovasi produk dan aktifitas lain yang mendukung upaya tersebut. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-2862793145296795360?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/2862793145296795360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/06/kuku-bima-energi-kembali-raih-womm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2862793145296795360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2862793145296795360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/06/kuku-bima-energi-kembali-raih-womm.html' title='Kuku Bima Energi Kembali Raih  WOMM Award'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TBIPC4Klb0I/AAAAAAAAAJI/Zh2Om6dR7ck/s72-c/Penghargaan+KBE-2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-8463464413807270880</id><published>2010-06-09T17:05:00.003+07:00</published><updated>2010-06-09T17:18:03.716+07:00</updated><title type='text'>Forum Rektor Usung Lima  Nama Calon Pimpinan KPK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TA9pxPnpnzI/AAAAAAAAAJA/DNSd254JfQU/s1600/000_0154.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TA9pxPnpnzI/AAAAAAAAAJA/DNSd254JfQU/s200/000_0154.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480715566260526898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;caption: Suharyadi, Anggota Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FORUM Rektor Indonesia (FRI) menetapkan lima nama dari kalangan akademisi yang dinilai layak dicalonkan sebagai pimpinan KPK. Kelima nama tersebut masing-masing Busyro Muqoddas (Ketua Komisi Yudisial/KY),  Mahfud MD (Ketua Mahkamah Konstitusi/MK), Jimly Asshiddiqie (Anggota Watimpres), Hikmahanto Juwana (Guru Besar Fakultas Hukum UI) dan Pakar Hukum Tata, dan Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang, Saldi Isra.&lt;br /&gt;Mereka dinilai mampu karena memiliki track record, integritas bersih, pengalaman, dan keberanian, untuk diajukan sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka dianggap memiliki kualifikasi dan kompetensi dalam pemberantasan korupsi.&lt;br /&gt; “Kami dari Forum Rektor Indonesia sudah sepakat menetapkan lima nama itu. Pertimbanganya, karena mereka dipandang cukup mampu dan layak untuk dicalonkan,” kata Anggota Dewan Petimbangan FRI, Suharyadi di Jakarta  harini.&lt;br /&gt;Menurut Ketua Umum APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia) ini,  Mahfud dinilai sebagai sosok yang memiliki track record dan integritas bersih, berpengalaman sebagai pejabat eksekutif, legislatif, dan yudikatif, memiliki keberanian, dan punya latar belakang akademisi di bidang hukum yang sangat kuat.&lt;br /&gt;"Ini yang telah disepakati dalam pertemuan Forum Rektor Indonesia di Hotel Le Meridien, Jakarta, pada Selasa (8/6) kemarin, bersama sejumlah rektor yang lain," ujarnya.&lt;br /&gt;Menurut Suharyadi, dengan berbagai kriteria dan alasan itu, figur Mahfud dinilai mampu memimpin KPK yang benar-benar membutuhkan figur yang berani dan tegas dalam menindak koruptor, serta mempunyai jiwa yang mengakar dalam memberantas korupsi.&lt;br /&gt;"Ini yang dibutuhkan institusi KPK. Kalau dalam konteks kepemimpinan bangsa, saya pikir jika Pak Mahfud jadi Ketua KPK, banyak yang bisa menggantikan Pak Mahfud untuk menjadi Ketua MK. Ketua KPK lebih sulit dicari ketimbang Ketua MK, karena budaya korupsi sudah sedemikian mengakar pada bangsa ini di segala lini," katanya.&lt;br /&gt;Apalagi, tambah Rektor Universitas Mercu Buana (UMB)ini, Mahfud MD sudah teruji dengan posisi jabatan yang ada saat ini. Sebagai Ketua MK, ia berpeluang melakukan korupsi namun ia tetap mampu mengemban amanah untuk tidak melakukan korupsi.&lt;br /&gt;"Banyak orang teriak-teriak ganyang korupsi, namun dia tidak pernah teruji untuk menduduki jabatan yang berpotensi melakukan korupsi. Ada juga yang tidak konsisten ketika menjabat. Menurut saya, Pak Mahfud sudah teruji dalam hal ini, bahkan dia berani membuka rekaman percakapan Anggodo beberapa waktu lalu,"  katanya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Suharyadi menjelaskan, dalam pertemuan itu, FRI membahas tiga agenda. Pertama, menyangkut surat permintaan pansel KPK yang meminta FRI agar mengirimkan nama-nama dari kalangan akademisi sebagai calon pimpinan KPK. Kedua, soal usulan pemberian uang aspirasi sebesar Rp 15 miliar kepada masing-masing anggota dewan. Terakhir, soal reformasi birokrasi. “Tiga poin itu yang di bahas oleh FRI,” kata Suharyadi.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Ketua Pansel KPK Patrialis Akbar meminta Forum Rektor Indonesia untuk memberikan nama-nama yang kompeten agar mencalonkan diri sebagai pimpinan KPK. Langkah ini sebagai upaya jemput bola untuk merangkul akademisi yang dinilai relatif lebih bersih.&lt;br /&gt;Menurut Patrialis, para akademisi yang diundang berasal dari perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia yang sudah terakreditasi A. Upaya ini, menurutnya, merupakan langkah konkret untuk mencari calon-calon pimpinan KPK yang mumpuni dan berintegritas tinggi.&lt;br /&gt; “Saya berharap, orang-orang baik mendaftar, mengikuti seleksi. Orang baik harus muncul, jangan di balik selimut terus,” katanya.&lt;br /&gt;Panitia Seleksi KPK mencatat,sebanyak 355 orang telah mendatangi sekretariat Pansel. Sebagian besar dari mereka hanya menanyakan informasi seleksi calon pimpinan KPK dan hanya sebagian kecil yang menyerahkan berkas pendaftaran. Selain kalangan advokat, sejumlah tokoh yang sudah mendaftar antara lain Mayjen (Purn) Kivlan Zein dan mantan Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri Brigjen (Purn) Weni Warouw. Rencananya, pendaftaran akan dibuka hingga 14 Juni 2010.&lt;br /&gt;Panitia seleksi sendiri akan mencari dua calon pimpinan KPK. Kedua calon itu nantinya akan dilaporkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan diteruskan ke DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Setelah itu, DPR akan memilih satu orang untuk dilantik menjadi pimpinan KPK. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-8463464413807270880?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/8463464413807270880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/06/forum-rektor-usung-lima-nama-calon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/8463464413807270880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/8463464413807270880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/06/forum-rektor-usung-lima-nama-calon.html' title='Forum Rektor Usung Lima  Nama Calon Pimpinan KPK'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/TA9pxPnpnzI/AAAAAAAAAJA/DNSd254JfQU/s72-c/000_0154.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-1541345756045262876</id><published>2010-05-06T13:41:00.004+07:00</published><updated>2010-05-06T13:50:11.689+07:00</updated><title type='text'>UT Canangkan Kampus "Go Green"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S-Jl-XYLVQI/AAAAAAAAAI4/2o0xaZDk4do/s1600/RektorUT.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 144px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S-Jl-XYLVQI/AAAAAAAAAI4/2o0xaZDk4do/s200/RektorUT.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468045019682919682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Civitas Academika UT  Harus Jadi &lt;br /&gt;Pelopor Pelestarian Lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan foto: Rektor UT Prof Ir Tian Belawati, MEd, PhD saat peresmian gedung baru UT itu di Pondok Cabe, Tangsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPEDULIAN terhadap penyelamatan lingkungan hidup kini menjadi komitmen pengelola Universitas Terbuka (UT). Perguruan tinggi milik pemerintah yang melaksanakan pendidikan tinggi jarak jauh tersebut mencanangkan "UT Go Green" di tahun ini.&lt;br /&gt;Dalam peresmian pendayagunaan sarana dan prasarana belajar di kampus UT pusat dan daerah yang dipusatkan di Pondok Cabe, Tangerang, Rabu (5/5), Rektor UT  Prof Ir Tian Belawati, MEd, Ph D mengatakan, UT akan mengajak seluruh pegawai dan mahasiswa berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam pelestarian dan penyelamatan lingkungan. &lt;br /&gt;Selain itu, kata Tian, UT juga akan mengembangkan sistem pengelolaan perkantoran yang mengacu pada prinsip pembangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan. "Pegawai UT harus menjadi pelopor dalam memanfaatkan sumber daya secara efektif dan efisien. Ini juga sebagai komitmen UT menjadi kampus berkelas dunia yang berkualitas, yang salah satunya dilihat dari perannya dalam penyelamatan lingkungan," ujar Tian.&lt;br /&gt;Indikator dan parameter "UT Go Green" ini dalam penerapannya meliputi penghematan penggunaan listrik, kertas, dan alat tulis lainnya, serta penghematan penggunaan air. Selain itu, penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja, dan memaksimalkan ruang terbuka hijau dan berestetika.&lt;br /&gt;UT kini memiliki tiga gedung baru di Kantor Pusat UT di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, dan delapan gedung baru sebagai Unit Pembelajaran Jarak Jauh (UPBJJ-UT).&lt;br /&gt;Gedung baru itu secara keseluruhan, termasuk pengisian perlengkapan kerja menelan biaya lebih dari Rp 127 miliar. Dana sebesar itu berasal dari dana penerimaan negara bukan pajak UT (PNBP UT).&lt;br /&gt;Tiga gedung baru di kantor pusat diperuntukkan untuk Gedung Layanan Pustaka, Wisma II dan Gedung Perlengkapan, sedangkan delapan kantor UPBJJ-UT ada di Banda Aceh, Pekanbaru, Palembang, Semarang, Malang, Palangkaraya, Banjarmasin dan Ternate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara peresmian 11 gedung  baru  itu dilakukan oleh Wamendiknas RI Fasli Jalal,&lt;br /&gt;dihadiri antara lain Wakil Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba, dan dua mantan Rektor UT, Setyadi dan Atwi Suparman.&lt;br /&gt;Menurut Tian, peresmian gedung baru UT itu adalah salah satu langkah penting UT dalam proses peningkatan kualitas dan daya jangkau program melalui penyediaan sarana dan prasarana yang dapat memenuhi kebutuhan layanan bagi masyarakat luas.&lt;br /&gt;Menurut Prof Tian, pada tahun anggaran 2009, UT juga telah melakukan peningkatan fasilitas kerja di UPBJJ-UT Jambi, Pontianak, Bogor, Yogyakarta dan Surabaya.&lt;br /&gt;Luas lahan keseluruhan di UT pusat mencapai 156.328 m2, sedangkan luas lahan di 37 UPBJJ-UT di seluruh Indonesia mencapai 96.587 m2. Dari lahan seluas 96.587 m2 tersebut, 16.385 m2 di antaranya merupakan lahan pinjanam dari pemerintah&lt;br /&gt;daerah dan perguruan tinggi setempat. UT berharap di akhir tahun 2012 seluruh kantor UPBJJ-UT sudah berdiri di atas lahan milik sendiri.&lt;br /&gt;Pengabdian Masyarakat&lt;br /&gt;Menurut Tian,  UT juga telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas), dan sesuai rencana strategis UT tahun 2005-2020, UT sudah bisa melaksanakan kegiatan Abdimas dalam skala lokal maupun nasional.&lt;br /&gt;Dalam skala lokal, katanya, kegiatan Abdimas dilakukan di sekitar kantor atau di sekitar tempat tinggal dosen UT. Tahun 2010, katanya, UT telah merancang kegiatan Abdimas untuk masyarakat di Kota Tangerang Selatan, khususnya di daerah Kelurahan Pondok Cabe Ilir Udik.&lt;br /&gt;Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka mendukung program utama Pemerintah Tangerang Selatan, yaitu Gerakan Serentak Pemberantasan Nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Program tersebut dijabarkan menjadi empat program yang meliputi penghijauan, pengelolaan sampah rumah tangga, kesehatan dan pendidikan.&lt;br /&gt;Sedangkan pada skala nasional, UT berperan aktif dalam program pemberantasan buta aksara (PBA). Dari tahun 2006 hingga tahun 2009,  UT telah memelekaksarakan sebanyak 32.822 warga belajar yang tersebar di 15 provinsi dan di lebih dari 40 kota/kabupaten yang melibatkan 19 UPBJJ-UT dan 6.564 mahasiswa UT.DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-1541345756045262876?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/1541345756045262876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/05/ut-canangkan-kampus-go-green.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1541345756045262876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1541345756045262876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/05/ut-canangkan-kampus-go-green.html' title='UT Canangkan Kampus &quot;Go Green&quot;'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S-Jl-XYLVQI/AAAAAAAAAI4/2o0xaZDk4do/s72-c/RektorUT.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-4908716666572591412</id><published>2010-04-15T19:46:00.004+07:00</published><updated>2010-04-15T20:05:03.816+07:00</updated><title type='text'>Siap Selenggarakan Haji Reguler</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S8cNLKENTdI/AAAAAAAAAIw/P-pukxTa0wM/s1600/000_0118.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S8cNLKENTdI/AAAAAAAAAIw/P-pukxTa0wM/s200/000_0118.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460347558541741522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan foto: Ketua Umum AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia), Fuad Hasan Masyhur (tengah berkemeja putih) menyatakan mendukung rencana penambahan kuota haji Indonesia tahun 2010 menjadi 235.000 jamaah dari  210.00 jamaah. Bahkan dia menyatakan kesiapannya menyelenggarakan haji reguler (yakni pelayanan setingkat ONH Plus, ongkos biasa), yang akan ditangani badan usaha yang dibentuk biro haji dari keanggotaan AMPHURI, yaitu Maharani (Masyarakat Haji dan Umrah Nasional Indonesia). Hingga saat ini, sudah 58 biro haji yang siap melebur menjadi satu badan usaha.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMPHURI Dukung Penambahan Kuota Haji 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Merespon rencana  Menteri Agama RI, Suryadharman Ali yang akan menambah kuota haji tahun 2010 ini,  Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI), Fuad Hasan Masyhur  menyatakan dukungannya secara penuh, karena antrian calon jamaah haji sedemikian besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, daftar tunggu untuk calon jamaah  haji reguler  sampai lima hingga tujuh tahun. Sedangkan daftar tunggu calon jamaah haji khusus (dulu ONH Plus) sampai sekarang tercatat 73.000, atau sekitar 3 tahun sampai empat tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Daftar tunggu ini sudah terlalu panjang dan lama. AMPHURI siap membantu pemerintah menangani haji. Pada musim haji 2010 ( 1431 H) kami, pihak swasta siap menyelenggarakan pemberangkat haji sebagaimana dilakukan pemerintah dengan sistem regular,’’  kata Fuad Hasan Masyhur kepada wartawan kantor Sekretariat AMPHURI dan santunan anak yatim piatu di Jalan Cipinang Cem­pedak I/45, Jakarta Timur, Senin sore (12/4).&lt;br /&gt;Menurut Fuad Hasan Masyhur,  kegiatan memberangkatkan jamaah calon haji biasa --sebagaimana dilakukan pemerintah (Departemen Agama)—akan ditangani oleh unit usaha AMPHURI. Program pengelolaan haji "swasta" ini nantinya akan ditangani badan usaha yang dibentuk biro haji dari keanggotaan Amphuri, yaitu Maharani (Masyarakat Haji dan Umrah Nasional Indonesia). Hingga saat ini, sudah 58 biro haji yang siap melebur menjadi satu badan usaha.&lt;br /&gt;Fuad Hasan Masyhur  berani  menjamin pelayanan jamaah melalui badan usaha ini akan lebih baik dengan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) yang sama dengan seluruh jamaah reguler. Termasuk mendapatkan penginapan di ring satu dari Masjid Haram di Mekah maupun Masjid Nabawi di Medinah.&lt;br /&gt;Pengelolaan haji "swasta" ini juga akan melibatkan pemerintah daerah (pemda) di seluruh Indonesia . Herry mengatakan pemerintah kota (pemkot) akan mendukung rencana tersebut termasuk memfasilitasi untuk pelaksanaan ibadah haji di tahun mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjawab pertanyaan,  Fuad Hasan Masyhur menyatakan kalau sudah dilibatkan menyelenggarakan haji regular, untuk tahap awal ini Maharani bisa memberangkatkan jamaah calon hanya sebanyak 30.000 sampai 35.000 jamaah calon haji. Lamanya perjalanan antara 30 sampai 35 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Secara gradual (bertahap) Maharani,  insyaallah pada tahap awal  kami memberangkatkan sebanyak 30.000 sampai 35.000 jamaah calon haji", papar pengusaha biro perjalanan haji kelahiran Makassar ini. Bila dalam 5 tahun berjalan dengan lancar jumlah itu sangat mungkin akan bertambah.&lt;br /&gt;Didampingi pengurus AMPHURI lainnya seperti  Wakil Ketua Umum, Sugeng Wuryanto; Bendahara Umum, Endang Respaty ;  Azrul Aziz Taba (Ketua Dewan Kehormatan), dan Sekretaris Umum (Artha Hanif), Fuad juga menjelaskan  program AMPHURI ini dengan tarif sebagaimana tarif yang ditetapkan oleh pemerintah, melalui Surat Keputusan Presiden.. Tidak ada perbedaan. Kalaupun berbeda, mereka tidak tinggal di pemondokan sebagaimana lazimnya jamaah haji regular melainkan  di hotel hotel yang berjarak sekitar 300 meter dari Masjidil Haram selama di Makkah. "Mereka akan kami tempatkan di hotel hotel dengan pelayanan dan fasilitas yang sama dengan jamaah haji reguler, misalnya tentang transport dan sebagainya," janji  Fuad. “Hanya saja kalau jamaah reguler mendapatkan biaya hidup (living cost) selama di tanah suci., jamaah haji  yang ditangani  Maharani tidak mendapatkannya. Mereka yang mengikuti program kami ini tidak mendapatkan living cost. Hanya itu bedanya," kata Fuad Hasan Masyhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data Depag, saat ini  pemerintah masih menangani sekitar 92 persen jamaah haji reguler. Hanya sekitar delapan persen saja yang diserahkan ke pihak swasta.Musim haji tahun 2008, pemerintah menambah kuota Penyelengara Ibadah Haji Khusus (PIHK) sebanyak tiga ribu. Dengan penambahan kuota baru, jamaah haji yang ditangani PIHK naik menjadi 19 ribu dari sebelumnya 16 ribu. Namun pada musim haji tahun 2009, kuota PIHK kembali ke posisi semula yakni 16 ribu. Kuota ditambah, karena pemerintah kewalahan menangani pemondokan jamaah reguler. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-4908716666572591412?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/4908716666572591412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/04/siap-selenggarakan-haji-reguler.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/4908716666572591412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/4908716666572591412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/04/siap-selenggarakan-haji-reguler.html' title='Siap Selenggarakan Haji Reguler'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S8cNLKENTdI/AAAAAAAAAIw/P-pukxTa0wM/s72-c/000_0118.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-3858458132383934320</id><published>2010-02-11T19:21:00.003+07:00</published><updated>2010-02-11T19:26:03.183+07:00</updated><title type='text'>HIMPUH Adakan Muker I</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S3P3SQDbjxI/AAAAAAAAAIg/U2zknzjJ8-M/s1600-h/100_1726.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S3P3SQDbjxI/AAAAAAAAAIg/U2zknzjJ8-M/s200/100_1726.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436961068085382930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Negara  Pelajari Sistem Penyelenggaraan Haji Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Slamet Riyanto (dua dari kanan) menjelaskan hasil evaluasi penyelenggaraan haji 2009.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SISTEM penyelenggaraan haji Indonesia  banyak diminati beberapa negara lain untuk dipelajari. Negara-negara seperti Iran, Nigeria dan Thailand  sudah mengajukan minatnya untuk belajar bagaimana menyelenggarakan ibadah haji.&lt;br /&gt;Bahkan mufti Rusia secara khusus minta dikirim pembimbing-pembimbing haji dari Indonesia.&lt;br /&gt;``Kita  sanggupi dan akan kita kirim sejumlah orang untuk melatih bimbingan haji di Rusia. Ada dua kota yang menjadi tujuan di sana, yaitu Kazakhstan dan Moskow,`` papar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Slamet Riyanto pada Evaluasi Haji di Jakarta.&lt;br /&gt;Menurut dia,  negara-negara itu tampaknya  mengamati betul  sistem penyelenggaraan haji yang kita terapkan. Memang sistem kloter itu sangat efektif. &lt;br /&gt;“Pada sistem  kloter itu  ada pembimbing ibadah hajinya, juga terdapat dokter dan perawat sebagai layanan kesehatan. Belum lagi ke bawahnya ada regu dan sebagainya,``tambah Slamet.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan  musim haji  tahun 2010 jumlah dana setortan awal jamaah naik. dari semula  Rp 20 juta menjadi  Rp 25 juta. Demikian pula untuk haji khusus, dari semula setoran awalnya 3000 dolar menjadi 4000 dolar AS.&lt;br /&gt;``Namun bagi jamaah yang sudah menyetor dengan setoran awal 20 juta, tidak perlu menambah lagi. Ini berlaku untuk yang terhitung tahun 2010 ini,`` tandas Menag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muker I HIMPUH &lt;br /&gt;Sementara itu,   Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia (&lt;br /&gt;AMPHURI) kubu  Baluki Ahmad mengubah nama menjadi HIMPUH (Himpunan Penyelenggarara Umrah dan Haji).&lt;br /&gt;"Kami sepakat mengubah nama, yang penting kondisi organisasi berjalan baik," kata Ketua Umum HIMPUH, Baluki Ahmad di sela-sela Musyawarah Kerja ke-1 HIMPUH di Jakarta, Kamis (11/2).&lt;br /&gt;Meskipun pembukaan muker I itu tidak dihadiri Menag Surya Dharma Ali maupun Dirjen PHU (Penyelenggaraan Haji dan Umrah), Slamet Riyanto, &lt;br /&gt;muker yang diikuti oleh 213 PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus) tersebut berlangsung  khidmat dab lancar.&lt;br /&gt;AMPHURI adalah organisasi PIHK  yang dulu popular dengan sebutan  “ONH Plus”  yang didirikan 15 Oktober 2006, sebagai wadah tunggal dari tiga organisasi PIHK, yaitu AMPUH (Asosiasi Muslim Penyelenggara Umrah dan Haji), AMPPUH (Asosiasi Muslim Penyelenggara Perjalanan Umrah dan Haji) dan SEPUH (Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji).&lt;br /&gt;Menteri Agama saat  dijabat  Muhammad Maftuh Basyuni meminta ketiga organisasi tersebut melebur menjadi satu. &lt;br /&gt;Para pengusaha travel haji plus sepakat membentuk AMPHURI. Namun muncul perpecahan. Ada yang dipimpin Baluki Ahmad, dan satu lagi dipimpin  Fuad Hassan Masyhur.&lt;br /&gt;"Apalah arti sebuah nama, yang penting anggota tidak ada yang berpindah," kata Baluki Ahmad.&lt;br /&gt;Untuk pengesahan secara organisasi, katanya, acara musyawarah kerja pun berubah menjadi musyawarah luar  biasa. &lt;br /&gt;"Kami semua sepakat Mukernas ini menjadi Musyawarah Luar Biasa untuk merubah AMPHURI menjadi HIMPUH," ujar Baluki.&lt;br /&gt;Dia juga mengusulkan agar pemerintah menambah kuota jemaah haji khusus, dan mengumumkan tambahan itu secara lebih awal. &lt;br /&gt;"Tidak seperti tahun lalu ada tambahan tapi sudah diakhir. Kami sudah berada disana (Arab Saudi). Sehingga tambahan kuota 3.000 untuk jemaah khusus masih tersisa karena hanya terpakai 1.700 orang. Kalau dari sekarang dikasih tambahan 40.000 juga habis," kata Baluki. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-3858458132383934320?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/3858458132383934320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/02/himpuh-adakan-muker-i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/3858458132383934320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/3858458132383934320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/02/himpuh-adakan-muker-i.html' title='HIMPUH Adakan Muker I'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S3P3SQDbjxI/AAAAAAAAAIg/U2zknzjJ8-M/s72-c/100_1726.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-1761946217375394453</id><published>2010-02-10T09:53:00.003+07:00</published><updated>2010-02-10T10:08:49.922+07:00</updated><title type='text'>Jangan Gentar Melawan Produk China</title><content type='html'>Irwan Hidayat: Saya Yakin Tak Akan Kalah Dari Obat Herbal China&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S3IiAtKoMII/AAAAAAAAAIY/V9MxVA94WyI/s1600-h/100_1728.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S3IiAtKoMII/AAAAAAAAAIY/V9MxVA94WyI/s200/100_1728.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436445095709126786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: Dirut Sido Muncul, Irwan Hidayat (tengah mengangkat sample produk Kuku Bima EnerG yang meraih penghargaan sebagai merek produk unggulan Top Brand Award 2010)didampingi para stafnya dan bintang iklan Kuku Bima Energi, Donny Kesuma. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HARUS diakui memang China sudah menjadi  negara eksportir terbesar di dunia. Banyak diantara pengusaha dan pelaku bisnis di Indonesia pontang-panting, terbirit-birit, bahkan seperti lari tunggang-langgang menghadapi serbuan produk China itu. &lt;br /&gt;Ketika pemerintah mencoba membendung produk China dengan mengeluarkan regulasi penghambat masuknya barang China saja para pengusaha sudah kelabakan menghadapinya, apalagi  kalau semua hambatan tarif sudah dihapuskan. Ibaratnya gentar sebelum berperang.&lt;br /&gt;Menurut seorang pelaku bisnis, Irwan Hidayat, sebenarnya ada Strategi khusus untuk menghadapi serbuan produk-produk China. &lt;br /&gt;Dia menyarankan, industri nasional sebaiknya memproduksi produk-produk dengan mutu medium (menengah) dan high end (berkualitas) dalam menghadapi kompetisi dengan produk-produk China.&lt;br /&gt;”China itu jaraknya 7.000-an km dari sini, tapi lha kenapa barang-barangnya ngalahin kita? Ini kan aneh. Lalu bagaimana menyikapinya? Pengusaha Indonesia jangan hanya mengeluh saja,’’ kata Irwan. &lt;br /&gt;Irwan Hidayat yang juga Dirut PT Sido Muncul, memaparkan, sebenarnya bukan hanya Indonesia yang kesulitan,  banyak negara di dunia masih akan kesulitan untuk bersaing dengan produk-produk China yang sangat murah.  &lt;br /&gt;Menurut dia, pemerintah juga mesti memperhatikan lebih serius dengan menyederhanakan brokrasi pendaftaran produk lokal. Pemerintah juga harus mengawasi pasar. Jangan sampai pasar domestik dibanjiri produk impor illegal. &lt;br /&gt;Regulasi pemerintah harus proporsional dengan kebijakan perlindungan produk dalam negeri. Misalnya melalui pendaftaran mahal bagi produk LN. Soalnya, tutur Irwan, banyak produk (obat/jamu) China yang ketika didaftarkan ke Badan POM RI dengan kualitas A, tetapi yang beredar di pasar produk tersebut ternyata berkualitas A minus.&lt;br /&gt;“Ini kan bisa membunuh produk dalam negeri. Hal itu diperparah oleh sikap mental konsumen kita yang lebih percaya produk luar negeri, China. Padahal kualitasnya belum tentu lebih bagus dari produk dalam negeri,” ujar Irwan lagi. &lt;br /&gt;Kalau China memasang tariff pendaftaran produk Indonesia di China sebesar 6.000 dolar AS, maka pemerintah Indonesia juga mesti memasang tariff yang sama terhadap produk China di Indonesia. &lt;br /&gt;“Kalau ada produk China harganya murah, logikanya produk kita sendiri lebih murah. Kalau tidak berarti ada yang salah dalam produksi kita. Maka kita harus belajar efisiensi,” katanya.  &lt;br /&gt;Meski demikian, kita juga bisa belajar banyak dari China. Misalnya, &lt;br /&gt; produktivitas tenaga kerja China  sangat tinggi. Mereka bekerja 12 jam sehari dan hari kerja mereka tidak mengenal hari libur. Hanya saja, dari sisi upah buruh sebenarnya rata-rata sama dengan upah buruh di Indonesia. &lt;br /&gt;“Kita masih kalah di sisi waktu perizinan, birokrasi, dan produktivitas,” katanya. &lt;br /&gt;Untuk itu, pemerintah mesti bisa mengimbangi China terutama dalam perizinan investasi, stabilitas politik maupun kemudahan birokrasi. Karena poin-poin inilah yang sebenarnya ditunggu oleh kalangan investor asing yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia.&lt;br /&gt;Top Brand 2010&lt;br /&gt;Untuk kali kesekian Kuku Bima TL, Kuku Bima Energi  dan Tolak Angin meraih penghargaan sebagai merek produk unggulan. Kedua produk andalan PT Sido Muncul itu meraih Top Brand Award 2010, masing-masing untuk katagori ‘Vitality Enhancer for Men’; Energy Drink Powder’ dan ‘herbal medicine against cold’.&lt;br /&gt;Terpilihnya Kuku Bima  TL, Kuku Bima Energi dan Tolak Angin sebagai Top Brand 2010 didasarkan atas hasil riset yang dilakukan Frontier Consulting Group (FCG) di sejumlah kota besar dengan melibatkan ribuan responden.&lt;br /&gt;’’Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen,’’ kata Chairman FCG Handi Irawan saat menyerahkan penghargaan itu di Jakarta, Senin malam (8/2).&lt;br /&gt;Dirut PT Sido Muncul Irwan Hidayat menyatakan, akan terus melakukan inovasi maupun aktivitas lain yang mendukung agar produk-produknya makin berkualitas dan lekat di hati konsumen. &lt;br /&gt;Namun  di tengah popularitas produk ini, ada pihak yang melakukan penipuan berkedok Undian Berhadiah dari Kuku Bima Energi. Sido Muncul tidak pernah dan tidak akan mengadakan undian berhadiah, karena peraturan pemerintah (Badan POM) tidak memperbolehkannya.&lt;br /&gt;Irwan menghimbau agar masyarakat berhati-hati dan jangan tergiur SMS atau surat pemberitahuan sebagai pemenang undian. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-1761946217375394453?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/1761946217375394453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/02/jangan-gentar-melawan-produk-china.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1761946217375394453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1761946217375394453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/02/jangan-gentar-melawan-produk-china.html' title='Jangan Gentar Melawan Produk China'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S3IiAtKoMII/AAAAAAAAAIY/V9MxVA94WyI/s72-c/100_1728.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-1807604725728166028</id><published>2010-01-28T19:24:00.004+07:00</published><updated>2010-01-28T19:41:46.550+07:00</updated><title type='text'>Sido Muncul  Bangun SD Tahan Gempa Di Padang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S2GFul8yIsI/AAAAAAAAAIQ/5rkOVOi0UzM/s1600-h/SD+Sidomuncul-1.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S2GFul8yIsI/AAAAAAAAAIQ/5rkOVOi0UzM/s200/SD+Sidomuncul-1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431769661093061314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KUKU BIMA SUMBANG KORBAN GEMPA Rp 1,7 MILIAR LEBIH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: Direktur Marketing PT Sido Muncul, Kris Irawan berjabat tangan dengan Walikota Padang, Fauzi Bahar, seusai perletakan batu pertama pembanguna gedung SDN 30 Lubuk Lintah, Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRODUSEN minuman suplemen Kuku Bima Energi, PT Sido Muncul membantu pembangunan gedung SDN (Sekolah Dasar Negeri) 30 Cubadak AIA, Lubuk Lintah, Kuranji, Padang. &lt;br /&gt;Pembangunan SDN 30 Kuranji, Padang, dimulai perletakan batu pertama yang dilakukan Walikota Padang Drs. H. Fausi Bahar, Msi dan Direktur Marketing  PT. Sido Muncul, Kris Irawan langsung di lokasi SDN 30 Kuranji, Padang, Sabtu (23/1) pekan lalu.&lt;br /&gt;Perletakan batu pertama pembangunan gedung SDN itu merupakan realisasi  bantuan PT. Sido Muncul untuk pemulihan gempa Padang tahap selanjutnya (lanjutan tahun lalu).&lt;br /&gt;Gempa Padang dan sekitarnya yang terjadi pada tanggal 30 September tahun lalu telah menelan ribuan korban tewas dan luka-luka  juga memporak porandakan beberapa bangunan penting lainnya, diantaranya SDN 30 Lubuk Lintah, Kuranji, Padang.&lt;br /&gt;PT. Sido Muncul dan rekanannya  pada 6 Oktober 2009  tahun lalu memberikan sumbangan kepada para korban gempa Padang  senilai Rp 1,7 miliar lebih yang diberikan secara bertahap. &lt;br /&gt;Direktur Utama PT. Sido Muncul Irwan Hidayat didampingi ikon produk unggulan Kuku Bima Energi Donny Kesuma dan artis Nina Tamam saat itu langsung meninjau lokasi dan memberikan bantuan uang tunai, pakaian, obat-obatan, alat-alat kesehatan dan produk-produk Sido Muncul secara langsung kepada korban gempa dan juga melalui beberapa lembaga terkait, antara lain melalui Yayasan Dian Desa, RS. Yos Sudarso, Dompet Dhuafa Singgalang, Himpunan Bersatu Teguh (HBT), Yayasan Himpunan Tjinta Teman (HTT), Paroki Padang, Kodya Padang, Kabupaten Padang  dan Pariaman dengan disaksikan Gamawan Fauzi, Gubernur Padang saat itu.&lt;br /&gt;Prosesi peletakan batu pertama tanda akan dimulainya pembangunan SDN 30 Kuranji Padang ini selain akan dipresentasikan mengenai design bangunan dan rencana pembangunan SD,  juga akan diramaikan ikon Permen Tolak Angin Mei Chan. &lt;br /&gt;Sedangkan batu untuk peletakan pertama diambil dari pabrik PT. Sido Muncul, Jalan Soekarno Hatta km 28, Kec. Bergas, Klepu, Semarang, Jawa Tengah. Dengan harapan agar selalu terjadi ikatan yang baik antara PT. Sido Muncul dan SDN 30 Kuranji, Padang. Adapun  bangunan untuk SDN 30 Kuranji Padang ini,  dirancang untuk  bangunan  tahan gempa.&lt;br /&gt;Direktur Utama PT. Sido Muncul, Irwan Hidayat di tempat terpisah menyatakan, “Bantuan pembanguan SDN 30 Kuranji Padang yang akan dibangun dengan bangunan fisik sekitar 500 m² dengan menempati areal seluas  1.910 m² ini semoga bisa dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar dengan nyaman dan semoga di Padang tidak akan terjadi gempa lagi”.&lt;br /&gt;Sementara  Direktur Marketing  PT. Sido Muncul Kris Irawan berpesan, semua warga harus selalu waspada terhadap musibah atau segala sesuatu yang terjadi. &lt;br /&gt;“Gempa yang  lalu biarlah berlalu, kita harus segera berbenah  dengan semangat baru untuk selalu maju,’’ katanya.&lt;br /&gt;PT. Sido Muncul yang dikenal sebagai perusahaan yang inovatif, pada tahun 2010 akan segera mengeluarkan beberapa produk baru antara lain Sari Jamu, Susu Sereal (Sureal) dll. Sampai saat ini Kuku Bima Energi dan Tolak Angin yang merupakan produk unggulan PT. Sido Muncul merupakan market leader untuk minuman energi maupun untuk kategori obat masuk angin. Terbukti dengan seringnya mendapatkan penghargaan untuk produk-produk tersebut baik penghargaan IBBA, ICSA maupun Top Brand. Produk-produk PT. Sido Muncul telah menyebar di Indonesia melalui beberapa perwakilan, distributor dan agen,  juga dieksport ke Singapura, Malaysia, Brunei, Philipina, Afrika dan Timur Tengah.  (DJO)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-1807604725728166028?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/1807604725728166028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/01/sido-muncul-bangun-sd-tahan-gempa-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1807604725728166028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1807604725728166028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2010/01/sido-muncul-bangun-sd-tahan-gempa-di.html' title='Sido Muncul  Bangun SD Tahan Gempa Di Padang'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/S2GFul8yIsI/AAAAAAAAAIQ/5rkOVOi0UzM/s72-c/SD+Sidomuncul-1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-4128698484162212530</id><published>2009-12-18T15:07:00.002+07:00</published><updated>2009-12-18T15:09:51.774+07:00</updated><title type='text'>Kuliah Lagi Demi Status Yang Jelas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Sys4qbczp2I/AAAAAAAAAII/6tru_RaHqOI/s1600-h/100_1690.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Sys4qbczp2I/AAAAAAAAAII/6tru_RaHqOI/s200/100_1690.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416485278417397602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Guru Sukarela Itu Dapat “Hadiah” Rp 100.000/Triwulan Dari Kepala Sekolah&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: Suasana tutorial mahasiswa UT di Pangkajene, Sulawesi Selatan. Mahasiswa yang hampir semuanya guru berjuang untuk meraih gelar sarjana (S-1) demi mengembangkan potensi diri dan status.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raut wajah puluhan perempuan dan lelaki berusia 40 hingga 50-an tahun, yang duduk di bangku kayu berukuran dua orang, tampak serius mendengarkan paparan soal matematika. Semilir angin spoi yang masuk lewat sela-sela daun jendela seakan mengurangi hawa panas di dalam ruang kelas yang sesak.&lt;br /&gt;Puluhan guru muda yang kuliah di UT (Universitas Terbuka) atas inisiatif sendiri atau dikuliahkan pemerintah di Kabupaten Pangkajene, Sulsel,  itu tetap bersemangat meraih gelar sarjana pendidikan. &lt;br /&gt;Selama tiga semester atau menejlang dua tahun, guru-guru SD yang sudah sarat pengalaman mengajar di Tanah Selebes itu melakoni belajar secara mandiri, lalu beberapa kali tutorial atau kuliah tatap muka di UT yang dipusatkan di SMPN 2 Pangakajene.&lt;br /&gt;Keterbatasan sarana belajar karena umumnya hanya mengandalkan modul, tidak menghalangi mereka untuk terus belajar. Mereka patut bersyukur, karena para tutor bergelar doctor “diambil” dari universitas negeri terkemuka, seperti Drs. Mukhlis, M.Pd, dari UNM (Universitas Negeri Makasar). Tutor dari perguruan tinggi terkemuka sudah tentu dapat diandalkan untuk membantu proses itu.&lt;br /&gt;Sudirman (29), guru sukarela di SD Kampung Tondang Kuro, harus menempuh jarak sekitar 30 km untuk mengikuti tutorial atau ujian di kota Kabupaten Pangkajene. Perjalanan satu jam atau lebih itu tidak mudah karena taksi (angkutan umum) tidak selalu tersedia. Lebih sering mengendarai sepeda motor.&lt;br /&gt;Namun, Sudirman yang sudah dua tahun jadi guru sukarela, berusaha tidak absen dari jadwal bertatap muka dengan tutor (istilah dosen di UT). ”Sekarang saya sudah di semester 8. Mudah-mudahan gelar sarjana, S-1, mampu saya raih, demi status  yang jelas,” ujar ayah  seorang putra nyaris tak terdengar, sesaat seusai mengikuti tutorial di gedung SMPN 2, Pangkajene. &lt;br /&gt; “Kadang-kadang materi yang sedang dipelajari semakin jelas jika dibahas secara langsung dengan tutor,” ujar Sudirman yang kuliah atas inisiatif sendiri.&lt;br /&gt;Pertemuan dengan tutor  minimal 8 kali per semester. Selebihnya, belajar sendiri dari buku atau kaset atau VCD. Pria berperawakan mungil itu bertekad untuk meraih gelar sarjana (S-1) dengan satu tujuan, agar statusnya menjadi  jelas dan hidup lebih terjamin. Betapa tidak, selama dua tahun mengajar secara sukarela, dia memperoleh “hadiah” dari kepala sekolah tempatnya mengajar  sebesar Rp 100.000 untuk tiga bulan. &lt;br /&gt;Padahal setiap hari dia harus menyeberang sungai di desanya, Manyampa, untuk mengajar di sebuah SD kecil.&lt;br /&gt;Untuk mencukupi kebutuhan diri dan keluarganya, Sudirman memang bertani.&lt;br /&gt;Suryani (27), mengajar di SD yang  lebih terpencil lagi dari Sudirman.&lt;br /&gt;Gadis belia ini sekolahan tempatnya mengajar  dekat perbatasan dengan Kabupaten Watampone, atau sekitar 50 km dari kota Kabupaten Pangkajene. Namun statusnya lebih baik, yakni honorer, sudah 2,5 tahun.&lt;br /&gt;Suryani mengatakan, keinginannya dan rekan sejawatnya di daerah untuk pengembangan diri sangat kuat. Dia mengaku bersyukur  pemerintah daerah memfasilitasi sehingga banyak guru bisa terus mengembangkan diri. Meskipun tidak mudah.&lt;br /&gt;”Untuk bisa kuliah S-1  misalnya, tidak mudah. Selain keuangan yang berat jika membiayai sendiri, di daerah terpencil tidak ada perguruan tinggi kependidikan. Untungnya pemerintah ada kasih beasiswa,” kata Suryani.&lt;br /&gt;Dia sebelumnya juga jadi guru sukarela selama  4 tahunan. Berkat ketekunannya, Suryani pernah dapat gaji khusus guru terpencil sebanyak 4 (empat kali) masing-masing Rp 5 juta. Dapat beasiswa dari UT (Universitas Terbuka) sudah empat kali masing-masing Rp 1 juta /semester.&lt;br /&gt;Baik Sudirman maupun Suryani, dan guru-guru lainnya sependapat bahwa usaha kerasnya dalam mengembangkan kualitas dirinya selain ingin menggapai status yang lebih baik, juga supaya bisa menghasilkan anak-anak didik yang lebih baik. &lt;br /&gt;Akhyar dan Muhammad Rusdi, Pengurus Pokjar (Kelompok Belajar) Pangkep (Pangkajene Kepulauan) mengatakan, tantangan meningkatkan kualifikasi akademik guru di daerah ini cukup berat. ”Perkuliahan di UT cukup membantu karena penyelenggaraannya bisa disesuaikan keadaan di sini,” kata Akhyar.&lt;br /&gt;Kondisi guru-guru di daerah yang minim dalam pengembangan diri tersebut sejalan dengan temuan Tim Pemantauan TTM (Tutorial Tatap Muka) Program Pendas sebelumnya, yang dibentuk Rektorat UT Pusat.&lt;br /&gt;”Guru tidak bisa lagi diabaikan. Berbicara soal guru, tidak semata-mata soal peningkatan kesejahteraan. Peningkatan mutu mereka dalam pembelajaran juga sama pentingnya. Kondisi itu bisa dicapai dengan pelatihan yang berkesinambungan dan tanpa henti untuk semua guru, jadi jangan hanya untuk kepentingan sertifikasi. Para guru itu sebenarnya haus menimba ilmu yang terus berkembang,” kata Rektor UT, Prof. Ir. Tian Belawati, yang meneruskan program rector sebelumnya. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-4128698484162212530?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/4128698484162212530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/12/kuliah-lagi-demi-status-yang-jelas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/4128698484162212530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/4128698484162212530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/12/kuliah-lagi-demi-status-yang-jelas.html' title='Kuliah Lagi Demi Status Yang Jelas'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Sys4qbczp2I/AAAAAAAAAII/6tru_RaHqOI/s72-c/100_1690.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-5779356059212586809</id><published>2009-11-19T19:38:00.002+07:00</published><updated>2009-11-19T19:40:27.838+07:00</updated><title type='text'>Menanti Kiprah IPTPI Yang Lebih Konkret</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SwU8o-CvpzI/AAAAAAAAAIA/V0SSNZEN0T0/s1600/100_1676.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SwU8o-CvpzI/AAAAAAAAAIA/V0SSNZEN0T0/s200/100_1676.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405793602275092274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mendiknas: Teknologi Pendidikan &lt;br /&gt;Menjawab Persoalan Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Teks Foto: Mendiknas Mohammad Nuh memukul gong pembukaan  seminar nasional “Peran Teknologi Pendidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Nasional” di Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Pendidikan perlu terus menerus dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi pendidikan. Dengan demikian, akses pendidikan masyarakat semakin terbuka luas dan berlangsung secara efektif dan efisien.&lt;br /&gt;“Teknologi pendidikan perlu terus dikembangkan untuk menjawab persoalan ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas. Dengan teknologi pendidikan maka persoalan ketersediaan bisa dikurangi sebagian, demikian juga persoalan keterjangkauan," kata Mendiknas Mohammad Nuh pada Seminar dan Workshop Nasional bertajuk “Peran Teknologi Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Nasional” di Jakarta, Rabu (18/11).&lt;br /&gt;Menurut M. Nuh, teknologi pendidikan  berperan sebagai pendukung dan penggerak proses pendidikan. Dengan IT bisa menggerakkan bukan saja bab pelajaran yang diajarkan.&lt;br /&gt;“Misalnya,  Matematika menggunakan IT, tapi sekaligus juga men-drive guru, murid, atau orangtuanya untuk belajar IT," katanya.&lt;br /&gt;Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Fasli Jalal mengatakan, dengan teknologi pendidikan peluang mendapatkan akses yang lebih luas bagi semua anak bangsa dan pemangku pendidikan semakin meningkat. Teknologi ini memerlukan budaya baru, sehingga belum tersedia bagi banyak pengguna.&lt;br /&gt;"Jadi diperlukan kesabaran terus menerus untuk mensosialisasikan, mendampingi, dan memudahkan mereka di dalam mengakses teknologi ini, termasuk kemampuan kita untuk mengembangkan konten," kata Fasli.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Fasli mengemukakan, dari sisi kebijakan pemerintah berkomitmen penuh untuk memanfaatkan, menginternalisasikan, dan membudayakan penggunaan teknologi pendidikan di berbagai jenis dan jalur pendidikan yang sesuai.&lt;br /&gt;"Kita berharap, semua sekolah terhubung dengan internet. Anak-anak bisa belajar dengan menyenangkan," ujar Fasli.&lt;br /&gt;Gubernur Papua Barnabas Suebu menambahkan,  Pemerintah Daerah Provinsi Papua telah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi kurangnya fasilitas dan sumber pembelajaran. Saat ini, Pemprov. Papua akan melengkapi infrastruktur telekomunikasi bagi 3.000 sekolah di 3.000 desa.&lt;br /&gt;"Yang sekarang kita mulai adalah melengkapi semua kampung dan sekolah dengan perangkat keras parabola, televisi, radio menggunakan (tenaga) energi matahari," katanya. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-5779356059212586809?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/5779356059212586809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/11/menanti-kiprah-iptpi-yang-lebih-konkret.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5779356059212586809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5779356059212586809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/11/menanti-kiprah-iptpi-yang-lebih-konkret.html' title='Menanti Kiprah IPTPI Yang Lebih Konkret'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SwU8o-CvpzI/AAAAAAAAAIA/V0SSNZEN0T0/s72-c/100_1676.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-2696189998458891177</id><published>2009-11-18T18:02:00.005+07:00</published><updated>2009-11-18T18:11:28.420+07:00</updated><title type='text'>UT Adakan Rembug Pakar Matematika Dan Sains</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SwPWTIHzSsI/AAAAAAAAAHg/pcJTczfQ3d0/s1600/100_1673.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SwPWTIHzSsI/AAAAAAAAAHg/pcJTczfQ3d0/s200/100_1673.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405399601860790978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Akreditasi Dan Sertifikasi Sangat Penting Bagi Perguruan Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks Foto: Pembantu Rektor II UT, Ir Nadia Sridamajanti, Med, Msi sedang membacakan sambutan Rektor UT, Prof Ir Tian Belawati pada pembukaan Seminar Nasional  bertajuk ”Meningkatkan Mutu Pembelajaran Sains dan Matematika Melalui Pendidikan Tinggi Terbuka Jarak Jauh (PTTJJ) di Balai Sidang UT, Pondok Cabe, Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Universitas Terbuka (UT) sebagai lembaga Pendidikan Tinggi Terbuka Jarak Jauh (PTTJJ) yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi,  memiliki daya tampung mahasiswa yang sangat besar, sehingga mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran MIPA di Tanah Air.&lt;br /&gt;”Oleh karena itu untuk melindungi kepentingan publik, maka akreditasi dan sertifikasi merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan oleh perguruan tinggi,” kata Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof Dr Ir Tian Belawati, Med dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pembantu Rektor (Purek) II, Ir Nadia Sridamajanti, Med, Msi pada pembukaan Seminar Nasional ”Meningkatkan Mutu Pembelajaran Sains dan Matematika Melalui Pendidikan Tinggi Terbuka Jarak Jauh (PTTJJ) di Balai Sidang UT, Pondok Cabe, Tangerang, Sabtu (14/11).&lt;br /&gt;Seminar nasional itu dilaksanakan oleh Fakultas Matematika Ilmu Pengatahuan Alam (FMIPA) UT dalam rangkaian peringatan   ”25 Tahun Universitas Terbuka Melayani Bangsa”. &lt;br /&gt;Seminar yang dikemas dalam bentuk ”rembug pakar” itu menghadirkan pembicara Prof Dr Benny Suprapto Brotosiswoyo (Guru Besar Fisika ITB), Prof Dr Anna Suhaenah Suparno, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan Dr Yuni Tri Hewindati (Purek I UT).&lt;br /&gt;Para pembahas terdiri atas para penulis modul dan pakar bidang MIPA dari IPB, ITB, UI, dan UGM.  Sementara peserta para akademisi (dosen, mahasiswa), peneliti,  guru, praktisi di bidang ke-MIPA-an, masyarakat umum, dan pemerhati pendidikan MIPA.&lt;br /&gt;Menurut Prof Tian Belawati,  matematika dan sains atau MIPA merupakan ilmu-ilmu dasar yang memiliki kontribusi positif terhadap ilmu-ilmu terapan. ”Perkembangan MIPA telah melahirkan ilmu-ilmu terapan yang baru,” katanya.&lt;br /&gt;Dari sisi kebutuhan praktis, kata Prof Tian, MIPA telah memberikan kontribusi bagi lahirnya teknologi-teknologi terkini, misalnya komputer, karena komputer lahir dari sinergi antara ilmu fisika dan ilmu matematika.&lt;br /&gt;”Tidak mengherankan apabila di banyak negara, MIPA didorong sedemikian rupa agar bisa memberi kontribusi bagi perkembangan ilmu-ilmu terapan,” kata Prof Tian.&lt;br /&gt;Khusus perkembangannya di Indonesia, menurut dia, ada semacam anomali. Di satu sisi muncul keinginan untuk mempercepat kemajuan teknologi, tetapidi sisi lain justru terjadi penurunan perhatian terhadap ilmu-ilmu dasar. &lt;br /&gt;”Fenomena ini terlihat dari terus menyusutnya jumlah mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia,” katanya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Prof Tian mengemukakan, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di era global saat ini telah berkembang sangat pesat. Disadari pula sepenuhnya bahwa pengembangan MIPA mutlak diperlukan untuk mengembangan Iptek, oleh karena itu penelitian-penelitian di bidang MIPA perlu mendapat perhatian yang serius dari semua pihak.&lt;br /&gt;Meski UT memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajarannya, tetapi sistem PTTJJ yang diterapkan UT selama ini dianggap belum dapat mengakomodasi kebutuhan pembelajaran MIPA secara maksimal, yang menuntut adanya penelitian-penelitian di laboartorium secara tatap muka.&lt;br /&gt;Karena itu Prof Tian mengharapkan agar pertemuan seminar itu tidak hanya berguna terhadap masa depan perkembangan ke-MIPA-an di Indonesia, tetapi juga mampu memberi penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya ilmu dasar dalam penguasaan teknologi. DJO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-2696189998458891177?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/2696189998458891177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/11/ut-adakan-rembug-pakar-matematika-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2696189998458891177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2696189998458891177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/11/ut-adakan-rembug-pakar-matematika-dan.html' title='UT Adakan Rembug Pakar Matematika Dan Sains'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SwPWTIHzSsI/AAAAAAAAAHg/pcJTczfQ3d0/s72-c/100_1673.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-3264514219893599606</id><published>2009-11-05T12:32:00.003+07:00</published><updated>2009-11-05T12:38:22.405+07:00</updated><title type='text'>Semarak Peduli Kasih Sido Muncul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SvJkqpdKQ-I/AAAAAAAAAHY/9_PqdWwiczE/s1600-h/100_1638.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SvJkqpdKQ-I/AAAAAAAAAHY/9_PqdWwiczE/s200/100_1638.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400489587016090594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Camat: Uang Bantuan Jangan Buat Bayar Utang&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Camat Kramatjati, Jakarta Timur, Ucok Bangsawan Harahap, didampingi Lurah Kramatjati, Bustami, menerima  bantuan sosial bagi korban kebakaran di RT 09 dan RT 10 RW 4, baru-baru ini (3/11). &lt;br /&gt;Ucok Harahap berpesan kepada warga agar uang bantuan dari Sido Muncul digunakan sebaik-baiknya, terutama untuk memperbaiki rumah pasca kebakaran.&lt;br /&gt;"Kita patut bersyukur kepada Tuhan  ada pihak yang peduli. Pakailah uang bantuan dari produsen Kuku Bima itu sebaik-baiknya, jangan untuk foya-foya atau untuk bayar utang. Gunakan uang sesuai niat pemberi bantuan, untuk memperbaiki rumah,'' pesan Camat Kramatjati.&lt;br /&gt;Bantuan uang tunai kepada 37 KK (kepala keluarga)  yang tinggal di belakang Pasar Kramatjati, Jaktim, tersebut masing-masing sebesar Rp 500.000 yang diserahkan langsung oleh Dirut PT Sido Muncul, Irwan Hidayat. Selain itu, produsen Kuku Bima Energi dan Tolak Angin itu juga memberikan bantuan Rp 25 juta untuk membeli semen bagi para korban. DJO&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-3264514219893599606?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/3264514219893599606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/11/semarak-peduli-kasih-sido-muncul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/3264514219893599606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/3264514219893599606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/11/semarak-peduli-kasih-sido-muncul.html' title='Semarak Peduli Kasih Sido Muncul'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SvJkqpdKQ-I/AAAAAAAAAHY/9_PqdWwiczE/s72-c/100_1638.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-489426130240072273</id><published>2009-11-02T18:10:00.002+07:00</published><updated>2009-11-02T18:12:53.347+07:00</updated><title type='text'>Dongkrak Hasil Panen 40 Persen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Su6-kJDUmAI/AAAAAAAAAHI/4UM2H5tsyqg/s1600-h/100_1631.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Su6-kJDUmAI/AAAAAAAAAHI/4UM2H5tsyqg/s200/100_1631.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399462531378223106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk Limbah Jamu Berpotensi Cerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: Dirut Sido Muncul, Irwan Hidayat (paling kiri) menyerahkan bantuan pompa air kepada para petani yang diterima secara simbolis oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Cirebon,  Riyanto Adiputro ( dua dari kiri). Irwan juga memebrikan bantuan pupuk kepada Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Desa Astanalanggar, Cirebon. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cirebon: Para petani bawang merah yang terhimpun dalam gabungan kelompok tani (Gapoktan) Desa Astanalanggar, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memanfaatkan limbah jamu Sido Muncul untuk dijadikan pupuk bio organik di lahan holtikultura mereka. &lt;br /&gt;Pupuk tersebut menurut para petani bisa menghemat biaya produksi hampir 50 persen, dan produktivitas panen meningkat 40 persen.&lt;br /&gt;Menurut para petani,  pupuk bio organik yang sudah berbentuk cair tersebut telah diujicobakan di 15 hektare tanaman bawang merah, bahkan sudah melakukan panen raya perdana yang melibatkan sedikitnya 1.000 petani dan buruh tani di Losari.&lt;br /&gt;Kelompok petani bawang merah di wilayah Kabupaten Cirebon bagian timur tersebut merupakan salah satu kelompok percontohan yang digagas PT. Sido Muncul dan PT. Nutrend Internasional dalam mengembangkan penggunakan pupuk bio organik Herbafarm berupa hasil pengolahan limbah produksi jamu PT. Sido Muncul. &lt;br /&gt;Menurut Ketua Gapoktan Losari, Warsa, dengan menggunakan pupuk tersebut, para petani bisa menekan biaya produksi sampai dengan 50 persen. Di samping itu, hasil produksinya juga meningkat 40 persen. Lahan satu hektar yang biasanya hanya menghasilkan 25 ton bawang, setelah pake pupuk Herbafarm, panennya naik 40 persen.&lt;br /&gt;“Pukuk jenis ini sangat prospektif untuk dikembangkan pada lahan pertanian di wilayah Kabupaten Cirebon, khsusunya petani bawang dan tanaman holtikultura lainnya, seperti petani padi, bawang atau kacang panjang,” kata Warsa.&lt;br /&gt;Wiraatmaji, perwakilan petani dari Subang menambahkan,  dengan menggunakan pupuk bio organik Herbafarm, hasil produksi para petani bawang merah yang berada di kelompoknya mengalami peningkatan yang cukup besar. &lt;br /&gt;“Biasanya, jika menggunakan pupuk biasa (kimia) dalam satu hektare hanya menghasilkan sekitar 4 ton bawang merah. Namun setelah memanfaatkan jenis pupuk dari limbah jamu itu bisa menghasilkan 6 sampai 7 ton bawang merah,” katanya.&lt;br /&gt;Direktur Utama PT. Sido Muncul, Irwan Hidaya mengatakan, selain di Kabupaten Cirebon, pupuk bio organik tersebut sudah digunakan pula oleh para petani di Kabupaten Sumedang. Selama pada tahap sosialisasi, pihaknya baru mampu memproduksi sekitar 30 ton per bulan. &lt;br /&gt;“Apabila minat para petani menggunakan pupuk jenis itu besar, sebetulnya sudah mampu memproduksi Herbafarm sebanyak 50 ton dalam sehari,” katanya. &lt;br /&gt;Herbafarm di formulasi dari hasil produk samping jamu yang berbahan baku tanaman obat dan rempah-rempah. Pupuk ini &lt;br /&gt;diproduksi melalui proses biological complexion prcsess ( BCP ).&lt;br /&gt;Herbafarm diformulasi secara khusus dengan diperkaya mikroba – mikroba yang menguntungkan, penambat N, penambat K dan penambat P, hormon pertumbuhan unsurhara makro mikro dan unsur unindentified  growth factor ( UGF ) yaitu formula khusus yang sangat bermanfaat bagi tanaman.&lt;br /&gt;Herbafarm dengan aplikasi yang tepat dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia, mengurai residu kimia yang terikat dalam tanah dan meningkatkan produktifitas atau hasil panen tanaman.&lt;br /&gt;Herbafarm bisa diaplikasikan untuk tanaman pangan, sayur dan tanaman tahunan ( keras ). DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-489426130240072273?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/489426130240072273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/11/dongkrak-hasil-panen-40-persen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/489426130240072273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/489426130240072273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/11/dongkrak-hasil-panen-40-persen.html' title='Dongkrak Hasil Panen 40 Persen'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Su6-kJDUmAI/AAAAAAAAAHI/4UM2H5tsyqg/s72-c/100_1631.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-1669818132125817307</id><published>2009-10-29T15:45:00.005+07:00</published><updated>2009-10-29T15:59:33.243+07:00</updated><title type='text'>Depag Gelar ACIS IX Di Surakarta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SulZY1znMQI/AAAAAAAAAG4/JSRuULKgMjE/s1600-h/100_1624.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SulZY1znMQI/AAAAAAAAAG4/JSRuULKgMjE/s200/100_1624.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397943911675539714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: Prof Dr Mohammad Ali, Dirjen Pendidikan Islam Depag (tengah) dan Direktur Pendidikan Tinggi Agama Islam, Prof Dr Machasin (kanan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Departemen Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam akan menggelar Annual Conference on Islamic Studies (ACIS) ke-9 di Surakarta, Jawa Tengah pada 2 hingga 5 November 2009 mendatang. &lt;br /&gt;ACIS bertujuan menginspirasi dan mendorong para sarjana dan ilmuwan serta pemerhati kajian Islam di Indonesia untuk mendiskusikan arah kajian Islam di masa depan.&lt;br /&gt;``Ini merupakan momentum yang tepat bagi ilmuwan, cendekiawan, pemerhati ilmu-ilmu keislaman di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) dan lembaga-lembaga lain untuk merumuskan kembali kajian keislaman yang cocok, sesuai dan mengikuti perkembangan yang terjadi di dunia Islam,`` kata Prof Dr. Mohammad Ali, Dirjen Pendidikan Islam Depag.&lt;br /&gt;Menurut Mohammad Ali, PTAI yang berjumlah 593 lembaga dengan pakar keislaman mencapai seribu orang lebih merupakan potensi yang luar biasa untuk menjadi pusat pengembangan dan kajian ilmu-ilmu keislaman di Indonesia.&lt;br /&gt;``Sebagai forum tahunan, ACIS ini adalah media yang representatif untuk sosialisasi gagasan, penyebaran ide, presentasi hasil penelitian dan penemuan-penemuan ilmiah yang dihasilkan selama ini,’’ katanya.&lt;br /&gt;Barometer perkembangan ilmu-ilmu keislaman di PTAI akan sangat ditentukan oleh seberapa besar keterlibatan pakar ke-Islaman dalam forum ini. Adapun tujuan penyelenggaraan ACIS untuk merumuskan kembali kajian keislaman di PTAI dalam meningkatkan relevansi kajian ke-Islaman dengan persoalan-persoalan kemasyarakatan dan kebangsaan. Juga bertujuan mencari masalah untuk memecahkan masalah atau memberi solusi atas persoalan kebangsaan dari segi ilmu-ilmu keislaman.&lt;br /&gt;Sementara itu Direktur Pendidikan Tinggi Agama Islam, Prof Dr Machasin menambahkan, ACIS kali ini akan diikuti oleh 750 hingga 1000 peserta dari berbagai unsure, antara lain dari rektor dan ketua PTAI se-Indonesia; direktur pascasarjana PTAI; pengelola PTAI se-Indonesia; peneliti dan dosen PTAI serta pengamat studi keislaman dari sejumlah negara seperti Eropa, ASEAN dan Timur Tengah.&lt;br /&gt;Tampil sebagai keynote speaker Kepala Litbang dan Diklat depag, Prof Dr, Atho Mudzhar. Juga tampil sebagai pembicara antara lain Amin Abdullah (Rektor UIN Yogyakarta), Imam Suprayogo (Rektor UIN Malang), Masykuri Abdullah (Guru Besar UIN Jakarta), Bambang Pranowo (Staf Ahli Dephan serta Mohammad Ali (Dirjen Pendis Depag). Menurut Machasin, selain pembicara dari dalam negeri akan tampil pembicara dari Mesir dan Lebanon. Pada penyelenggaraan ACIS ke-9 ini juga akan digelar Islamic book fair, pameran Islamic Trading and Finance serta bazar produk makanan dan pakaian serta city tour. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-1669818132125817307?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/1669818132125817307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/depag-gelar-acis-ix-di-surakarta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1669818132125817307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1669818132125817307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/depag-gelar-acis-ix-di-surakarta.html' title='Depag Gelar ACIS IX Di Surakarta'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SulZY1znMQI/AAAAAAAAAG4/JSRuULKgMjE/s72-c/100_1624.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-1142516470299629216</id><published>2009-10-21T11:22:00.003+07:00</published><updated>2009-10-21T11:27:37.915+07:00</updated><title type='text'>Menyingkap Misteri Dahsyatnya Berbagi (4)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/St6M7va29mI/AAAAAAAAAGg/WR6HjdKVMCU/s1600-h/pasar+ambon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/St6M7va29mI/AAAAAAAAAGg/WR6HjdKVMCU/s200/pasar+ambon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394904361605723746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Hoby “Blusukan’’ Ke Pasar-Pasar Tradisional Di Seluruh Tanah Air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: Tim Kuku Bima Energi bersama bintang iklan, Dony Kesuma, dan petinggi PT Sido Muncul, Linawati  mengunjungi Pasar Mardika dan Pasar Batu Merah di Ambon, beberapa waktu yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Dalam perjalanan ke mana saja, terutama ke pasar-pasar (tradisional), pria berpenampilan sederhana ini sering mampir di warung atau kios dan berdialog dengan tukang warung. Bahkan tak jarang Irwan Hidayat mendorong staf-stafnya, ditemani ikon iklan Kuku Bima Energy,  Dony Kesuma dan yang lain, juga mengunjungi pasar-pasar (tradisional).&lt;br /&gt;’’Itulah gunanya kalau kita turun langsung ke lapangan. Kita jadi tahu persis apakah produk kita sudah sampai di desa-desa atau belum. Saya bisa tahu apakah produk Sido Muncul ada atau tidak di suatu daerah,’’ ujarnya.&lt;br /&gt;(Setiap kali menjumpai produk PT Sido Muncul, Irwan Hidayat melihatnya berlama-lama dan kemudian mengarahkan kamera dan memotretnya. Dia juga berdialog dengan ibu-ibu pemilik warung dan kios tentang distribusi produknya di situ. Jika ada kompetitornya, Irwan juga memotret.)&lt;br /&gt;Pria penggemar fotografi ini memang dikenal konsisten, dan  fokus menjaga pasar di dalam negeri. Itulah makanya dia mempunyai hoby “blusukan” (keluar-masuk) ke pasar-pasar tradisional. Dia memang ingin menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jadi, sebetulnya dia tidak terlalu bermimpi untuk mengekspor produk-produknya.&lt;br /&gt;‘’Buat saya, nomor satu itu menjaga kandang sendiri. Kita boleh membuat front. Aneh jika di Indonesia sendiri ternyata obat-obat asing yang merajai. Sekarang ada gejala orang kita malah memopulerkan obat-obatan asing,’’ katanya.&lt;br /&gt;Contohnya, buah yang ditanam di Depok tetap dibilang jambu bangkok. Kesadaran itu yang harus ditumbuhkan. Kalau kita ingin sukses, kita harus belajar menghormati diri sendiri. Menghormati produk sendiri.&lt;br /&gt;Meskipun demikian, Irwan juga mengekspor produk Sido Muncul. Sebagian besar ke Malaysia, negara-negara ASEAN, Rusia, Timur Tengah. Respons pasar di luar negeri bagus sekali. Indonesia ini memang dikenal sebagai negara yang punya keanekaragaman hayati sangat besar.&lt;br /&gt;Sejak dulu pria kelahiran Jogyakarta ini berupaya mengajak masyarakat Indonesia untuk menggunakan produk jamu. Bahkan, sebenarnya tidak cuma mengajak, tetapi yang paling penting membuat produk yang paling sesuai, produk berkualitas. (DJO)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-1142516470299629216?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/1142516470299629216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/menyingkap-misteri-dahsyatnya-berbagi-4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1142516470299629216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1142516470299629216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/menyingkap-misteri-dahsyatnya-berbagi-4.html' title='Menyingkap Misteri Dahsyatnya Berbagi (4)'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/St6M7va29mI/AAAAAAAAAGg/WR6HjdKVMCU/s72-c/pasar+ambon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-5813243757554324309</id><published>2009-10-20T19:38:00.003+07:00</published><updated>2009-10-20T19:40:37.825+07:00</updated><title type='text'>Menyingkap Misteri Dahsyatnya Berbagi (3)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/St2veApuQAI/AAAAAAAAAGY/cxvtyn38hIs/s1600-h/Chris+Jhon+bersama+Maia.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 131px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/St2veApuQAI/AAAAAAAAAGY/cxvtyn38hIs/s200/Chris+Jhon+bersama+Maia.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394660858765656066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Chris John Itu Membawa Hoki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Kuku Bima Energi, salah satu produk Sido Muncul mengunakan juara dunia tinju, Chris John, sebagai bintang iklan.&lt;br /&gt;Ceritanya begini, sebagaimana ditutuirkan Irwan Hidayat.&lt;br /&gt;“Chris John itu salah satu hoki (keberuntungan) saya. Dan, puji Tuhan, saya sudah banyak mendapat hoki dari Tuhan. Ceritanya begini. Suatu saat saya ikut rapat Yayasan Soegiyopranata di Semarang. Tiba-tiba Uskup Semarang Mgr Ignatius Suharyo mengatakan, "Pak Irwan, bagaimana kalau Chris John dipakai sebagai bintang iklan?"&lt;br /&gt;Awalnya saya hanya tersenyum karena tidak tertarik. Tapi malamnya saya tergiang-ngiang ucapan Bapk Uskup Semarang. Lha, yang nyuruh Uskup, bukan orang biasa. Akhirnya, saya berusaha untuk mempertimbangkan usulan Bapak Uskup.&lt;br /&gt;Kami mulai menawar, tapi manajernya Chris John minta Rp 1,5 miliar. Sementara perusahaan lain memintanya Rp 200 juta. Saya pikir ini kok kontras sekali antara Rp 1,5 miliar dan Rp 200 juta. Saya sempat bimbang antara kasihan sama Chris  yang cuma dihargai Rp 200 juta, tapi kalau dijadikan bintang iklan terlalu mahal.&lt;br /&gt;Dalam suatu kesempatan saya bertemu Chris John dan foto bersama. Ndilalah, foto saya dan Chris John dimuat di media massa. Akibatnya, perusahaan itu khawatir Chris John dipakai Sido Muncul lalu menaikkan tawaran. Singkat cerita, Chris John akhirnya menjadi bintang produk PT Sido Muncul. Ini jelas hoki karena prestasi Chris John sangat bagus.”&lt;br /&gt;Hokinya yang lain, misalnya ketika hendak menyambut Chris John. Waktu itu Irwan  berpikir akan menyambut sendiri, sungkan mengajak Menpora Adhyaksa Dault. Eh, mendadak Menteri Adhiyaksa Dault menelepon dia dan  mengajak bersama-sama menyambut Chris John yang baru mempertahankan gelar di Texas, Amerika Serikat. Saya pun dapat fasilitas VIP, dikawal paspampres, dan ruang khusus bersama artis Maia dan Tamara Blezynski.&lt;br /&gt;Setelah itu media massa memuat foto saya bersama Chris John, para artis, menpora. Televisi juga ramai-ramai meliput. Jadi, tanpa mengeluarkan uang, saya bisa beriklan gratis lewat aneka media. Semua itu membuat saya semakin bersemangat dalam mengunjungi korban bencana alam.  (Djo)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-5813243757554324309?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/5813243757554324309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/menyingkap-misteri-dahsyatnya-berbagi-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5813243757554324309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5813243757554324309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/menyingkap-misteri-dahsyatnya-berbagi-3.html' title='Menyingkap Misteri Dahsyatnya Berbagi (3)'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/St2veApuQAI/AAAAAAAAAGY/cxvtyn38hIs/s72-c/Chris+Jhon+bersama+Maia.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-1420290734871059558</id><published>2009-10-20T13:08:00.003+07:00</published><updated>2009-10-20T13:15:20.490+07:00</updated><title type='text'>Menyingkap Misteri Dahsyatnya Berbagi (2)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/St1VbpbFygI/AAAAAAAAAFw/9qbAQDhieGk/s1600-h/Mudik+Gratis+2008.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/St1VbpbFygI/AAAAAAAAAFw/9qbAQDhieGk/s200/Mudik+Gratis+2008.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394561862124030466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sido Muncul  Pelopor Program ‘’Mudik Gratis’’&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Teks foto: Menteri Perhubungan mengibarkan bendera Sido Muncul saat melepas bus rombongan Mudik Gratispara pedagang jamu Lebaran 2008 silam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Perusahaan Jamu Sido Muncul setiap tahun menggelar mudik gratis bagi para penjual jamu dan pedagang asongan se-Jabodetabek ke kota-kota di Jawa. Mudik gratis tahun 2009 merupakan yang ke 20 kalinya.&lt;br /&gt;"Selain penjual jamu seduh, penjual jamu dorong dan ibu-ibu penjual jamu gendong, kami juga mengajak para pedagang asongan untuk ikut mudik bareng," ujar Irwan Hidayat, Dirut PT Sido Muncul.&lt;br /&gt;Harus diakui program ini sangat sukses membangun image (citra) korporat yang sangat bagus di tengah-tengah masyarakat luas.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, karena program ini diberitakan secara luas oleh  media massa baik cetak maupun elektronik, maka citra perusahaan Sido Muncul yang peduli pada sesama juga terbentuk di kalangan perusahaan lain dan masyarakat secara luas.&lt;br /&gt;Latar belakang penyelenggaraan kegiatan yang diawali sejak tahun 1991 itu, didorong keinginan memberikan "hadiah" kepada para penjual jamu. &lt;br /&gt;''Yang pertama ide dasarnya itu. Cuma kita berpikir apa ya hadiahnya. Apa dikasih sarung, apa dikasih apa? Nah pada waktu itu, kita baca di koran-koran, kalau pulang mudik itu sangat sulit, baik karena melambungnya ongkos, terbatasnya angkutan umum sehingga penumpang harus berebut. Sehingga kita sering lihat ada ibu-ibu atau anak perempuan yang mesti naik dari jendela kereta api atau bus. Saling dorong. Duh…pemandangan itulah yang melatarbelakangi munculnya ide mudik bareng dan gratis. &lt;br /&gt;‘’Jadi bukan ide atau gagasan saya saja, tapi ada tim marketing, saya kan cuma juru bicara,'' kata Irwan.&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya mudik lebaran tahun 1991 diikuti oleh 2.500 orang dengan menggunakan 50 unit bis, diberangkatkan dari Lapangan Parkir Timur Senayan.&lt;br /&gt;Sejak saat itu PT Sido Muncul selalu menyelenggarakan Mudik Gratis bagi para pedagang jamu se-Jabotabek setiap tahunnya.&lt;br /&gt;Tahun 2004, jumlah penumpang yang diangkut sudah mencapai 14.000-an penumpang dengan tujuan beberapa kota di Jawa Tengah. &lt;br /&gt;Sampai saat ini jumlah penumpang yang diangkut PT Sido Muncul sudah lebih 150.000 penumpang. Yang diangkut bukan hanya penjual jamu Sido Muncul, tapi mencakup penjual jamu lain serta para pedagang asongan. &lt;br /&gt;Irwan mengakui, program mudik gratis Sido Muncul setelah berlangsung 16 tahun, paradigmanya menjadi bergeser. Sebab dalam praktiknya produk Sido Muncul yang dijual langsung oleh para penjual di tenda-tenda atau kios-kios jamu itu hanya sekitar 15 persen saja dari keseluruhan produksi perusahaannya. &lt;br /&gt;''Sekarang 85 persen pemasaran produk kami di jual outlet-outlet, di toko-toko, dan pasar swalayan. Cuma kita tidak ingin dikatakan kacang meninggalkan lanjaran, yang seolah melupakan penjual jamu langsung yang dulu menjadi pionir. Itulah substansinya,'' kata Irwan merendah.&lt;br /&gt;Irwan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kini sudah banyak perusahaan yang mengadakan program mudik gratis bagi karyawannya dan pelanggannya. Dalam beberapa tahun terakhir kegiatan ini telah diikuti oleh beberapa perusahaan besar lain seperti perusahaan rokok, mie, minuman, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Menurut dia, program ini sangat menguntungkan perusahaan. Sebab lewat program mudik Lebaran ini, lama-lama Sido Muncul menjadi populer yang disertai tambah lakunya produk-produk jamu Sido Muncul, seperti Kuku Bima Energi, Tolak Angin, Kopi Ginseng, Kopi Energi dan lain-lain. &lt;br /&gt;Bahkan, kata Irwan, seakan-akan fenomena mudik gratis ini menjadi trade mark-nya produk Sido Muncul. &lt;br /&gt;Dampak langsung bagi perusahaan, kata Irwan, keuntungan perusahaan terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. &lt;br /&gt;''Keuntungan  kami terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Keuntungan itu sudah barang tentu mengikuti pertumbuhan omzet, hingga dalam lima tahun terakhir omzet perusahan naik mencapai 800 persen.'' &lt;br /&gt;Irwan tak terlalu hirau terhadap istilah untuk kegiatannya itu, apakah itu yang dinamakan CSR (Corporate Social Responsibility) atau apa. Bagi dia yang penting berbagi berkat kepada sesama. Itu saja. &lt;br /&gt;Karena itu, kata Irwan Hidayat, pada akhirnya program mudik yang awalnya cuma dilatarbelakangi oleh keinginan untuk sekedar memberikan hadiah itu, menjadi bagian dari tanggung jawab sosial korporat. &lt;br /&gt;''Artinya kami mengalokasikan dana tanggung jawab sosial  lewat cara memudikkan orang-orang yang mempunyai andil memajukan perusahaan, ya seperti mereka itu, penjual jamu, pedagang asongan. Tanggung jawab sosial lain ada seperti memberikan penghargaan,'' katanya.  (DJO)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-1420290734871059558?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/1420290734871059558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/menyingkap-misteri-dahsyatnya-berbagi-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1420290734871059558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1420290734871059558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/menyingkap-misteri-dahsyatnya-berbagi-2.html' title='Menyingkap Misteri Dahsyatnya Berbagi (2)'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/St1VbpbFygI/AAAAAAAAAFw/9qbAQDhieGk/s72-c/Mudik+Gratis+2008.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-6563266701745532783</id><published>2009-10-19T14:54:00.004+07:00</published><updated>2009-10-19T15:15:05.858+07:00</updated><title type='text'>Pelantikan Rektor Universitas INDONUSA Esa Unggul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Stwfk5UpXdI/AAAAAAAAAFY/WaTBYiUkMsM/s1600-h/Rektor+Baru.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Stwfk5UpXdI/AAAAAAAAAFY/WaTBYiUkMsM/s200/Rektor+Baru.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394221172406181330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelantikan Rektor Baru Universitas INDONUSA Esa Unggul: DR. Ir. Arief Kusuma, AP, MBA resmi menggantikan Prof. Dr. Hj. Kemala Motik Abdul Gafur, MM, selaku rektor Universitas INDONUSA Esa Unggul  periode 2009 – 2014. Acara pengambilan sumpah dan pelantikan rektor baru berlangsung di Aula Kemala Kampus Emas Universitas INDONUSA Esa Unggul, &lt;br /&gt;Jl. Terusan Arjuna, Tol Tomang, Kebon Jeruk Jakarta, Senin (19/10).&lt;br /&gt;Pelantikan rektor baru disaksikan Koordinator Kopertis Wilayah III; Ketua Yayasan Kemala, Abdul Gafur; para  dosen,  guru besar dan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Universitas INDONUSA Esa Unggul; serta para tamu undangan lainnya. &lt;br /&gt;Dalam sambutannya, Abdul Gafur mengharapkan, demi meningkatkan status universitas kelas dunia rektor  harus terus mengembangkan pogram-program unggulan dan menciptakan program-program inovatif. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-6563266701745532783?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/6563266701745532783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/pelantikan-rektor-universitas-indonusa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/6563266701745532783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/6563266701745532783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/pelantikan-rektor-universitas-indonusa.html' title='Pelantikan Rektor Universitas INDONUSA Esa Unggul'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Stwfk5UpXdI/AAAAAAAAAFY/WaTBYiUkMsM/s72-c/Rektor+Baru.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-8909974024476442334</id><published>2009-10-17T13:02:00.002+07:00</published><updated>2009-10-17T13:04:12.096+07:00</updated><title type='text'>Menyingkap Misteri Dahsyatnya Berbagi (1)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/StleRc5LJDI/AAAAAAAAAFQ/vlCnuZVNKxQ/s1600-h/Irwan+Hidayat.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/StleRc5LJDI/AAAAAAAAAFQ/vlCnuZVNKxQ/s200/Irwan+Hidayat.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393445682659664946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Irwan Hidayat,  Dirut PT Sido Muncul: &lt;br /&gt;Ringan Tangan Membantu Sesama&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Masyarakat bangsa ini sudah tak asing lagi dengan eksistensi Sido Muncul. Betapa tidak, pabrik jamu terbesar di tanah air nyaris tak pernah absen mengadakan bakti sosial di lokasi bencana.&lt;br /&gt;Mengapa, dan apa yang melatarbelakangi semangat Irwan Hidayat, Bos PT Sido Muncul, sebagai produsen Kuku Bima Energi dan Tolak Angin ini, sedemikian peduli?&lt;br /&gt;‘’Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada korban bencana alam yang sebenarnya  tidak begitu besar. Nilainya sih tidak begitu besar, tapi mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara yang mengalami musibah,’’ tutur Irwan Hidayat,  merendah.&lt;br /&gt;Selain itu, bakti sosial itu  juga sebagai wujud CSR (corporate social responsibility), sekalian memperkenalkan produk. Namun, yang terpenting adalah warga korban sedikit terbantu dan diringankan bebannya. Promosi ituboleh dikatakan nomor sekianlah.&lt;br /&gt;Bakti sosial macam ini sudah lama dan sudah biasa dilakukan &lt;br /&gt;Irwan. Dia akan mendatangi siapa pun yang terkena bencana. Pertimbangannya semata-mata kemanusiaan. Apa pun latar belakang korban, dia bersama segenap timnya akan menjenguk korban. &lt;br /&gt;Setiap ada bencana alam, Irwan Hidayat bersama segenap stafnya selalu berusaha turun langsung ke lokasi kejadian. Selaku Presiden Direktur PT Sido Muncul, Irwan selain membawa bantuan material, juga mengajak bintang iklan beberapa produknya. &lt;br /&gt;"Tapi misi kami murni untuk membantu sesama. Misi sosial, bukan mau promosi produk," tegas Irwan Hidayat. &lt;br /&gt;Belum cukup istirahat mengadakan baksi social membantu korban gempa di Tasik Malaya dan Garut, Jawa Barat, Tim Sido Muncul bergegas ke Sumatera Barat. &lt;br /&gt;Gempa yang melanda Padang dan sekitarnya dengan kekuatan 7,6 SR pada 30 September 2009 lalu, meluluh-lantakkan kota Padang dan Pariaman, Sumatera Barat mengakibatkan kerugian materi yang besar dan merenggut 800-an korban jiwa.&lt;br /&gt;Tim Sido Muncul dipimpin langsung oleh Irwan Hidayat, Direktur Utama PT SidoMuncul didampingi ikon Kuku Bima Energi, Donny Kesuma dan artis Nina Tamam meninjau langsung lokasi gempa di wilayah kota Padang dan Pariaman, Sumatera Barat untuk memberikan bantuan secara langsung bagi para korban. &lt;br /&gt;Sebelumnya PT Sido Muncul melalui produk-produk unggulannya Tolak Angin dan Kuku Bima Energi juga memberikan bantuan bagi korban gempa Tasikmalaya, Garut, Jawa Barat, September yang lalu senilai Rp 850 juta. &lt;br /&gt;“Kami langsung mendatangi lokasi bencana agar kami bisa cepat berada di lokasi bencana untuk membantu para korban, baik yang selamat maupun yang mengalami cedera berat, yang saat ini dirawat di rumah sakit maupun di tenda-tenda darurat halaman rumah sakit yang hancur akibat gempa,” ujar Irwan Hidayat. &lt;br /&gt;PT Sido Muncul  memberikan bantuan berupa pakaian, obat-obatan yang umumnya digunakan di daerah bencana, obat-obatan yang berkaitan dengan patah tulang /implant, alat-alat kesehatan dan produk-produk Sido Muncul seperti Tolak Angin Cair, Tolak Angin Flu, Kuku Bima Energi dan Kuku Bima Kopi Energi. &lt;br /&gt;Irwan Hidayat menjelaskan, pihaknya juga menggalang dana dari para kolega untuk para korban gempa Padang. Para kolega terdiri dari perwakilan, distributor Sido Muncul seluruh Indonesia dan sejumlah perusahaan dan perorangan. &lt;br /&gt;PT Sido Muncul sendiri memberikan bantuan senilai Rp 1 miliar. Sementara hasil penggalangan dana dari rekan sejawat Sido Muncul sebanyak Rp 754.750.000,- sehingga total bantuan yang diberikan Sido Muncul dan rekan sebesar Rp 1.754.750.000,-. Pemberian bantuan akan diberikan dalam dua tahap. Pada tahap pertama sumbangan senilai Rp 1.005.000.000,- &lt;br /&gt;Bantuan juga dalam bentuk pengiriman Tenaga Medis (Dr. Orthopedi, Obat Implant dan alat-alat kesehatan) senilai Rp 200 juta. Tenaga medis yang dikirimkan diantaranya: dr. Lianda Tamara; dr. Lia Marliana; dr. Jachja Achmad; dr. Febrianti; dr. Patilasa Trisna Nilawati; dr. Ian Afiana; dr. Irwan Yusuf dan dr. Hafiz Nafiudin. (DJO)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-8909974024476442334?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/8909974024476442334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/menyingkap-misteri-dahsyatnya-berbagi-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/8909974024476442334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/8909974024476442334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/menyingkap-misteri-dahsyatnya-berbagi-1.html' title='Menyingkap Misteri Dahsyatnya Berbagi (1)'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/StleRc5LJDI/AAAAAAAAAFQ/vlCnuZVNKxQ/s72-c/Irwan+Hidayat.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-1379972566638343616</id><published>2009-10-14T18:12:00.003+07:00</published><updated>2009-10-14T18:21:05.562+07:00</updated><title type='text'>Paket Super Murah Mamografi  Rp 88.000</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/StWz-NPCIZI/AAAAAAAAAE4/wvkPQMMTuUc/s1600-h/100_1414.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/StWz-NPCIZI/AAAAAAAAAE4/wvkPQMMTuUc/s200/100_1414.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392414010132013458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Siloam Hospitals Dorong &lt;br /&gt;Masyarakat SADARI&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: dr. Nina L. Supit, SpRad-Spesialis Radiologi Siloam Hospitals Kebon Jeruk- sedang memberikan presentasi "Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Mamografi" di Jakarta, Rabu (14/10). Turut memberikan presentasi tentag kanker payudara, dr. Grace Frelita, Chief Operating Medical Officer Siloam Hospitals Group (duduk paling kiri)dan Rima Melati-Survivor of Breast Cancer (duduk tengah).   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Dalam upaya memenuhi ketentuan pelayanan sesuai UU Rumah Sakit untuk menjangkau masyarakat seluas-luasnya, Siloam Hospitals Lippo Village dan Siloam Hospitals Kebon Jeruk menyediakan paket mamografi dengan tarif sangat murah, Rp 88.000.&lt;br /&gt;Program ini merupakan bagian dari CSR (Corporate Social Responsibility) Siloam Hospitals menyusul suksesnya kampanye serviks terdahulu.&lt;br /&gt;Paket spesial mamografi dirancang untuk mendorong setiap wanita melakukan pemeriksaan regular deteksi dini kanker payudara berlaku selama 3 bulan ke depan.&lt;br /&gt;Program ini meliputi: dua kali konsultasi dengan dokter, satu tahun  keanggotaan melalui My Siloam Card dan berbagai keuntungan lainnya.&lt;br /&gt;The American Cancer Society memperkirakan sekitar 465.000 wanita di dunia meninggal akibat kanker payudara pada tahun 2007 dan 1,3 juta kasus  baru terdiagnosa.&lt;br /&gt;Berdasarkan data Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ), kanker payudara merupakan pembunuh  wanita kedua di Indoensia setelah kanker serviks. Di Indonesia sendiri diperkirakan 10 dari 100.000 orang menderita kanker payudara.&lt;br /&gt;Dr. Grace Frelita, Chief Operating Medical Officer Siloam Hospitals mengatakan, tidak seperti kanker jenis lainnya, kanker payudara adalah jenis kanker yang dapat dicegah karena merupakan  jenis kanker yang dapat dideteksi secara dini.&lt;br /&gt;“Kelainan di payudara dapat diidentifikasi melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan pemeriksaan tahunan seperti mamografi sebelum akhirnya menjadi ganas dan mematikan,’’ katanya.&lt;br /&gt;SADARI bulanan dengan pemeriksaan klinis payudara tahunan (Clinical Breast Examination /Â  CBE) oleh seorang ahli dan mamografi, sangat bermanfaat untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini. 70 persen penderita kanker payudara dating menemui dokter atau rumah sakit dengan stadium yang sudah lanjut.&lt;br /&gt;“Di Indonesia, pengobatan dan pencegahan yang seringkali terlambat adalah beberapa factor utama yang berkaitan dengan tingginya angka kematian kanker payudara. Masalah ini dapat diminimalkan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kanker payudara,’’ kata Eddy Handoko, CEO Siloam Hospitals Group.&lt;br /&gt;Menurut Eddy, Siloam Hospitals Group, melalui program spesial ini, mempunyai tujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan payudara secara teratur. “Melalui program ini, kami berharap diagnosa dini dan pengobatan kanker payudara bisa dijangkau masyarakat luas,” katanya. DJO &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-1379972566638343616?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/1379972566638343616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/paket-super-murah-mamografi-rp-88000.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1379972566638343616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1379972566638343616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/paket-super-murah-mamografi-rp-88000.html' title='Paket Super Murah Mamografi  Rp 88.000'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/StWz-NPCIZI/AAAAAAAAAE4/wvkPQMMTuUc/s72-c/100_1414.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-7934083723607744945</id><published>2009-10-13T17:18:00.003+07:00</published><updated>2009-10-13T17:23:47.290+07:00</updated><title type='text'>Depag Siapkan Dana Tanggap Darurat Rp 117,8 M</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/StRVHEtoCOI/AAAAAAAAAEo/UZa7YfdIMc8/s1600-h/Dirjen+Pendis+Depag.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/StRVHEtoCOI/AAAAAAAAAEo/UZa7YfdIMc8/s200/Dirjen+Pendis+Depag.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392028233881880802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sarana Pendidikan Islam Di &lt;br /&gt;Tiga Provinsi Segera Rehab&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: Dirjen Pendidikan Islam Depag,Prof.Dr. Mohammad Ali (kiri) dan Direktur Pendidikan Madrasah, Firdaus Basyuni (kanan) memebrikan keterangan pers di Jakarta, Selasa (13/10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Departemen Agama (Depag) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam akan melakukan rehabilitasi ratusan sarana pendidikan Islam yang hancur akibat gempa di Sumatera Barat (Sumbar), Jawa Barat dan Jambi.&lt;br /&gt;Sarana dan prasarana pendidikan Islam yang rusak akibat gempa di Jawa Barat, Jambi dan Sumbar meliputi sarana-prasarana pendidikan Islam seperti pondok pesantrem Raudlatul Athfal (RA), Madrasah ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan Perguruan Tinggi Agama (PTA).&lt;br /&gt;‘’Tidak hanya itu, sarana prasarana ibadah dan perkantoran keagamaan juga turut hancur akibat gempa tersebut,’’ kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis), Prof.Dr. Mohammad Ali dalam konferensi pers “Rencana Aksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Penanggulangan Pasca Bencana Gempa Bumi di Jabar, Sumbar dan Jambi” di  Jakarta, Selasa (13/10).&lt;br /&gt;Menurut Mohammad Ali, pondok pesantren dan pendidikan Diniyyah di Jawa Barat  ada 115 bangunan yang rusak, di Sumbar sebanyak 41. Sedangkan RA (TK Islam) sebanyak 7 ruang kelas rusak di Jawa Barat, dan 35 ruang kelas di Sumbar. Untuk MI, yang rusak sebanyak 281 ruang kelas di Jawa Barat, di Jambi 4 ruang kelas, dan Sumbar 161 ruang kelas.&lt;br /&gt;Sedangkan untuk MTs, sebanyak 252 ruang kelas di Jawa Barat, Jambi 6 ruang kelas, dan Sumbar 219 ruang kelas. Untuk MA, di Jawa Barat ada 38 ruang kelas yang rusak, Jambi dua ruang kelas, dan Sumbar 118 ruang kelas. Dan untuk PTAN, di Sumbar ada tiga lokasi, dan PTAIS ada tiga lokasi.&lt;br /&gt;Mohammad Ali menjabarkan rincian dana yang dibutuhkan untuk rehabilitasi bangunan tersebut. Untuk rusak berat diberikan dana sebesar Rp 70 juta, rusak sedang Rp 50 juta, rusak ringan Rp 40 juta dan bangun baru Rp 90 juta.&lt;br /&gt;Perkiraan kebutuhan biaya rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan sebesar Rp 117.869.543.000. Rinciannya dari total dana yag dibuthkan itu sebagai berikut ponpes dan pendidikan diniyah, dana yang dibutuhkan sebesar Rp 11.565.000.000. Jawa Barat akan menerima sebesar 5.345.000.000, dan Sumbar akan menerima sebesar Rp 6.220.000.000.&lt;br /&gt;Sedangkan untuk RA, Jabar akan menerima sebesar Rp 460.000.000, dan Sumbar akan menerima sebesar Rp 2.120.000.000. Untuk MI, Jabar mendapat Rp 19.860.000.000, Sumbar sebesar Rp 8.600.000.000 dan Jambi sebesar Rp 200.000.000. Untuk MTs, Jabar akan menerima sebesar Rp 14.330.000.000, dan Sumbar sebesar Rp 12.300.000, sedangkan Jambi akan menerima Rp 330.000.000.&lt;br /&gt;Untuk MA, lanjut Mohammad, Jabar akan mendapat Rp 2.190.000.000, Sumbar sebesar Rp.6.460.000.000, dan Jambi sebesar Rp 90.000.000. Untuk PTAI terdiri dari IAIN Imam Bonnjol yang mengalami rusak berat dengan keperluan dana sebesar 37.248.958.000. STAIN Batu Sangkar mengalami ruska ringan dengan keperluan dana sebesar Rp 531.635.000, STAIN Bukit Tiggi mengalami rusak ringan dengan keperluan dana sekitar Rp 548.000.000.&lt;br /&gt;Terdapat tiga PTAIS yaitu FAI Universitas Muhammadiyah Padang, STAI PIQ Padang, dan STAI Imam Bonjol Padang Panjang mengalami rusak ringan dan membutuhkan dana sebesar Rp 500.000.000.&lt;br /&gt;Sementara itu, lanjut Mohammad Ali, IAIN Imam Bonjol juga membutuhkan dana tanggap darurat untuk tenda, obat-obatan, santunan, sebesar Rp 39.364.543.000.&lt;br /&gt;Untuk bantuan tanggap darurat, kata Ali, dalam penanggulangan bencana untuk bidang pendidikan Islam di Jabar, Sumbar dan Jambi sudah tersedia dalam Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2009 sebesar Rp 10,6 miliar.&lt;br /&gt;Untuk ponpes berupa dana blockgrant sebesar Rp 1,1 miliar, untuk pendidikan madrasah berupa dana blockgrant Ditjen Pendis sebesar Rp 3 miliar, berupa dana Rehab MI Kawil Jabar sebesar Rp 4,5 miliar. &lt;br /&gt;Untuk PTAI berupa dana blockgrant Ditjen Pendis sebesar Rp 2 miliar. Selain itu, Depag juga mengirimka tenda ke lokasi bencana sebanyak 200 buah senilai Rp 1,2 miliar.&lt;br /&gt;Pembiayaan rehabilitasi pasca bencana, lanjut Ali, dialokasikan dari APBN Depag (Pusat, Daerah dan satuan kerja masing-masing) pada tahun anggaran 2009 dan tahun anggaran 2010, serta diupayakan pula dari dana bantuan negara atau lembaga donor.&lt;br /&gt;"Dana untuk bantu menanggulangi tanggap darurat dan untuk rehabilitasi diambil dari APBN 2009 sebesar Rp 10,6 miliar dan sisanya akan dimasukkan dalam APBN 2010,"  papar Ali.&lt;br /&gt;Menurut Ali, ada juga bantuan dana dari luar negeri. "Ada kesediaan dari pemerintah Australia sebesar 17 juta dolar AS dan hanya diperuntukkan untuk rehabilitasi sekolah dan madrasah negeri," katanya. DJO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-7934083723607744945?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/7934083723607744945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/depag-siapkan-dana-tanggap-darurat-rp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/7934083723607744945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/7934083723607744945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/depag-siapkan-dana-tanggap-darurat-rp.html' title='Depag Siapkan Dana Tanggap Darurat Rp 117,8 M'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/StRVHEtoCOI/AAAAAAAAAEo/UZa7YfdIMc8/s72-c/Dirjen+Pendis+Depag.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-5801547838866031260</id><published>2009-10-13T11:55:00.005+07:00</published><updated>2009-10-13T11:58:42.169+07:00</updated><title type='text'>Mufti Suriah: Agama Datang Untuk Kehidupan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/StQIvgEzEXI/AAAAAAAAAEg/v_-lPEPPH6Y/s1600-h/Mufti+Besar+Suriah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/StQIvgEzEXI/AAAAAAAAAEg/v_-lPEPPH6Y/s200/Mufti+Besar+Suriah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391944266026258802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Terorisme Dan Radikalisme &lt;br /&gt;Musuh Semua Agama&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: Mufti Besar Suriah, Syekh DR Ahmad Badruddin Hassoun sedang memberikan ceramah umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Mufti Besar Suriah Syekh Dr Ahmad Badruddin Hassoun mengatakan, kebinekaan merupakan kekayaan. Allah memberikan kita musim panas, musim hujan, musim gugur, musim dingin dan musim semi. Keberadaan dan perbedaan agama pun sebagai rahmat yang harus disyukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Agama datang untuk kehidupan. Kehidupan yang tenang, aman dan damai. Tapi jika kehidupan ini dijadikan sebagai industri peperangan tentu hidup manusia tidak akan aman,'' katanya dalam ceramah umum bertema ''Islam Rahmatan Lil 'Alamin'' di kantor Depag Jl. MH Thamrin Jakarta, Sabtu (10/10).&lt;br /&gt;Oleh karena itu, kata Syekh Badruddin, kehidupan harus dikembalikan menjadi industri kecintaan yang diharapkan tercipta suatu kedamaian. Kita harus mengembalikan pandangan yang dinilai keliru, selama ini telah menuduh dan menyalahkan Islam, Kristen, Budha dan lain-lain. Tuduhan negative terhadap suatu agama itu harus dibuang jauh-jauh. Apakah Buddha mengizinkan umatnya untuk menghancurkan masjid di India ? Ternyata tidak. Buddha selalu mengatakan dengan kecintaan akhlak, begitu juga Musa, Isa, dan Muhammad SAW. &lt;br /&gt;Dia memberikan solusi bahwa ada dua pilihan hidup di dunia ini. Kita menjadikan kehidupan sebuah rahmat atau kehidupan dihancurkan oleh globalisme. Supaya kita menjadi rahmat, maka kita harus saling mengakui fluralisme, di antara tanda-tanda kebesaran Tuhan, penciptaan dunia ini dan perbedaan lidah dan bahasa kita, kita harus mengembalikan integrasi dan kerjasama sesama kita seperti terjadi di Bosnia dan Herzegovina dan Kroasia. Ini yang harus ditinjau kembali. Jangan membagi-bagi dan mengkotak-kotakkan.&lt;br /&gt;"Bumi ini diciptakan untuk makhluk hidup. Untuk kita semua. Semua berhak hidup di bumi ini, agama apa pun, Islam, Kristen Budha, dan lain-lain. Kita harus berpacu untuk menghidupkan manusia dan memuliakan manusia demi keberlangsungan hidup mereka. Kita harus membela orang yang dizholimi," katanya.&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam kata sambutannya Menag Maftuh Basyuni mengatakan, semangat perdamaian, kerukunan, toleransi dan keterbukaan merupakan semangat dasar yang dianut oleh semua agama dan keyakinan yang ada di tanah air. &lt;br /&gt;‘’Oleh karena itu, terorisme dan paham keagamaan radikal sepenuhnya dapat dipandang sebagai musuh semua agam,’’ katanya.&lt;br /&gt;Menurut Maftuh Basyuni, dalam konteks ajaran Islam, semangat perdamaian dan toleransi antarumat memiliki landasan legitimasi yang kokoh, karena ajaran ini hadir dengan misi rahmatan lil alamin.&lt;br /&gt;Misi rahmatan lil alamin, kata Menag, yakni menciptakan peradaban yang penuh kasih dan damai, tidak saja bagi umat manusia seluruhnya, apa pun penghuni alam raya. Untuk itu, paradigma Islam sebagai rahmatan lil alamin harus terus dikedepankan, dan disebarluaskan agar menjadi arus utama pemahaman keagamaan dalam Islam yang termanifestasikan dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.&lt;br /&gt;Menag menjelaskan bangsa Indonesia adalah bangsa yang hidup dalam suasana pluralitas suku, asal usul, ras, budaya dan agama, sehingga terbiasa dengan berbagai perbedaan, dan menerima perbedaan tersebut dengan prinsip hidup berdampingan secara damai. Prinsip ini sudah sejak lama berjalan dengan baik dalam balutan semangat kesatuan yang terekspresikan dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.&lt;br /&gt;Sayangnya, lanjut Menag, dalam mengarungi arus modernisasi dan derap perubahan sosial yang cepat, kedamaian yang sudah berlangsung lama itu terganggu dengan munculknya konflik-konflik sosial dengan semangat pembedaan dan pembelaan etnik dan agama, sehingga integritas ke Indonesiaan dan kerukunan, terutama kerukunan umat beragama yang pernah dibanggakan bahkan diakui oleh bangsa lain.&lt;br /&gt;Dari hasil-hasil kajian dan penelitian yang dilakukan banyak pihak, menunjukkan bahwa apa yang dinamakan konflik social bernuansa agama yang terjadi selama ini pada hakikatnya bukan disebabkan oleh agama itu sendiri, melainkan oleh perilaku keserakahan dan ketidakadilan individu maupun kelompok terhadap akses kepada bidang politki, kekuasaan, dan ekonomi.&lt;br /&gt;Dia mengatakan konflik kepentingan seperti ini yang kemudian dibalut dengan simbol-simbol, sentimen dan semangat keagamaan, memunculkan tindak kekerasan dan kerusuhan sosial, termasuk aksi terorisme yang mengatasnamakan agama.&lt;br /&gt;"Kita sangat prihatin, ketika Islam yang merupakan agama yang dianut oleh mayoritas bangsa Indonesia dikaitkan dengan aksi-aksi terorisme yang dilakukan oleh segelintir orang yang memiliki pemahaman keagamaan menyimpang dari mainsream pemikiran Islam," paparnya.&lt;br /&gt;Untuk itu, kata Menag, kita sangat menyayangkan adanya penyimpangan pemahaman keagamaan yang berdampak pada terganggunya persatuan dan kesatuan, serta bangunan toleransi dan keadamian yang telah kita bangun selama ini. DJO&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-5801547838866031260?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/5801547838866031260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/mufti-suriah-agama-datang-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5801547838866031260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5801547838866031260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/mufti-suriah-agama-datang-untuk.html' title='Mufti Suriah: Agama Datang Untuk Kehidupan'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/StQIvgEzEXI/AAAAAAAAAEg/v_-lPEPPH6Y/s72-c/Mufti+Besar+Suriah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-8054306954326071363</id><published>2009-10-08T19:17:00.002+07:00</published><updated>2009-10-08T19:23:15.331+07:00</updated><title type='text'>SidoMuncul Bantu Korban Gempa Sumbar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Ss3Zn-jBDrI/AAAAAAAAAEI/bOPQh8xHT64/s1600-h/bantuan+gempa+padang.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Ss3Zn-jBDrI/AAAAAAAAAEI/bOPQh8xHT64/s200/bantuan+gempa+padang.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390203609860345522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Galang Dana Bersama Rekan Sejawat Terkumpul Rp 1.749.750.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padang:Gempa yang melanda Padang dan sekitarnya dengan kekuatan 7,6 SR pada 30 September 2009 lalu, meluluh-lantakkan kota Padang dan Pariaman, Sumatera Barat mengakibatkan kerugian materi yang besar dan merenggut 800-an korban jiwa.&lt;br /&gt;Tim Sido Muncul dipimpin langsung oleh Irwan Hidayat, Direktur Utama PT SidoMuncul didampingi ikon Kuku Bima Energi, Donny Kesuma dan artis Nina Tamam meninjau langsung lokasi gempa di wilayah kota Padang dan Pariaman, Sumatera Barat untuk memberikan bantuan secara langsung bagi para korban. &lt;br /&gt;Sebelumnya PT Sido Muncul melalui produk-produk unggulannya Tolak Angin dan Kuku Bima Energi juga memberikan bantuan bagi korban gempa Tasikmalaya, Garut, Jawa Barat,  September yang  lalu senilai Rp 850 juta. &lt;br /&gt;“Kami langsung mendatangi lokasi bencana agar kami bisa cepat berada di lokasi bencana untuk membantu para korban, baik yang selamat maupun yang mengalami cedera berat, yang saat ini dirawat di rumah sakit maupun di tenda-tenda darurat halaman rumah sakit yang hancur akibat gempa,” ujar Irwan Hidayat. &lt;br /&gt;PT Sido Muncul segera memberikan bantuan berupa pakaian, obat-obatan yang umumnya digunakan di daerah bencana, obat-obatan yang berkaitan dengan patah tulang /implant, alat-alat kesehatan dan produk-produk Sido Muncul seperti Tolak Angin Cair, Tolak Angin Flu, Kuku Bima Energi dan Kuku Bima Kopi Energi. &lt;br /&gt;Irwan Hidayat menjelaskan,  saat ini pihaknya menggalang dana dari para kolega  untuk para korban gempa Padang. Para kolega terdiri dari perwakilan, distributor Sido Muncul seluruh Indonesia dan sejumlah perusahaan dan perorangan. &lt;br /&gt;PT Sido Muncul sendiri memberikan bantuan senilai Rp 1 miliar. Sementara hasil penggalangan dana dari rekan sejawat Sido Muncul sebanyak Rp  754.750.000,- sehingga total bantuan yang diberikan Sido Muncul dan rekan sebesar Rp 1.754.750.000,-. Pemberian bantuan akan diberikan dalam dua tahap. Pada tahap pertama sumbangan senilai Rp 1.005.000.000,- &lt;br /&gt;Bantuan pada tahap pertama akan diberikan melalui beberapa lembaga pemerintahan, lembaga independen ataupun yayasan dengan perincian: &lt;br /&gt;1. Kabupaten Padang Pariaman berupa uang tunai, pakaian dan produk-produk Sido Muncul senilai Rp 110 juta, bantuan perbaikan Masjid Kuraitaji Rp 10 juta melalui Walikota Padang. &lt;br /&gt;2. Kabupaten Pariaman berupa uang tunai, pakaian dan produk-produk Sido Muncul senilai Rp 110 juta melalui Bupati setempat. &lt;br /&gt;3. Kodya Padang senilai Rp 100 juta. &lt;br /&gt;4. Paroki Padang senilai Rp 75 juta. &lt;br /&gt;5. Yayasan Himpunan Tjinta Teman (HTT) senilai Rp 50 juta. &lt;br /&gt;6. Himpunan Bersatu Teguh (HBT) senilai Rp 50 juta. &lt;br /&gt;7. Melalui Dompet Dhuafa Singgalang senilai Rp 50 juta. &lt;br /&gt;8. Pengiriman Tenaga Medis (Dr. Orthopedi, Obat Implant dan alat-alat kesehatan) senilai Rp 200 juta. Tenaga medis yang dikirimkan diantaranya: dr. Lianda Tamara; dr. Lia Marliana; dr. Jachja Achmad; dr. Febrianti; dr. Patilasa Trisna Nilawati; dr. Ian Afiana; dr. Irwan Yusuf dan dr. Hafiz Nafiudin. &lt;br /&gt;9. Pengobatan Rumah Sakit Yos Sudarso senilai Rp 150 juta. &lt;br /&gt;10. Bantuan pengadaan air bersih melalui Yayasan Dian Desa senilai Rp 100 juta. DJO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-8054306954326071363?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/8054306954326071363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/sidomuncul-bantu-korban-gempa-sumbar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/8054306954326071363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/8054306954326071363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/sidomuncul-bantu-korban-gempa-sumbar.html' title='SidoMuncul Bantu Korban Gempa Sumbar'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Ss3Zn-jBDrI/AAAAAAAAAEI/bOPQh8xHT64/s72-c/bantuan+gempa+padang.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-2469284597163050555</id><published>2009-10-06T14:01:00.003+07:00</published><updated>2009-10-06T14:12:17.263+07:00</updated><title type='text'>Kuliah Umum Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMB</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsrtqaU6MXI/AAAAAAAAAEA/EsBbudkz7CA/s1600-h/Kuliah+Umum.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsrtqaU6MXI/AAAAAAAAAEA/EsBbudkz7CA/s200/Kuliah+Umum.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389381216979530098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kekuatan Media Massa Ancaman Bagi Demokrasi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Dalam fungsi tradisionalnya, media massa sering diposisikan sebagai ‘’watch dog’’ kekuasaan. Bahkan diletakkan sebagai pilar ke-4 negara demokrasi, diluar kekuatan eksekutif, legislatif dan yudikatif.&lt;br /&gt;Tujuannya adalah sebagai kekuatan kontrol terhadap kekuasaan. Maksudnya pemberitaan dan opini media massa bisa menjaga agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan penyelenggara negara.&lt;br /&gt;‘’Melalui kebebasan pers itulah akan terwujud suatu pemerintahan yang hati-hati, cerdas dan bijaksana. Karena itu kebebasan freedom of publication menjadi salah satu prasyarat terwujudnya system demokrasi,’’ kata Staf Hali Menkominfo, Henry Subiakto pada  kuliah umum Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMB (Universitas Mercu Buana) di Kampus UMB Menteng Raya no. 29, Jakarta Pusat, Sabtu (3/10).&lt;br /&gt;Akan tetapi, kata Henry Subiakto-- yang juga Ketua Dewan Pengawas Perum LKBN Antara, perkembangan teknologi komunikasi, globalisasi dan komersialisasi media massa telah memunculkan persoalan baru. Dewasa ini media massa tumbuh tidak hanya menjadi kekuatan pengontrol kekuasaan. Media massa itu sendiri telah menjadi kekuatan yang berpengaruh secara politik, ekonomi dan budaya.&lt;br /&gt;‘’Kekuatan media massa justru bisa menjadi ancaman tersendiri bagi demokrasi,’’ katanya.&lt;br /&gt;Dewasa ini telah terjadi gejala ketidakpercayaan di seluruh dunia terhadap institusi politik. Warga negara semakin tidak berdaya di hadapan institusi politik, ekonomi, dan juga di hadapan media massa. Ini ironi.&lt;br /&gt;Dalam konteks kekhawatiran terhadap perkembangan media massa, Henry mengutip analisis  pakar komunikasi Robert Mc Chesney bahwamembangun system media massa sangat penting untuk mendemokratisasikan masyarakat.&lt;br /&gt;Bagi Chesney, demoatis tidaknya suatu negara tak cukup hanya dilihat dari system politiknya saja. Dia menekankan pentingnya perubahan system media sebagai bagian dari demokratisasi masyarakat.&lt;br /&gt;‘’Maka jutaan orang yang dulunya tak pernah memikirkan tentang media, sekarang bekerja keras, berjuang mengubah system dan kebijakan media. Mendemokratisasikan  masyarakat harus pula dilakukan kampanye untuk mengubah system media. Jika itu tidak dilakukan, hasilnya akan semakin jauh dari yang diharapkan,’’ papar Henry yang juga dosen program poascasarjana Universitas Airlangga. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-2469284597163050555?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/2469284597163050555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/kuliah-umum-program-studi-magister-ilmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2469284597163050555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2469284597163050555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/kuliah-umum-program-studi-magister-ilmu.html' title='Kuliah Umum Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMB'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsrtqaU6MXI/AAAAAAAAAEA/EsBbudkz7CA/s72-c/Kuliah+Umum.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-7246982697477178869</id><published>2009-10-05T18:07:00.003+07:00</published><updated>2009-10-05T18:15:39.996+07:00</updated><title type='text'>Menag: Jaga Terus Kerukunan Umat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsnVT4ySi6I/AAAAAAAAADw/gKkWe9Nm_38/s1600-h/teken+prasasti+depag+baru.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsnVT4ySi6I/AAAAAAAAADw/gKkWe9Nm_38/s200/teken+prasasti+depag+baru.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389072966763056034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kantor Departemen Agama Di Jl MH Thamrin Diresmikan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks Foto: Didampingi Mantan Menteri Agama Malik Fajar, Sekjen Depag Bahrul Hayat dan Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni, Menag M. Maftuh Basyuni  menandatangani prasasti peresmian gedung baru DepartemenAgama di Jl.MH Thamrin No.6 Jakarta Pusat,Senin (5/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Guna meningkatkan persatuan dan kesatuan umat beragama, Departemen Agama mengumpulkan semua direktorat pembinaan masyarakat dalam satu gedung baru yang refresentatif, yaitu Ditjen Bimas Islam, Ditjen Bimas Kristen Protestan, Ditjen Bimas Katolik, Ditjen Bimas Hindu, Ditjen Bimas Budha, dan Kong Huchu.&lt;br /&gt;Selain itu di dalam gedung berlantai 20 ini akan diisi untuk Balitbang dan Diklat Depag, enam Bimas. Mereka dikumpulkan dalam satu gedung agar kerukunan umat beragama tetap terjaga. Bahkan semakin rukun, jika Lembaga Kerukunan Umat Beragama (LKUB) juga ditempatkan di gedung  megah itu.&lt;br /&gt;"Kami mengharapkan gedung ini dapat mempererat persatuan dan kesatuan. Semua agama yang diakui di Indonesia mendapat tempat di sini. Untuk itu jangan ada lagi pertentangan,’’ kata Menag Maftuh Basyuni saat  meresmikan penggunaan gedung kantor Departemen Agama di Jalan MH Thamrin Jakarta, Senin siang (5/10). &lt;br /&gt;Menurut Menag, pertentangan itu tidak ada yang benar, semuanya salah. ‘’Yang benar itu kita harus rukun satu sama lainnya," kata Menag. &lt;br /&gt;Lebih lanuut Maftuh menjelaskan, gedung ini dibangun di lokasi gedung utama Departemen Agama yang mulai digunakan sebagai kantor pusat sejak 1963 pada masa Menteri Agama almarhum KH Syaifuddin Zuhri. Ide mendirikan kantor pusat yang dapat menampung seluruh kegiatan Departemen Agama di Jalan MH Thamrin ini muncul sejak lama, bahkan sebelumnya sempat terbengkalai pembangunannya. &lt;br /&gt;Hadir dalam acara tersebut mantan Menag H Malik Fadjar, Sekjen Depag Bahrul Hayat, Walikota Jakarta Pusat Hj Sylvia Murni, Imam Besar Masjid Istiqlal Prof KH Ali Mustafa Yaqub dan sejumlah undangan lainnya. &lt;br /&gt;Menurut Menag, beberapa Menteri Agama setelah periode KH Saifuddin Zuhri, yaitu almarhum KH Mohammad Dachlan, Prof Dr HA Mukti Ali dan H Alamsjah Ratu Prawiranegara berkantor di Jalan MH Thamrin No. 6 ini, sebelum adanya gedung di Jalan Lapangan Banteng Barat yang diresmikan oleh Menteri Agama almarhum H Munawir Sjadzali MA.&lt;br /&gt;Keberadaan gedung perkantoran Departemen Agama di lokasi yang amat strategis ini, lanjut Menag, dipertahankan karena merupakan salah satu tapak sejarah Departemen Agama. &lt;br /&gt;"Kepada jajaran Departemen Agama, saya berpesan peliharalah gedung ini sebaik-baiknya dan pancarkan misi Departemen Agama dari tempat ini," katanya. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-7246982697477178869?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/7246982697477178869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/menag-jaga-terus-kerukunan-umat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/7246982697477178869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/7246982697477178869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/menag-jaga-terus-kerukunan-umat.html' title='Menag: Jaga Terus Kerukunan Umat'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsnVT4ySi6I/AAAAAAAAADw/gKkWe9Nm_38/s72-c/teken+prasasti+depag+baru.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-4398912766915601868</id><published>2009-10-02T20:39:00.003+07:00</published><updated>2009-10-02T20:44:22.733+07:00</updated><title type='text'>Lustrum Ke-5 Tanam ‘’Time Capsule’’</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsYDpebEoGI/AAAAAAAAADo/xuapB1PRaCs/s1600-h/100_1403.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsYDpebEoGI/AAAAAAAAADo/xuapB1PRaCs/s200/100_1403.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387998015271510114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Universitas Terbuka Siap Mendunia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: Rektor UT, Tian Belawati (tengah menarik tali) disaksikan sekretaris Ditjen Dikti, Haris Iskan dan para undangan, sedang menurunkan “time capsule” ke dalam bunker di Kampus UT Pusat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Universitas Terbuka (UT) yang didirikan sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) ke-45 pada 4 September 1984, kini genap berusia 25 tahun.&lt;br /&gt;Untuk memperingati HUT-nya UT menyelenggarakan peringatan dalam bentuk Lustrum ke-5 UT bertema “25 Tahun Melayani Bangsa: UT Menuju PTJJ Unggulan Dunia 2020”.&lt;br /&gt;Rangkaian kegiatan dimulai 2 Mei 2009 dengan menyelenggarakan berbagai perlombaan dan pertandingan diikuti seluruh keluarga besar karyawan UT Pusat, para stakeholder (pemangku kepentingan) dan para utusan perguruan tinggi di sekitar Ciputat dan Pamulang.&lt;br /&gt;Pada 4 September 2009 UT menyelenggarakan peringatan Lustrum ke-5 yang dihadiri  Walikota Tangerang Selatan dan segenap jajaran pimpinan lainnya.&lt;br /&gt;Pada puncak acara Jumat (2/10) ditandai dengan penanaman time capsule dilanjutkan seminar nasional dengan tema “Pendidikan Terbuka dan Jarak jauh sebagai Wahana Pembangunan Jatidiri Bangsa”.&lt;br /&gt;Time capsule adalah kumpulan sample dokumen, benda yang bersifat ikonik dan produk pendidikan yang mencerminkan proses dan hasil capaian pendidikan UT selama 25 tahun. Kumpulan ini berisi berbagai ikon perkembangan pendidikan nasional sebagai pilar peradaban bangsa, dan dikemas dalam suatu “kapsul” yang dibuat dari bahan yang dapat bertahan lama di dalam bumi.&lt;br /&gt;Ditanam di dalam bunker kecil berukuran  1x1 meter di depan gedung UTCC (Universitas Terbuka Convention Centre) di aera Kampus UT Pondok Cabe, Tangerang, Banten. &lt;br /&gt;‘’Kapsul ini,  apabila ditemukan 100 tahun lagi, maka generasi mendatang dapat melihat dokumen tersebut,’’ kata Tian.&lt;br /&gt;Penanaman time capsule dilandasi oleh pemikiran bahwa kehidupan manusia secara perseorangan sangat dibatasi oleh life cycle yang bersifat natural dari lahir, berkembang, mencapai puncak, menurun, dan pada akhirnya wafat.&lt;br /&gt;Namun peradaban yang dibangun oleh manusia memiliki life cycle yang mempunyai rentang yang lebih panjang dan bervariasi, karena peradaban suatu bangsa dibangun secara berkelanjutan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dalam konteks itulah terjadi proses pewarisan dan transformasi budaya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu proses pewarisan dan transformasi budaya, termasuk budaya pendidikan, harus dilakukan dengan sadar oleh setiap generasi agar terbangun alur peradaban yang mengusung nilai dan moral kolektif yang diteruskan dan dikembangkan dari generasi ke generasi. Itulah makna sesungguhnya dari adagium historia vitae magistra, yang secara ikonik dapat dicerminkan dalam bentuk time capsule itu.&lt;br /&gt;Sedangkan seminar nasional didasari sebagai sebuah refleksi atas perjalanan pengabdian UT terhadap bangsa Indoensia, pemancangan tonggak sejarah atau prasasti UT dalam transformasi pendidikan sebagai unsure pengembangan kemampuan, pembangunan watak dan peradaban bangsa yang bermartabat. Serta komitmen masa depan untuk memberi kontribusi yang lebih besar lagi terhadap upaya pencerdasan kehidupan bangsa sebagaimana dimaksudkan dalam fungsi dan tujuan pendidikan nasional.&lt;br /&gt;Apalagi setelah 25 tahun mengabdi UT kini berkembang pesat dengan jumlah mahasiswa 596.922 orang dengan jumlah alumni 764.478 orang, yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.&lt;br /&gt;"Jika dihimpun UT memiliki sekitar lebih dari 2 juta mahasiswa dan lulusan," kata  Rektor UT, Prof Ir Tian Belawati, M.Ed, Ph.D.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, untuk lebih memaksimalkan peran UT dalam turut mencerdaskan kehidupan bangsa tanpa terkendala waktu dan ruang, dalam peringatan Lustrum ke-5  UT 4 September 2009 yang lalu, diluncurkan pula website baru UT, aplikasi layanan pelanggan, dan mobile learning.&lt;br /&gt;Dalam upaya memperluas akses dan menciptakan suasana belajar yang lebih efektif itulah, UT membuat terobosan baru yaitu sistem pembelajaran online melalui M-Learn dan  website, serta CRM.&lt;br /&gt;Lebih lanjut  Tian Belawati mengemukakan,  belajar sekarang bisa dilakukan dimana saja, bisa di angkot atau busway. Yang penting mahasiswanya pakai smartphone yang membuka akses WAP atau GPRS.&lt;br /&gt;Menurut Tian, sebenarnya sistem pembelajaran online ini sudah lama dilakukan oleh UT. Tetapi selama ini hanya dapat dilakukan melalui komputer yang terkoneksi dengan internet. &lt;br /&gt;‘’Kendalanya tidak setiap mahasiswa UT punya komputer atau tersambung dengan jaringan internet,’’ katanya.&lt;br /&gt;Selain itu dengan system M-Learn, diharapkan kendala keterbatasan koneksi internet di daerah dapat diatasi. Sebab M-Learn merupakan fasilitas tambahan untuk proses pembelajaran secara online dengan menggunakan telepon selular (handphone/HP).&lt;br /&gt;Menurutnya, hampir semua masyarakat baik di kota maupun di desa saat ini sudah memiliki telepon selular. Bahkan sebagian besar diantaranya sudah memiliki fasilitas GPRS dan WAP serta sedangkan untuk kota-kota besar sudah berbasiskan HSDPA.&lt;br /&gt;Prinsip pembelajaran melalui media HP ini sebenarnya sama dengan totorial online. M-Learn dapat diakses melalui browser di handphone dengan alamat http://mlearn.ut.ac.id.&lt;br /&gt;Pada Lustrum ke-5 ini UT juga meluncurkan website baru UT yang tampilan dan kontennya lebih segar.&lt;br /&gt;Menurut Tian, perubahan ini didasari pada semangat membangun komunikasi yang lebih komunikatif dengan para mahasiswa dan pemangku kepentingan, sehingga memudahkan mereka dapat mendapatkan layanan informasi UT melalui jaringan internet.&lt;br /&gt;Sedangkan CRM, merupakan aplikasi layanan untuk mengakomodasi keluhan pelanggan. ‘’Melalui CRM ini, para mahasiswa dapat mengetahui proses penyelesaian komplain/keluhan mereka secara online,’’ kata Tian. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-4398912766915601868?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/4398912766915601868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/lustrum-ke-5-tanam-time-capsule.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/4398912766915601868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/4398912766915601868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/lustrum-ke-5-tanam-time-capsule.html' title='Lustrum Ke-5 Tanam ‘’Time Capsule’’'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsYDpebEoGI/AAAAAAAAADo/xuapB1PRaCs/s72-c/100_1403.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-2319570786249512679</id><published>2009-10-02T20:27:00.002+07:00</published><updated>2009-10-02T20:32:49.011+07:00</updated><title type='text'>UT Akan Lebih Banyak Manfaatkan TIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsYA83ctb0I/AAAAAAAAADg/g28Vu8cZL2k/s1600-h/Rektor+UT,+Tian+Belawati.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 172px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsYA83ctb0I/AAAAAAAAADg/g28Vu8cZL2k/s200/Rektor+UT,+Tian+Belawati.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387995049871896386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: Rektor UT, Prof Ir Tian belawati, M.Ed, Ph.D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta: Universitas Terbuka (UT) genap 25 tahun merupakan tonggak sejarah yang menandakan UT mampu memenuhi kebutuhan pendidikan tinggi masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;Mengingat fungsinya sangat strategis bagi pelayanan pendidikan tinggi jarak jauh, ke depannya UT akan lebih banyak lagi memfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK/ICT).&lt;br /&gt;"Selama 25 tahun UT terus berupaya untuk memperbaiki diri dalam mengembangkan dan berinovasi agar dapat memberikan layanan pendidikan yang lebih baik, terutama dalam lebih menjangkau dalam segi biaya dan akses penggunaan media pembelajaran jarak jauh," kata Rektor UT Tian Belawati seusai puncak acara Lustrum ke-5 UT di kampus UT Pusat Pondok Cabe, Tangerang, Banten, Jumat (2/10).&lt;br /&gt;Untuk mendorong pencapaian pelayanan pendidikan yang lebih baik, UT telah meluncurkan mobile learning dan bikin web baru dengan menu-menu layanan yang dinamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada web sebelumnya belum ada fasilitas toturial online dengan smart phone kita. Peluncuran dua produk layanan pendidikan tersebut untuk memberikan kemudahan mahasiswa dalam memperoleh layanan pembelajaran di mana saja melalui ponselnya yang telah dilengkapi dengan fasilitas GPRS dan WAP," kata Tian. Mobile learning dapat diakses pada alamat web melalui ponsel kita http://mlearn.ut.ac.id.&lt;br /&gt;Selain itu UT juga meluncurkan suatu aplikasi yang dapat membantu peningkatan pelayanan kepada stakeholders yang disebut "costumer in action management". Aplikasi ini sudah biasa dilakukan oleh dunia bisnis. &lt;br /&gt;"Dengan aplikasi itu, seluruh masukan atau permasalahan masyarakat dapat kami respon secara sistematik. Dan ke depan UT akan lebih banyak lagi memfaatkan teknologi berbasis informasi dan komunikasi," katanya DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-2319570786249512679?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/2319570786249512679/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/ut-akan-lebih-banyak-manfaatkan-tik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2319570786249512679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2319570786249512679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/ut-akan-lebih-banyak-manfaatkan-tik.html' title='UT Akan Lebih Banyak Manfaatkan TIK'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsYA83ctb0I/AAAAAAAAADg/g28Vu8cZL2k/s72-c/Rektor+UT,+Tian+Belawati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-8124438107864766723</id><published>2009-10-01T14:02:00.002+07:00</published><updated>2009-10-01T14:10:14.657+07:00</updated><title type='text'>Simposium Bahas Problem Kulit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsRVv5HANJI/AAAAAAAAADY/O3NGdaXACAM/s1600-h/Simposium+KUlit.jpg+(1).JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsRVv5HANJI/AAAAAAAAADY/O3NGdaXACAM/s200/Simposium+KUlit.jpg+(1).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387525335514363026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Pede Dengan Kulit Wajah Tetap Remaja&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks foto: Dr. FX Hanny Suwandhani, Sp.KK (kanan) dan dr. Abraham Arimuko, Sp.KK (kiri) memberikan keterangan kepada pers di Jakarta, kemarin (1/10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Jakarta dan Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI) akan mengadakan symposium, workshop, demo dan pameran bertema ‘’Skin Aging and Rejuvenation; Toward a Better Future’’ di Auditorium Lantai VI &amp; Poliklinik Kulit dan Kelamin RSPAD Gatot Subroto, Jalan Abdulrahman Saleh 24, Jakarta Pusat, 10-11 Oktober 2009.&lt;br /&gt;Dokter spesialis kulit dan kelamin Kol CKM dr. FX Hanny Suwandhani, Sp. KK, selaku ketua penitia simposium, mengatakan acara ini akan membahas masalah penuaan kulit yang terjadi lebih cepat daripada umur alamiah seseorang. Kondisi yang umum dikenal sebagai penuaan dini itu akan dibahas secara menyeluruh dan mendetail, sehingga para peserta akan lebih permasalahan yang meresahkan, terutama kaum wanita.&lt;br /&gt;‘Kami menyelenggarakan simposisum selama dua hari karena banyak masalah kulit yang akan dipaparkan. ’Semua aspek kulit menua, baik dari segi patofisiologi, gejala maupun penanganannya, akan dikupas tuntas,’’ kata FX Hanny.&lt;br /&gt;Para peserta terdiri dari dokter umum, dokter spesialis kulit dan kelamin, dokter spesialis lain yang berminat. Total peserta 500 orang, sedangkan  peserta hands-on training 90-an orang. Sedangkan peserta pameran ada 13 stand (buah).&lt;br /&gt;Pada simposium itu, dokter ahli kulit dan kelamin akan memaparkan sejumlah makalah yang mengupas tuntas masalah pigmentasi kulit antara lain kelainan pigmen bawaan, pigmentasi akibat penuaan, pigmentasi pascainflamasi, melasma, vitiligo, cara terapi lama dan baru. &lt;br /&gt;Dia menjelaskan latar belakang diadakannya simposium itu karena banyaknya masalah kelainan pigmentasi, dan untuk menghilangkan kelainan itu tidak mudah. &lt;br /&gt;"Kegagalan pengobatan tidak hanya karena kurangnya efikasi obat atau tindakan yang dipakai, tetapi juga dan seringkali oleh kesalahan memilih cara yang tepat bagi kelainan yang diderita pasien. Bahkan kegagalan ada juga yang disebabkan oleh kesalahan mendiagnosis penyakit pasien," tambahnya.&lt;br /&gt;Materi teori  antara lain berupa: Teori kulit, analisa skin disorder, detoksifikasi, dasar-dasar  kosmetikologi, dasar-dasar pengggunaan kosmedik dan efek samping;&lt;br /&gt;Metode pemberian bahan aktif kosmetik dan kosmedik, produk knowledge kosmedik, metode kombinasi peresepan kosmedik, konsep terapi dan tata laksana ace, scar post acne, teori dan penggunaan tabir surya, konsep dan tata laksanan kelainan pigmentasi ( hiperpigmentasi ); Pengetahuan tentang terapi anti aging dan sulih hormon,pengetahuan tentang botox dan filler, pengetahuan sediaan parenteral perawatan kecantikan, metode peremajaan kulit ( mekanikal, tradisional, biochemical, dan chemical peels ), mesotherapi non needle ( konvensional dan generasi baru ) dengan ampul-ampul perawatan wajah, prosedur dan tatacara pendirian industri kosmetik, prosedur pendirian klinik kecantikan berikut apotek penunjangnya, studi bisnis, kapita selekta studi kasus.&lt;br /&gt;Para peserta diberikan konsultasi dan bimbingan praktek kecantikan setelah jam simpisum. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-8124438107864766723?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/8124438107864766723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/simposium-bahas-problem-kulit.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/8124438107864766723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/8124438107864766723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/10/simposium-bahas-problem-kulit.html' title='Simposium Bahas Problem Kulit'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsRVv5HANJI/AAAAAAAAADY/O3NGdaXACAM/s72-c/Simposium+KUlit.jpg+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-570282461862168727</id><published>2009-09-29T21:11:00.002+07:00</published><updated>2009-09-29T21:14:59.183+07:00</updated><title type='text'>Sido Muncul Berikan Bantuan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsIWVhvdXHI/AAAAAAAAACw/BvByheHTFTE/s1600-h/bantuan+(2).JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsIWVhvdXHI/AAAAAAAAACw/BvByheHTFTE/s200/bantuan+(2).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386892663379025010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kebakaran Di Penjaringan Hanguskan 1.158 Rumah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebakaran yang menganguskan sedikitnya 1.158 rumah di Penjaringan, Jakarta Utara, mengundang simpatik masyarakat luas dan pemerintah untuk memberikan bantuan. &lt;br /&gt;Simpatik  untuk 1.650 KK  korban kebakaran terus berdatangan. Tak terkecuali perusahaan swasta, seperti PT Sido Muncul, produsen Kuku Bima Energi dan Tolak Angin.&lt;br /&gt;Selasa siang (29/9) kemarin,  Presiden Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat bersama pejabat Pemda Jakut dan Muspida lainnya&lt;br /&gt;mengunjungi para korban di tenda-tenda pengungsian. &lt;br /&gt;Dari PT Sido Muncul, selain Irwan hadiri juga ikon Sido Muncul Dony Kusuma, Rieke Diah Pitaloka. &lt;br /&gt;Bantuan itu sendiri kemarin langsung dibagikan kepada 1.650 KK yang rumahnya terbakar. Per KK mendapatkan masing-masing Rp 200 ribu.&lt;br /&gt;“Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit mengurangi penderitaan warga kehilangan rumahnya. Semoga mereka tabah, karena mereka yang sudah kehilangan rumah,” kata Irwan trenyuh. &lt;br /&gt;Dia juga mengatakan, bantuan tersebut merupakan kegiatan rutin dari perusahaan yang telah berdiri sejak 1951 dengan produknya yang sudah melebihi 200 produk tersebut. &lt;br /&gt;“Ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Sido Muncul setiap ada musibah, kami terhadap warga yang mengalami musibah memanfaatkan  bantuan itu sebaik mungkin,”  ujarnya. &lt;br /&gt;Irwan yang melihat lokasi kebakaran mengusulkan kepada Pemkot untuk membangun rumah susun di lokasi kebakaran. Menurutnya, dengan pembangunan rumah susun, akan lebih mempermudah warga serta penataanya juga terlihat lebih baik.&lt;br /&gt; “Kalau rumah susun, terlihat tidak melebar dan penyedia transportasi lebih mudah,” katanya. &lt;br /&gt;Di tengah-tengah lokasi pengungsian warga Penjaringan kini sudaht ada dua posko dapur umum dan dua satu posko kesehatan dari Palang Merah Indonesia (PMI). Sementara tenda-tenda pengungsian berasal dari sejumlah instansi pemerintah, seperti dari Departemen Sosial, Departemen Kesehatan, Suku Dinas Tramtib dan Linmas, TNI, dan Polri.&lt;br /&gt;Hingga Selasa petang puluhan warga membersihkan puing-puing sisa rumah mereka yang terbakar. Mereka masih mengais-ngais sisa reruntuhan yang masih bisa dipergunakan.&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, permukiman padat di dua RW di  Rawa Bebek, Penjaringan, Jakut, Minggu (27/9) ludes terbakar.  Kobaran api melahap 1.158 bangunan di Jalan Tanjung Wangi, RW 11 dan 12, Penjaringan, Jakut. Sebanyak 5.521 warga   kehilangan tempat tinggal. &lt;br /&gt;Kebakaran hebat terjadi saat sebagian warga tengah tidur siang, sementara sebagian pemilik rumah belum kembali dari mudik Lebaran. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-570282461862168727?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/570282461862168727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/sido-muncul-berikan-bantuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/570282461862168727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/570282461862168727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/sido-muncul-berikan-bantuan.html' title='Sido Muncul Berikan Bantuan'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsIWVhvdXHI/AAAAAAAAACw/BvByheHTFTE/s72-c/bantuan+(2).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-3343850522869894367</id><published>2009-09-28T17:37:00.009+07:00</published><updated>2009-09-28T19:49:44.316+07:00</updated><title type='text'>Jadi Guru, Terpanggil Atau Terpaksa?</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsCuZUSzYHI/AAAAAAAAACg/mmJqHT5JlZk/s1600-h/seminar+guru.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsCuZUSzYHI/AAAAAAAAACg/mmJqHT5JlZk/s200/seminar+guru.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386496904302649458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Manusisa Bisa Berubah Dengan Kasih Sayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesi guru itu mulia, tapi tidak mudah menjalankannya. Tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evaluasi proses pendidikan sangat penting, mulai  tingkat pendidikan usia dini, pendidikan  formal, pendidikan dasar maupun pendidikan menengah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian antara lain dikemukakan Dr.Hadiman, mantan Rektor Universitas Bung Karno  (UBK)  di sela-sela  bedah buku dan seminar ’’ Menjadi Guru: Terpanggil atau Terpaksa’’ di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) Pondok Cabe, Tangerang baru-baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut mantan Kapolda Sumut berpangkat  Irjen Pol (Purn) itu, mengajar merupakan pekerjaan paling mudah, tetapi mendidik lebih susah. Oleh karena itu guru harus dicerdaskan, supaya mampu mencerdaskan para muridnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Guru megemban tugas sangat mulia. Guru merupakan panggilan murni, karena tugasnya mendidik dan mengajar,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan yang sama Ketua Yayasan ILYD (I Love You Darling), Evodia A. Iswandi mengatakan hal senada, bahwa intinya bagaimana manusia dimuliakan melalui proses belajar mengajar, dimana guru harus menjadi teladan bagi murid-muridnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia,  guru yang terpanggil adalah mereka yang terus belajar untuk meningkatkan kemampuan diri, tidak pernah mengeluh dengan gaji atau kesejahteraan. Semua dilakukannya dengan senang hati.&lt;br /&gt;Bedah Buku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminar yang diselingi acara bedah buku  karya M Gorky Sembiring, Pembantu Rektor IV Universitas Terbuka (UT). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku berjudul  'Mengungkap Rahasia dan Tips Manjur: Menjadi Guru Sejati', terbitan Galangpress Yogyakarta 200, Gorky Sembiring mengungkapkan, bahwa pendidik atau pengajar atau guru merupakan subyek yang paling bertanggungjawab dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Namun sudah menjadi rahasia umum, kualitas guru di Indonesia hingga saat ini belum begitu merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan pun lantas kerap digulirkan. Menjadi guru, apakah karena terpanggil atau terpaksa, apakah karena terpilih atau tak ada pilihan? Jawaban pertanyaan-pertanyaan itu bisa dibaca dalam buku karya M Gorky Sembiring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, ika dibandingkan dengan keluarga dan masyarakat, guru merupakan sosok yang paling dipercaya siswa dalam konteks keilmuwan. Oleh karena itu, lanjut dia, seorang guru harus selalu mengembangkan ilmunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sehingga guru perlu memiliki strategi-strategi jitu untuk menyiasati agar siswa senang dalam belajar dan tidak merasa tertekan,'' ujar Gorky.&lt;br /&gt;Jika guru berhasil menjadi penggerak suasana KBM, kata Gorky, siswa tidak akan muak dalam belajar. Pencapaian hasil belajar seperti kognitif, afektif, dan psikomotor pun akan lebih maksimal. ''Ini karena tak ada guru yang menginginkan KBM yang dikelolanya gagal tanpa hasil,''  katanya. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-3343850522869894367?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/3343850522869894367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/jadi-guru-terpanggil-atau-terpaksa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/3343850522869894367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/3343850522869894367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/jadi-guru-terpanggil-atau-terpaksa.html' title='Jadi Guru, Terpanggil Atau Terpaksa?'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SsCuZUSzYHI/AAAAAAAAACg/mmJqHT5JlZk/s72-c/seminar+guru.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-4757739461847465481</id><published>2009-09-19T19:48:00.001+07:00</published><updated>2009-09-19T19:49:49.517+07:00</updated><title type='text'>Sidang Isbat: 1 Syawal 1430 H Jatuh Pada Hari Minggu</title><content type='html'>Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1428 Hijriah jatuh pada Minggu,  20 September 2009. Hasil ini diperoleh dari pemantauan di beberapa daerah dan kesaksian sejumlah perukyat seperti di Semarang (Jawa Tengah) dan Palabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat,  yang diungkapkan dalam sidang isbat di Departemen Agama di Jakarta, Sabtu (19/9).&lt;br /&gt;"Muhammadiyah sudah tahu, Lebaran tanggal 20 September. Syukur alhamdulillah, kita seragam&lt;br /&gt;merayakan Lebaran pada 12 Oktober," ujar Menteri Agama Maftuh Basyuni seusai membacakan keputusan sidang isbat.&lt;br /&gt;"Shalat Id itu sunah, tetapi persatuan wajib," lanjut Maftuh.&lt;br /&gt;Sidang isbat  yang dilakukan di Operasional Room Kantor Departemen Agama, Jalan Lapangan Barat, Jakarta Pusat,  antara lain dihadiri Menkominfo, M. Nuh;  Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin, perwakilan Ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, Al Wasliyah, Al Irsyad, Tarbiyah Islamiyah, Persatuan Umat Islam (PUI), Dewan Dakwah Islam (DDI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Selain itu, akan hadir pula duta-duta besar negara-negara berpenduduk muslim.&lt;br /&gt;Sidang itsbat juga dihadiri para pakar hisab-rukyat, dan instansi terkait seperti Lapan, Observatorium Bosscha ITB, Planetarium Jakarta, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), serta Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal).&lt;br /&gt;Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH.Maruf Amin menguatkan, bahwa 1 Syawal jatuh pada Ahad, 20 September 2009. "Karena hilal pada Sabtu malam sudah mencapai 3 derajat sampai 5 derajat," kata dia .&lt;br /&gt;Kemungkinan juga tak ada perbedaan pelaksanaan hari raya Idul Fitri. "Karena sudah di atas 2 derajat, kemungkinan semua akan menetapkan hari Ahad adalah hari raya. Kemungkinan tak ada perbedaan," tambah dia. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-4757739461847465481?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/4757739461847465481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/sidang-isbat-1-syawal-1430-h-jatuh-pada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/4757739461847465481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/4757739461847465481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/sidang-isbat-1-syawal-1430-h-jatuh-pada.html' title='Sidang Isbat: 1 Syawal 1430 H Jatuh Pada Hari Minggu'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-2408112124136624429</id><published>2009-09-15T22:12:00.003+07:00</published><updated>2009-09-15T22:13:39.279+07:00</updated><title type='text'>OSN PTI Ajang Mencari Bibit Unggul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Sq-vGCsGMeI/AAAAAAAAABo/FSEZ34wJs0A/s1600-h/OSN+PTI+2009-2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Sq-vGCsGMeI/AAAAAAAAABo/FSEZ34wJs0A/s320/OSN+PTI+2009-2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381712598066934242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sukses menggelar Olimpiade Sains Nasional Perguruan Tinggi seluruh Indonesia (OSN-PTI) tahun 2008, Depdiknas bekerjasama dengan PT Pertamina kembali menggelar  OSN PTI tahun ini. &lt;br /&gt;Ajang yang bertujuan untuk menjaring bibit unggul di berbagai bidang sains seperti Kimia, Fisika dan Matematika di kalangan perguruan tinggi, diharapkan dapat menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mampu bersaing. &lt;br /&gt;            “Banyaknya pemberitaan dari Malaysia adanya TKI kita yang dipermalukan, kita merasa menjadi bangsa yang rendah. Tetapi seharusnya kita menjadi bangsa yang besar karena kita bisa menjadi negara kompetiter, dengan cara mencari anak-anak yang berbakat, mencari anak-anak yang potensial di berbagai daerah yang nantinya bisa membuat bangsa ini berdirib tegak,” kata Dirjen Dikti Depdiknas, Fasli Jalal di Jakarta, Selasa (15/9). &lt;br /&gt;            Menurut  Fasli,  OSN-PTI  merupakan cara untuk menggali potensi  400 juta anak bangsa. Oleh karena itu Depdiknas menawarkan beasiswa. &lt;br /&gt;“Untuk tahun ini tak kurang dari  10.000 anak mendapatkan beasiswa dengan cara menjemput ke sekolah-sekolah, mereka langsung dapat voucher Rp 15 juta/siswa,” katanya. &lt;br /&gt;            Selain itu bagi mereka yang mendapatkan medali di ajang olimpiade internasional akan mendapatkan beasiswa. Bagi yang memperoleh  medali emas mendapatkan beasiswa hingga S3, medali perak hingga S2 dan medali perunggu hingga jenjang S1. Sedangkan untuk keseluruhan  perguruan tinggi di tanah air, Ditjen  Dikti tahun ini menyediakan Rp 20 miliar untuk beasiswa. &lt;br /&gt;           Pada kesempatan itu, Sekretaris Perusahaan PT Pertamina (persero) Toharso mengatakan, OSN-PTI Tahun 2009 ini merupakan kelanjutan dari OSN-PTI 2008, dimana sebanyak 4.666 mahasiswa dipastikan mengikuti kompetisi tersebut.&lt;br /&gt; “Tahun lalu OSN-PTI diikuti 4.666 mahasiswa. Itu melampaui target yang diharapkan penyelenggara saat itu sebanyak 2.000 mahasiswa. Untuk itu harapan kami di tahun ini peminatnya mencapai 10 ribu mahasiswa,” katanya. &lt;br /&gt;            Penyelenggaraan OSN-PTI 2009 terdiri dari empat tahapan, yaitu pendaftaran seleksi tingkat daerah, seleksi tingkat nasional dan penetapan pemenang. Kegiatan berupa pendaftaran telah berlangsung sejak tanggal 5 September 2009 dan akan berakhir 26 Oktober 2009. &lt;br /&gt;            Seleksi di tingkat daerah akan berlangsung secara serentak di masing-masing provinsi tanggal 3 November 2009. Seleksi tingkat nasional berlangsung di Jakarta tanggal 4 – 9 Desember 2009. Penetapan pememang akan diumumkan tanggal 9 Desember 2009. DJO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-2408112124136624429?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/2408112124136624429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/osn-pti-ajang-mencari-bibit-unggul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2408112124136624429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2408112124136624429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/osn-pti-ajang-mencari-bibit-unggul.html' title='OSN PTI Ajang Mencari Bibit Unggul'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Sq-vGCsGMeI/AAAAAAAAABo/FSEZ34wJs0A/s72-c/OSN+PTI+2009-2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-4684495659057336481</id><published>2009-09-15T20:34:00.002+07:00</published><updated>2009-09-15T20:36:43.922+07:00</updated><title type='text'>Mudik Gratis Sido Muncul Dilindungi Asuransi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Sq-YQ7wVSBI/AAAAAAAAABY/0B-XqWqwBZk/s1600-h/mudik+gratis+09.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Sq-YQ7wVSBI/AAAAAAAAABY/0B-XqWqwBZk/s320/mudik+gratis+09.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381687496416774162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana tahun-tahun sebelumya, tahun ini untuk yang ke-20 kalinya PT Sido Muncul memberikan ’’hadiah Lebaran’’ berupa mudik gratis bagi 16.000 pedagang jamu dan pedagang asongan se Jabotabek bersama keluarganya.&lt;br /&gt;Menggunakan 260 unit bus para pemudik meninggalkan&lt;br /&gt;area parkir barat Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, Selasa (15/9), menuju enam kota tujuan: Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjar Negara, Solo dan Wonogiri.&lt;br /&gt;Mereka dilepas oleh Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, Menteri Tenaga Kerja Erman Suparno, Wagub DKI Jakarta Prijanto, Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta dan perwakilan Polda Metro, AKBP K Pinem. Selain itu, ikut hadir para bintang iklan Sido Muncul.&lt;br /&gt;Dirut PT Sido Muncul, Irwan Hidayat menjelaskan, kegiatan itu merupakan bentuk partisipasi Sido Muncul untuk membantu pemerintah dan masyarakat kecil dalam mudik Lebaran. Mereka pun dilindungi asuransi.&lt;br /&gt;"Kami bersyukur dapat menyelenggarakan kegiatan mudik gratis yang ke-20 kali. Kami juga merasa senang banyak perusahaan lain yang ikut menyelenggarakan kegiatan seperti ini, karena akan semakin banyak pemudik yang bisa mendapatkan kesempatan mudik dengan gratis, aman, nyaman, terkordinir dan bisa pulang bersama dengan teman—teman seprofesi,’’ kata Irwan.&lt;br /&gt;Selain dari Jakarta, keberangkatan juga dilakukan serentak di kota lain, yaitu Bandung, Bogor, Tangerang, Cikampek, Cibinong, dan Cilegon. Kegiatan yang telah dimulai sejak tahun 1991 itu telah memulangkan sekitar 232.500 pemudik.&lt;br /&gt;Meutia Hatta menyambut baik kegiatan tersebut mengingat mayoritas pedagang jamu adalah kaum perempuan. "Kami apresiasi kegiatan ini," ujarnya.&lt;br /&gt;Sementara Erman Suparno mengucapkan terima kasih kepada Sido Muncul atas kepeduliannya kepada para penjual jamu dan asongan dengan memberikan fasilitas mudik gratis.&lt;br /&gt;Hal serupa diungkapkan Jusman Syafii Jamal yang menyatakan pemerintah merasa terbantu dengan adanya mudik tersebut. "Sangat membantu pemerintah. Adanya pengelompokan pemudik dengan teratur," kata Menhub.&lt;br /&gt;Sebelum diberangkatkan, sejak pagi mereka dihibur lantunan lagu-lagu dari para artis Sido Muncul dan pemberian doorprize. Djo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-4684495659057336481?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/4684495659057336481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/mudik-gratis-sido-muncul-dilindungi_15.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/4684495659057336481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/4684495659057336481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/mudik-gratis-sido-muncul-dilindungi_15.html' title='Mudik Gratis Sido Muncul Dilindungi Asuransi'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Sq-YQ7wVSBI/AAAAAAAAABY/0B-XqWqwBZk/s72-c/mudik+gratis+09.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-5404977961242222674</id><published>2009-09-14T19:56:00.003+07:00</published><updated>2009-09-14T21:29:09.313+07:00</updated><title type='text'>Sido Muncul  Pelopor Program ‘’Mudik Gratis’’</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Sq5THMG5HAI/AAAAAAAAABQ/YPSdXSylozo/s1600-h/Mudik+Gratis+2008.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 215px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Sq5THMG5HAI/AAAAAAAAABQ/YPSdXSylozo/s320/Mudik+Gratis+2008.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381329987728645122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mendongkrak Omzet Hingga 800% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan Jamu Sido Muncul setiap tahun menggelar mudik gratis bagi para penjual jamu dan pedagang asongan se-Jabodetabek ke kota-kota di Jawa. Mudik gratis tahun 2009 merupakan yang ke 20 kalinya.&lt;br /&gt;"Selain penjual jamu seduh malam, penjual jamu dorong dan ibu-ibu penjual jamu gendong, kami juga mengajak para pedagang asongan untuk ikut mudik bareng," ujar Irwan Hidayat, Dirut PT Sido Muncul.&lt;br /&gt;Harus diakui program ini sangat sukses membangun image (citra) korporat yang sangat bagus di tengah-tengah masyarakat luas.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, karena program ini diberitakan secara luas oleh  media massa baik cetak maupun elektronik, maka citra perusahaan Sido Muncul yang peduli pada sesama juga terbentuk di kalangan perusahaan lain dan masyarakat secara luas.&lt;br /&gt;Latar belakang penyelenggaraan kegiatan yang diawali sejak tahun 1991 itu, didorong keinginan memberikan "hadiah" kepada para penjual jamu. &lt;br /&gt;''Yang pertama ide dasarnya itu. Cuma kita berpikir apa ya hadiahnya. Apa dikasih sarung, apa dikasih apa? Nah pada waktu itu, kita baca di koran-koran, kalau pulang mudik itu sangat sulit, baik karena melambungnya ongkos, terbatasnya angkutan umum sehingga penumpang harus berebut. Sehingga kita sering lihat ada ibu-ibu atau anak perempuan yang mesti naik dari jendela kereta api atau bus. Saling dorong. Duh…pemandangan itulah yang melatarbelakangi munculnya ide mudik bareng dan gratis. &lt;br /&gt;‘’Jadi bukan ide atau gagasan saya saja, tapi ada tim marketing, saya kan cuma juru bicara,'' kata Irwan.&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya mudik lebaran tahun 1991 diikuti oleh 2.500 orang dengan menggunakan 50 unit bis, diberangkatkan dari Lapangan Parkir Timur Senayan.&lt;br /&gt;Sejak saat itu PT Sido Muncul selalu menyelenggarakan Mudik Gratis bagi para pedagang jamu se-Jabotabek setiap tahunnya.&lt;br /&gt;Tahun 2004, jumlah penumpang yang diangkut sudah mencapai 14.000-an penumpang dengan tujuan beberapa kota di Jawa Tengah. &lt;br /&gt;Sampai saat ini jumlah penumpang yang diangkut PT Sido Muncul sudah lebih 150.000 penumpang. Yang diangkut bukan hanya penjual jamu Sido Muncul, tapi mencakup penjual jamu lain serta para pedagang asongan. &lt;br /&gt;Irwan mengakui, program mudik gratis Sido Muncul setelah berlangsung 20 tahun, paradigmanya menjadi bergeser. Sebab dalam praktiknya produk Sido Muncul yang dijual langsung oleh para penjual di tenda-tenda atau kios-kios jamu itu hanya sekitar 15 persen saja dari keseluruhan produksi perusahaannya. &lt;br /&gt;''Sekarang 85 persen pemasaran produk kami di jual outlet-outlet, di toko-toko, dan pasar swalayan. Cuma kita tidak ingin dikatakan kacang meninggalkan lanjaran, yang seolah melupakan penjual jamu langsung yang dulu menjadi pionir. Itulah substansinya,'' kata Irwan merendah.&lt;br /&gt;Irwan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kini sudah banyak perusahaan yang mengadakan program mudik gratis bagi karyawannya dan pelanggannya. Dalam beberapa tahun terakhir kegiatan ini telah diikuti oleh beberapa perusahaan besar lain seperti perusahaan rokok, mie, minuman, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Menurut dia, program ini sangat menguntungkan perusahaan. Sebab lewat program mudik Lebaran ini, lama-lama Sido Muncul menjadi populer yang disertai tambah lakunya produk-produk jamu Sido Muncul, seperti Kuku Bima Energi, Tolak Angin, Kopi Ginseng, Kopi Energi dan lain-lain. &lt;br /&gt;Bahkan, kata Irwan, seakan-akan fenomena mudik gratis ini menjadi trade mark-nya produk Sido Muncul. &lt;br /&gt;Dampak langsung bagi perusahaan, kata Irwan, keuntungan perusahaan terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. &lt;br /&gt;''Keuntungan  kami terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Keuntungan itu sudah barang tentu mengikuti pertumbuhan omzet, hingga dalam lima tahun terakhir omzet perusahan naik mencapai 800 persen.'' &lt;br /&gt;Irwan tak terlalu hirau terhadap istilah untuk kegiatannya itu, apakah itu yang dinamakan CSR (Corporate Social Responsibility) atau apa. Bagi dia yang penting berbagi berkat kepada sesama. Itu saja. &lt;br /&gt;Karena itu, kata Irwan Hidayat, pada akhirnya program mudik yang awalnya cuma dilatarbelakangi oleh keinginan untuk sekedar memberikan hadiah itu, menjadi bagian dari tanggung jawab sosial korporat. &lt;br /&gt;''Artinya kami mengalokasikan dana tanggung jawab sosial  lewat cara memudikkan orang-orang yang mempunyai andil memajukan perusahaan, ya seperti mereka itu, penjual jamu, pedagang asongan. Tanggung jawab sosial lain ada seperti memberikan penghargaan,'' katanya.  Djo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-5404977961242222674?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/5404977961242222674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/sido-muncul-pelopor-program-mudik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5404977961242222674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5404977961242222674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/sido-muncul-pelopor-program-mudik.html' title='Sido Muncul  Pelopor Program ‘’Mudik Gratis’’'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/Sq5THMG5HAI/AAAAAAAAABQ/YPSdXSylozo/s72-c/Mudik+Gratis+2008.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-1329119663562711524</id><published>2009-09-09T15:50:00.001+07:00</published><updated>2009-09-09T15:52:16.098+07:00</updated><title type='text'>Polusi Kota Jakarta Terburuk Ketiga Di Dunia</title><content type='html'>Pemerintah DKI Bisa Digugat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta yang dijuluki kota Megapolitan menyimpan berbagai problem lingkungan, salah satunya adalah pencemaran udara.&lt;br /&gt;WHO menempatkan kota Jakarta pada urutan ke tiga setelah Meksiko dan Thailand sebagai kota paling tercemar udaranya.&lt;br /&gt;"Tidak berlebihan kalau kita bilang Jakarta kita bilang sebagai kota polusi karena, begitu kita keluar dari rumah kita akan langsung berhadapan dengan polusi," kata Direktur Executive Walhi DKI Jakarta, Ubaydillah, dala acara diskusi "Fenomena Hutan Beton dan Polusi" di Jakarta, Rabu (9/9).&lt;br /&gt;Menurut dia, dampak polusi udara terhadap kesehatan rakyat juga belum mendapatkan perhatian serius. Padahal  biaya untuk pengobatan penyakibat akibat polusi udara yang dikeluarkan warga Jakarta mencapai Rp 1,8 triliun (1998) dan angka ini akan membengkak menjadi Rp 4,3 triliun pada 2015.&lt;br /&gt;Pemprov DKI Jakarta jelas-jelas tidak mampu memenuhi penambahan 30 persen  ruang terbuka hijau (RTH) di ibukota, seperti yang diamanatkan dalam UU No. 26/2007 tentang Tata Ruang dan Wilayah.&lt;br /&gt;Ubaydillah mengatakan, dalam penataan ruang perlu jaminan atas berfungsinya pelayanan alam dan keselamatan masyarakat (ekologis) dan menjamin fungsi-fungsi social pembangunan.&lt;br /&gt;‘’Bukan malah menggusur pedagang kaki lima atau masyarakat miskin dengan dalih untuk kepentingan RTH, seperti Taman BMW Tanjung Priok, Waduk Rio-rio Pulau Gadung, Pasar Keramik Rawasari dan Taman Barito. Tapi di lain pihak, sejumlah lahan parkir beralih fungsi menjadi ruang komersil, kantor pemerintah, apartemen, hotel dan perkantoran bisnis, justru tidak ditindak,’’ papar Ubaidillah.&lt;br /&gt;Menurut dia, kalau pemerintah DKI Jakarta tidak mampu mengatasi dan mengendalikan pencemaran udara, masyarakat bisa saja melakukan gugatan (class action). &lt;br /&gt;Pada kesempatan yang sama, Dosen Arsitektur Lanskap Universitas Trisakti, Jakarta, Iwan Ismaun mengatakan, Jakarta terlambat untuk mengatasi berbagai masalah lingkungan perkotaan, terutama yang menyangkut kualitas udara. Karena, sudah 20 tahun terakhir Jakarta berkembang menjadi kota metropolitan yang sekaligus menjadi salah satu kota berpolusi udara tinggi.&lt;br /&gt;"Berbagai polutan udara seperti Carbon Monoksida, Nitrogen Oxida, Hidrokarbon, Sulfur Oxida dan partikel atau debu telah memenuhi udara kota Jakarta," katanya.&lt;br /&gt;Menurut Iwan, dari hasil kajian akademis yang telah dilakukan, sektor transportasi merupakan penyumbang emisi gas buang terbesar di Jakarta, terutama Carbon Monoksida, yaitu sebesar 92 persen. Disusul oleh sektor industri (5 persen), pemukiman (2 persen), dan sampah (1 persen).&lt;br /&gt;Iwan mengatakan, berdasarkan perhitungan dengan menggunakan metode LEAP (Long Range Energy Alternative Planning) dan laju pertumbuhan sektor transportasi dengan mempertimbangkan jumlah permintaan, tingkat emisi Carbon Monoksida di Jakarta pada tahun 2015 dapat mencapai 38.322,46 ton per hari.&lt;br /&gt;Karenanya, untuk menetralisir polusi tersebut pemerintah DKI, menurutnya, harus mengurangi jumlah kendaraan pribadi dan memperluas RTH yang berfungsi menyerap polusi udara dan sekaligus untuk meningkatkan kualitas udara kota. &lt;br /&gt;"DKI Jakarta dengan luas 65.000 hektar seharusnya mempunyai RTH minimal seluas 19.500 hektar atau 30 persen dari luas wilayah untuk keseimbangan ekosistem kota," ujarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-1329119663562711524?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/1329119663562711524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/polusi-kota-jakarta-terburuk-ketiga-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1329119663562711524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1329119663562711524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/polusi-kota-jakarta-terburuk-ketiga-di.html' title='Polusi Kota Jakarta Terburuk Ketiga Di Dunia'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-5502072790933729050</id><published>2009-09-08T22:12:00.000+07:00</published><updated>2009-09-08T22:13:28.152+07:00</updated><title type='text'>AMPHURI Minta Depag Tambah Kuota 3.000 Porsi</title><content type='html'>Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) meminta pemerintah meningkatkan jatah kuota haji penyelenggara ONH Plus menjadi 30 ribu orang pada musim haji tahun 2009.&lt;br /&gt;“Kami minta kepada pemerintah ada penambahan jatah kuota ONH Plus 3000 porsi pada musim haji tahun ini,” kata Ketua Umum AMPHURI, Baluki Ahmad.&lt;br /&gt;Menurut Baluki,  Menteri Agama Maftuh Basyuni pernah menyatakan bila masalah pemondokan atau hotel bagi penyelenggara ONH Plus tidak bermasalah Menag akan bersedia menambah jatah kuota ONH Plus.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Baluki menyatakan jatah kuota dari 16 ribu menjadi 19 ribu pada musim haji 2008 masih layak diberikan juga tahun ini, mengingat tingginya animo jamaah haji di ONH Plus.&lt;br /&gt;Saat ditanya bahwa Menag Maftuh Bsyuni dikabarkan hanya memberikan jatah kuota 16 ribu bagi ONH Plus pada tahun 2009, Baluki berharap Menag dapat mempertimbangkan aspirasi para penyelenggara ONH Plus terhadap permintaan tambahan kuota tersebut.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu Baluki yang didampingi sejumlah pengurus teras AMPHURI, seperti  Muhammad Hasan, Wakil Sekjen AMPHURI,&lt;br /&gt;menyatakan siap membantu penyelenggaraan ibadah haji sebaik-baiknya demi citra bangsa di dunia internasional. Artinya, melayani jamaah haji khusus  secara professional, sehingga tidak ada istilah jamaah haji khusus mengalami nasib kurang nyaman dalam hal pelayanan.&lt;br /&gt;Beberapa waktu sebelumnya, Menteri Agama Maftuh Basyuni menjanjikan akan menaikkan kuota haji bagi penyelenggara haji yang dikategorikan ongkos naik haji (ONH) plus. Syaratnya, penyelenggara ONH plus itu tidak nakal terhadap jamaah haji yang diberangkatkannya.&lt;br /&gt;”Berapa pun mereka minta, kami akan tambah kuotanya asalkan mereka benar-benar tidak nakal. Selama ini, kan, mereka nakal,” ujar Maftuh.&lt;br /&gt;Sejauh ini, kuota haji bagi ONH plus sebanyak 16.000 jamaah dari total kuota 210.000 jamaah secara nasional. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) pernah memberikan kepada Presiden Yudhoyono, antara lain, mengenai pelaksanaan ibadah haji yang harus diperbaiki, seperti peniadaan kuota haji bagi penyelenggaraan ONH plus.&lt;br /&gt;”Kita tidak bahas rekomendasi itu. Kalau tender terbuka untuk katering haji, kita pernah lakukan tahun lalu. Namun, ternyata pelaksanaannya tidak berhasil,” kata Menag.&lt;br /&gt;Menurut Maftuh Basyuni, mengenai rekomendasi peniadaan kuota bagi penyelenggara ibadah haji ONH plus sulit dilakukan mengingat waktu pelaksanaan ONH plus itu berbeda-beda waktunya.&lt;br /&gt;”Sebenarnya kalau ONH lebih banyak kuotanya, saya kira akan lebih bagus karena jamaah haji yang diberangkatkan oleh penyelenggara ONH plus akan membuat saya bisa tidur nyenyak. Juga akan memberikan kebanggaan,” kata Menteri Agama,” katanya. Djo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-5502072790933729050?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/5502072790933729050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/amphuri-minta-depag-tambah-kuota-3000.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5502072790933729050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5502072790933729050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/amphuri-minta-depag-tambah-kuota-3000.html' title='AMPHURI Minta Depag Tambah Kuota 3.000 Porsi'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-2630184564423580791</id><published>2009-09-08T22:06:00.001+07:00</published><updated>2009-09-08T22:07:36.859+07:00</updated><title type='text'>Simulasi Haji Cordova Sesuai Tuntunan Rasul</title><content type='html'>Calon Jamaah Haji Diperkenalkan &lt;br /&gt;Pada Kondisi Riil Tanah Suci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Haji mabrur, tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga." Demikianlah kutipan sabda Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam (SAW).&lt;br /&gt;PT Cordova Abila Travel siap membimbing para calon jamaah ONH Plusnya mengerjakan ibadah haji secara benar sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;Haji seseorang dikatakan mabrur atau maqbul apabila dia melaksanakannya sesuai dengan petunjuk Nabi Muhammad SAW. Pertanyaannya, berapa banyak kaum muslimin -- yang telah diberikan kesempatan menunaikan haji-- mengindahkannya? Mungkinkah kita akan meraih surga-Nya apabila kita mempraktikkan ibadah ini tanpa memahami hakikatnya? Mengerti tata caranya? &lt;br /&gt;“Sungguh, tidak sedikit umat Islam yang belum mengetahui hal ini, termasuk mereka yang setiap tahunnya pergi ke tanah suci, Makkah al-Mukar-ramah, baik untuk melaksanakan ibadah haji  maupun sekadar menunaikan ibadah umrah,” kata Direktur Utama&lt;br /&gt;PT Cordova Abila Travel, Muharom Ahmad.&lt;br /&gt;Menurut Muharom, di dalam manasik yang diselenggarakan Cordova Abila Travel diajarkan keutamaan haji dan umrah beserta dalil-dalilnya; diterangkan tata cara haji Rasulullah SAW; menyebutkan macam-macam kesabaran dalam ibadah haji dan umrah; mengupas berbagai bid’ah dan kekeliruan seputar haji dan umrah yang kerap terjadi ketika jamaah haji mengunjungi Kota Mekah dan Kota Nabi, Madinah.&lt;br /&gt;Keistimewaan lain manasik yang diselenggarakan Cordova adalah para calon jamaah haji khusus itu akan diberikan simulasi ritus di Arafah dan Mina. &lt;br /&gt;Tak banyak jamaah haji yang bisa memiliki kesadaran untuk melakukan ibadah haji dengan sempurna, hal itu disebabkan kurang pemahaman akan makna ibadah haji, selain akibat situasi dan kondisi jutaan umat tumplek blek pada waktu yang bersamaan di satu titik (tempat). &lt;br /&gt;Oleh karena itu bimbingan manasik perlu dimantapkan pada saat di tanah air maupun ketika berada di tanah suci.  Bukan hanya sekedar teori (ceramah-ceramah) tok, melainkan juga jamaah diperkenalkan dengan situasi dan kondisi sekarang, sehingga mereka tidak kaget dan panik.&lt;br /&gt;Ini penting, mengingat banyak jamaah yang terkadang keliru dalam memahami rukun, wajib, sunnah dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama melaksanakan ibadah haji. &lt;br /&gt;Misalnya, sejak dzuhur hingga magrib itu apa saja yang dikerjakan. Banyak jamaah kurang mengerti apa yang harus dilakukan selama wukuf di Padang Arafah. Ternyata banyak jamaah haji yang kurang bimbingan yang benar.&lt;br /&gt;‘’Contoh lainnya, setelah meninggalkan Padang Arafah, banyak jamaah yang  tidak MaBIT di muzdalifah, mereka sudah meninggalkan muzdalifah sebelum tengah malam,” ujar Muharom.&lt;br /&gt;Padahal, MaBIT di muzdalifah termasuk perkara wajib; siapa yang tidak MaBIT maka dia harus membayar dam. “Belum lagi amalan-amalan yang termasuk perkara sunnah,” tambahnya.&lt;br /&gt;Cordova tampak full power dalam membimbing jamaahnya. Bukan hanya di tanah air,  tim Cordova di Arab Saudi pun siap siaga.&lt;br /&gt;Mawardi Bahrain, Manager Cordova Abila Travel untuk wilayah Saudi Arabia, melalui telepon internasional kemarin malam mengatakan, pihaknya  telah mempersiapkan 8 (delapan) orang muthawwif, 2  (dua) muthawwifah dan  seorang tenaga teknis. “Mereka merupakan para ustadz yang tinggal di Saudi Arabia dan berpengalaman menangani jemaah haji,” katanya.&lt;br /&gt;Masing-masing akan menangani jemaah kurang lebih 5 orang guna memaksimalkan pelayanan bagi para tamu Allah. &lt;br /&gt;“Saya berharap agar jamaah haji Indonesia tetap mempertahankan citranya yang selama ini dikenal oleh jamaah-jamaah dari seluruh dunia, sebagai jamaah yang santun dan ramah,” katanya lagi.  Djo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-2630184564423580791?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/2630184564423580791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/simulasi-haji-cordova-sesuai-tuntunan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2630184564423580791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/2630184564423580791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/simulasi-haji-cordova-sesuai-tuntunan.html' title='Simulasi Haji Cordova Sesuai Tuntunan Rasul'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-9122237319481734591</id><published>2009-09-07T15:06:00.000+07:00</published><updated>2009-09-07T15:07:45.865+07:00</updated><title type='text'>Lustrum Ke-5  UT Luncurkan Websit Baru</title><content type='html'>Guna mengoptimalkan  pelayanan belajar jarak jauh hingga menggapai seluruh warga bangsa Indonesia memperoleh layanan pendidikan, Universitas Terbuka (UT) meluncurkan  website  baru UT. &lt;br /&gt;‘’Website itu – termasuk di dalamnya mobile learning-- diharapkan akan mampu meningkatkan layanan pelanggan (mahasiswa),’’ kata Rektor UT, Tian Belawati  kepada pers dalam rangkaian Lustrum ke-5 UT.&lt;br /&gt;Selama ini, pembelajaran online UT  hanya dapat dilakukan melalui komputer yang terkoneksi dengan internet. Dengan M-Learn UT, kendala keterbatasan koneksi internet di daerah (terpencil) dapat diatasi dengan kemajuan teknologi komunikasi seluler yang sudah mempunyai fasilitas GPRS dan WAP.&lt;br /&gt;Bahkan untuk kota-kota besar sudah berbasis HSDPA. UT memanfaatkan teknologi seluler untuk proses pembelajaran secara online dengan menggunakan media telepon seluler (HP) yang dilengkapi fasilitas GPRS dan WAP.&lt;br /&gt;M-Learn adalah fasilitas tambahan untuk proses pembelajaran online melalui media HP (ponsel) karena prinsip pembelajarannya sama seperti di tutorial online. M-Leran dapat diakses melalui browser di ponsel dengan alamat url http://mleran.ut.ac.id&lt;br /&gt;Sedangkan tampilan dan konten website baru UT tampak lebih segar. Perubahan ini didasari semangat membangun komunikasi yang lebih komunikatif dengan para mahasiswa dan stakeholder, sehingga memudahkan mereka memperoleh layanan UT melalui jaringan internet. &lt;br /&gt;Kegiatan lustrum ke-5 UT merupakan  kegiatan yang dilakukan untuk memperingati 25 tahun berdirinya UT. UT didirikan sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) ke-45 pada 4 September 1984.&lt;br /&gt;Rangkaian kegiatan telah diawali sejak 2 Mei 2009 dan acara puncak direncanakan 2 Oktober 2009 dengan penanaman Time Capsule UT  dan seminar nasional dengan tema ‘’Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh sebagai Wahana Pembangunan Jatidiri Bangsa’’.&lt;br /&gt;Setelah  25 tahun mengabdikan diri, kini  UT berkembang pesat dengan jumlah mahasiswa mencapai 596.922 dengan jumlah alumni 764.478 orang, tersebar dari Sabang sampai Merauke.&lt;br /&gt;Melalui kegiatan peringatan Lustrum ke-5 ini diharapkan diperoleh rasa kebersamaan dan kekeluargaan sesama warga UT yang semakin erat, demi tercapainya target UT menjadi salah satu PTJJ (Perguruan Tinggi Jarak Jauh) terbaik di dunia tahun 2020.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-9122237319481734591?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/9122237319481734591/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/lustrum-ke-5-ut-luncurkan-websit-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/9122237319481734591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/9122237319481734591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/lustrum-ke-5-ut-luncurkan-websit-baru.html' title='Lustrum Ke-5  UT Luncurkan Websit Baru'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-3680242020444398933</id><published>2009-09-07T14:59:00.000+07:00</published><updated>2009-09-07T15:02:18.629+07:00</updated><title type='text'>Rektor ISI: Kita Sedang ‘Dicubit’ Agar Sadar</title><content type='html'>Masukkan Tari Tradisi Ke&lt;br /&gt;Dalam Kurikulum Sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Prof Dr J. Wayan Rai S, MA mengatakan, klaim Malaysia atas tari pendet menunjukkan bahwa bangsa itu ternyata sedemikian care-nya (peduli), sedemikian luar biasa, terhadap seni-budaya Indonesia.&lt;br /&gt;‘’ Kejadian ini barangkali kita sedang ‘’dicubit’’ hingga kita terjaga. Memang kita tidak boleh tinggal diam. Mari kita telaah mana-mana asset bangsa dalam hal seni-budaya yang segera memiliki hak cipta, agar tidak dengan gampangnya diakui orang lain,’’ kata Wayan Rai di sela-sela sarasehan budaya sekaligus&lt;br /&gt;peluncuran iklan TV Kuku Bima Energi terbaru versi ‘’Sejarah Perkembangan Tari Pendet’’ di Jakarta, Sabtu (5/9).&lt;br /&gt;Tujuan sarasehan agar masyarakat mencintai budaya bangsa sendiri dan melestarikannya. Iklan versi ‘’Sejarah Tari Pendet’’  bercerita tentang keaneka-ragaman budaya bangsa, terutama mengenai sejarah dan perkembangan Tari Pendet.&lt;br /&gt;Menurut Rektor ISI, kita memang mesti bijak dalam menghadapi masalah ini. Yang penting kita sekarang dan ke depan,  kita segera memiliki hak paten  warisan budaya bangsa.&lt;br /&gt;Kalau dilihat dari segi positifnya, mereka tertarik betapa luhurnya karya seniman-seniman kita. &lt;br /&gt;‘’Secara tidak langsung mereka mempopulerkan seni-budaya kita ya, ha..ha..,’’ katanya.&lt;br /&gt;Kita boleh saja bereaksi sebagai wujud kecintaan, tetapi tidak  terbatas pada protes-protes. Kita harus melakukan tindakan nyata. Selain mempatenkan karya-karya seni budaya, juga menanamkan kecintaan seni-budaya kepada anak-anak sekolah dari tingkat dasar hingga menengah. &lt;br /&gt;Tari tradisional kita dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah. Bagaimana pendapat rektor ISI? &lt;br /&gt;‘’Oh jelas saya setuju. Di Bali contohnya. Itu masuk dalam pendidikan formal, non formal. Di Denpasar, setiap Minggu anak-anak TK berparade. Bahkan di setiap kabupaten/kotamadya diadakan semacam lomba. Ini berkaitan dengan upaya penggalian, pembinaan dan pengembangan seni budaya kita,’’ ujar Wayan Rai.&lt;br /&gt;Bagaimana kalau seni dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah secara nasional?&lt;br /&gt;‘’Oh bagus sekali.  Begini ya, di Amerika lebih dari 300 set gamelan –mulai dari Amerika Selatan, Meksik, AS hingga hampir ke seluruh dunia, baik itu gamelan Jawa, Sunda, Bali dan lain sebagainya,’’ tuturnya.&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan betapa apresiasi ‘orang luar’ terhadap seni budaya Indonesia, sangat luar biasa.&lt;br /&gt;Nah, kalau kita sendiri tidak hati-hati, abai terhadap kekayaan seni-budaya  kita, apa yang bakal terjadi?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-3680242020444398933?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/3680242020444398933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/rektor-isi-kita-sedang-dicubit-agar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/3680242020444398933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/3680242020444398933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/rektor-isi-kita-sedang-dicubit-agar.html' title='Rektor ISI: Kita Sedang ‘Dicubit’ Agar Sadar'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-8251432045926022061</id><published>2009-09-07T14:56:00.000+07:00</published><updated>2009-09-07T14:58:14.146+07:00</updated><title type='text'>UHAMKA Bebaskan SPP  Mahasiswa Thailand Selatan</title><content type='html'>Guna meningkatkan kualitas pengajaran lembaga pendidikan tinggi harus perlu mengupayakan perimbangan antara dosen akademisi dan dosen praktisi.&lt;br /&gt;"Kalau dosen akademisi memberikan ilmu bersifat teori,maka dosen praktisi seharusnya mampu memberikan ilmu yang aplikatif, memperkenalkan mahasiswa dengan pengalaman di dunia riil,"&lt;br /&gt;kata Rektor Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Prof Dr Suyatno.&lt;br /&gt;Di depan sekitar 3.000 mahasiswa baru UHAMKA di Jakarta, Sabtu (5/9), Suyatno mengemukakan, dalam upaya itulah UHAMKA terus berupaya menjadi lembaga pendidikan tinggi yang berkualitas juga mengupayakan perimbangan tersebut, misalnya dengan merangkul praktisi perbankan untuk mengajar.&lt;br /&gt;"Dengan demikian mahasiswa selain mendapat ilmu berupa teori juga mendapat ilmu yang bisa diterapkan untuk memasuki dunia kerja," ujarnya.&lt;br /&gt;Menurut Suyatno, UHAMKA mempunyai  sekitar 300 dosen, 30 persennya bergelar master dan 60 persen bergelar doktor. Ditambah lagi dengan dosen-dosen tamu pilihan secara berkala.&lt;br /&gt;Sebagai lembaga pendidikan tinggi Muhammadiyah terbesar di Jakarta, UHAMKA juga menjalin kerja sama dengan pemerintah luar negeri, seperti dengan Thailand.&lt;br /&gt;UHAMKA memberikan kesempatan pembebasan biaya Sumbangan Penunjang Pendidikan (SPP) bagi muslim di Thailand Selatan yang berminat menjadi mahasiswa di UHAMKA, sedangkan biaya hidup ditanggung pemerintah Thailand.&lt;br /&gt;Berdasarkan data, kini sudah tercatat enam mahasiswa asal Thailand Selatan yang lolos seleksi. Tahun ini UHAMKA mentergetkan   30 mahasiswa Thailand.&lt;br /&gt;"Mereka bertujuan menimba pengetahuan mengenai Islam di Indonesia sekaligus mempelajari Islam Muhammadiyah," ujar Rektor UHAMKA, Suyatno.&lt;br /&gt;Pada kesempatan itu,  Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Gumilar Somantri diundang sebagai pembicara utama.&lt;br /&gt;Gumilar yang juga Muhammadiyah berpesan kepada mahasiswa UHAMKA  agar bertekad menjadi agen perubahan dan pemecah masalah kebangsaan dan keumatan, karena tanpa perubahan Indonesia hanya akan menjadi negeri tertinggal.&lt;br /&gt;Rektor UI menawarkan semua mahasiswa dari luar UI, termasuk mahasiswa UHAMKA tentunya,  untuk datang dan menimba ilmu di perputakaan UI yang memiliki koleksi lima juta buku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-8251432045926022061?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/8251432045926022061/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/uhamka-bebaskan-spp-mahasiswa-thailand.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/8251432045926022061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/8251432045926022061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/uhamka-bebaskan-spp-mahasiswa-thailand.html' title='UHAMKA Bebaskan SPP  Mahasiswa Thailand Selatan'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-5054330366676593601</id><published>2009-09-05T13:37:00.000+07:00</published><updated>2009-09-05T13:38:29.652+07:00</updated><title type='text'>Sido Muncul Bantu Korban Gempa Tasik Dan Garut</title><content type='html'>Gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter yang mengguncang Jawa Barat bagian Selatan dan sekitarnya telah menimbulkan kepanikan warga, kerusakan bangunan dan menelan korban jiwa.&lt;br /&gt;Bencana alam di manapun selalu menyisakan duka dan kerugian mendalam bagi yang mengalaminya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu PT Sido Muncul, produsen Tolak Angin dan Kuku Bima Energi terpanggil memberikan bantuan kepada para korban gempa bumi di Tasikmalaya dan Garut senilai lebih  Rp 550 juta, baik sewcara langsung maupun melalui pihak ketiga (TVOne).&lt;br /&gt;Direktur Utama PT Sido Muncul, Irwan Hidayat, bersama  belasan stafnya mengendarai tujuh mobil menyerahkan bantuan uang dan bahan makanan dan obat-obatan kepada korban di Kecamatan Cigalontang, Tasikmalaya dan Kecamatan Singajaya, Garut.&lt;br /&gt;Dua hari setelah gempa bumi di Tasik dan Garut itu, para korban praktis masih menunggu bantuan dari berbagai pihak. Para petugas pertolongan dari berbagai instansi dan swasta, memang tidak mudak memberikan  bantuan kepada para korban yang lokasinya sangat berjauhan.&lt;br /&gt;Disamping akses untuk mencapai lokasi tidak mudah,karena jalannya berbatu-batu, naik turun gunung, sempit pula.. &lt;br /&gt;Rumah mereka terletak di  lereng-lereng gunung, dan banyak juga di lembah-lembah, seperti di Kampung Cianut, Kecamatan Singajaya, Garut.&lt;br /&gt;Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB, Wakil Bupati Garut, Dicky Candra menerima secara simbolis bantuan dari Sido Muncul senilai Rp 150 juta, berupa uang tunai Rp 75 Juta, selebihnya berupa bahan makanan, obat-obatan dan minuman suplemen. &lt;br /&gt;Beberapa jam sebelumnya, sekitar pukul 13.00, rombongan Sido Muncul menyerahkan bantuan serupa kepada korban di Kantor Kecamatan Cigalontang, Tasikmalaya.&lt;br /&gt;Camat Cigalontang, Yayat Hidayat menerima bantuan dari Dirut Sido Muncul, Irwan Hidayat, disaksikan oleh masyarakat pengungsi dan segenap Muspika setempat.&lt;br /&gt;“Saya menghimbau kepada pihak-pihak yang ingin membantu, supaya menyerahkan kepada satu pos, agar penyalurannya tertib dan terarah. Dan kepada Kuku Bima dan Tolak Angin, semoga  makin sukses dan jaya,’’ kata Camat Cigalontang penuh haru.  &lt;br /&gt;Di Sukamenak, Kotamadya Tasikmalaya, Kuku Bima/Tolak Angin juga memberikan bantuan yang diterima langsung oleh Walikota Tasikmalaya, Syarif Hidayat senilai Rp 100 juta, terdiri dari uang tunai dan bahan makanan, obat-obatan dan suplemen.&lt;br /&gt;Segenap pimpinan dan staf Sido Muncul berharap bantuan ini bisa meringankan beban hidup mereka, apalagi bencana ini terjadi tepat di bulan suci Ramadhan, dimana umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa.&lt;br /&gt;“Semoga di bulan yang penuh rahmat ini, memperkuat iman kita dan masyarakat bisa segera bangkit kembali untuk menata kehidupannya dan siap menyongsong hari raya Iduel Fitri bersama keluarga dan masyarakat,’’ katanya di sela-sela penyerahan bantuan kepada warga koerban gempa di Kampung Cianut Kecamatan Singajaya, Garut, Jumat malam (4/9).   &lt;br /&gt;Tolak Angin di bulan Ramadhan ini telah menggelar acara akbar bertema “Safari Ramadhan Tolak Angin, Kacang Dua Kelinci dan Suara Merdeka bersama 5.000 Anak Panti Asuhan se Jateng” di Semarang, Pekalongan dan akan menyusul di Pati, Solo juga Magelang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-5054330366676593601?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/5054330366676593601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/sido-muncul-bantu-korban-gempa-tasik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5054330366676593601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/5054330366676593601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/sido-muncul-bantu-korban-gempa-tasik.html' title='Sido Muncul Bantu Korban Gempa Tasik Dan Garut'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-1397174489379341990</id><published>2009-09-03T20:54:00.000+07:00</published><updated>2009-09-03T20:55:19.679+07:00</updated><title type='text'>KUKU BIMA KEMBALI TERIMA PENGHARGAAN ICSA</title><content type='html'>Kuku Bima kembali menerima penghargaan ICSA (Indonesian Customer Satisfaction Award). Penghargaan ICSA 2009 merupakan untuk kali kelima diterima Kuku Bima berdasarkan  kategori Obat Kuat Pria (Vitality and Enhancer for Men).&lt;br /&gt;Penghargaan ini diterima dari Majalah SWA bekerja sama dengan FRONTIER, dalam suatu acara menarik di Hotel  ShangriLa Jaskarta, Kamis malam (3/9).&lt;br /&gt;Selain kepada Kuku Bima, Frontier (sebuah lembaga  konsultan riset kepuasan pelanggan), juga memberikan penghargaa serupa kepada sejumlah produk kategori consumer goods, food and beverage, farmasi, elektronik hingga otomotif.&lt;br /&gt;Frontier menggunakan responden berusia antara 15-65 tahun sebagai pengguna produk dan jasa dengan tingkat pengeluaran A-E.  &lt;br /&gt;ICSA adalah program reguler pemberian penghargaan terhadap perusahaan-perusahaan di Indonesia yang meraih prestasi terbaik dalam hal kepuasan pelanggan (konsumen), berdasarkan survey terhadap 10.500 responden yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia, antara lain Makassar, Medan, Surabaya, Semarang, Bandung dan Jakarta.&lt;br /&gt;Sebelumnya Kuku Bima telah menerima berbagai penghargaan diantaranya sebagai Merek Terpopuler 2000, Produk Paling Memuaskan Konsumen (ICSA) 2002, Merek Terbaik (IBBA) 2003, Merek Terbaik (IBBA) 2004, Golden Brand Award (IBBA) 2005, Top Brand 2006, Produk Paling Memuaskan Konsumen (ICSA) 2006, ICSA 2007, ICSA 2008, Top Brand 2008, Top Brand 2009, Platinum Award 2008 dan 2009.&lt;br /&gt;Irwan Hidayat, Presdir PT Sido Muncul, produsen Kuku Bima mengatakan,  diterimanya ICSA 2009  menjadi pemicu semangat kami untuk terus berupaya meningkatkan kualitas produk-produk kami.&lt;br /&gt;Selain itu, guna  meningkatkan pemasaran produk-produknya PT Sido Muncul melalui produk-produk unggulannya seperti Tolak Angin dan Kuku Bima Energi, di bulan Ramadhan ini melakukan berbagai kegiatan social, seperti memebrikan bantuan kepada 10.000 anak yatim piatu di Semarang dan Jakarta 27 Agustus 2009 yang lalu dan pada 8 September 2009 mendatang.&lt;br /&gt;Kegiatan social lainnya adalah memberikan bantuan kepada para korban gempa yang berpusat di Tasikmalaya, Jawa Barat.&lt;br /&gt;Bantuan senilai  Rp 300 juta diberikan pada Jumat besok siang (4/9).&lt;br /&gt;Irwan Hidayat berharap bantuan itu dapat mengurangi beban masyarakat yang sedang dirundung musibah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-1397174489379341990?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/1397174489379341990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/kuku-bima-kembali-terima-penghargaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1397174489379341990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/1397174489379341990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/kuku-bima-kembali-terima-penghargaan.html' title='KUKU BIMA KEMBALI TERIMA PENGHARGAAN ICSA'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-6323360597465391410</id><published>2009-09-02T15:45:00.001+07:00</published><updated>2009-09-02T15:45:54.079+07:00</updated><title type='text'>Kuku Bima Raih IBBA 2009</title><content type='html'>Merek merupakan pencitraan dari sebuah perjalanan panjang yang sarat dengan nilai-nilai. Berawal dari sebuah pemikiran yang dalam dan kreativitas serta inovasi yang kuat, lahirlah sebuah merek.&lt;br /&gt;Mengusung visi, misi, strategi dan sumber daya manusia di dalamnya dan proses manajemen yang total dan dinamis, sebuah merek akan terus tertanam di dalam benak konsumen.&lt;br /&gt;Berdasarkan survey nasional terhadap variabel dan parameter tertentu di beberapa kota besar di tanah air selama tiga bulan, dengan metode multistage, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya Kuku Bima kembali meraih penghargaan "The Indonesia Best Brand Award (IBBA) 2009" untuk kategori jamu/suplemen/obat penambah gairah pria dari MARS Marketing &amp; Research dan Majalah SWA.Penghargaan diserahkan Presiden Direktur MARS, Asto Sunu Subroto kepada perwakilan Sido Muncul, produsen Kuku Bima. &lt;br /&gt;Banyak penghargaan yang telah diterima Kuku Bima, khusus penghargaan IBBA merupakan untuk yang ke 9 kalinya.&lt;br /&gt;Selain itu penghargaan lain yang diterima Kuku Bima adalah Top Brand Award, Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA), sebagai merek asli Indonesia dan The Word of Mouth Marketing (WOMM) Award 2009.&lt;br /&gt;Direktur Utama PT Sido Muncul, Irwan Hidayat menyambut gembira penghargaan ini. ''Kami senang Kuku Bima terus memperoleh berbagai penghargaan. Ini akan menjadi tolak ukur bagi kami untuk terus mempertahankan kualitas produk-produk kami. Selain itu kami akan terus melakukan inovasi agar produk-produk kami semakin dicintai konsumen,'' katanya sumringah.&lt;br /&gt;Dalam upaya mensosialisasikan produk-produknya, seperti Kuku Bima Energi, baru-baru ini Sido Muncul melakukan road show ke sejumlah daerah seperti Kep. Babel, Ambon dan Ternate.&lt;br /&gt;Di Babel (Bangka-Belitung)kegiatan yang dilakukan antara lain memberikan bantuan kepada para nelayan berupa 10 kapal motor dan membantu biaya pengobatan kepada masyarakat tidak mampu di Kampung Nelayan Sungailiat, Bangka.&lt;br /&gt;sedangkan di Ambon, Kuku Bima Energi melakukan kunjungan pasar bersama Dony Kesuma dan ikut mendukung kegiatan "Darwin Ambon Yacht Race". Kegiatan road show ditutup dengan memberikan bantuan bagi para korban kebakaran di Ternate.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-6323360597465391410?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/6323360597465391410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/kuku-bima-raih-ibba-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/6323360597465391410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/6323360597465391410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/kuku-bima-raih-ibba-2009.html' title='Kuku Bima Raih IBBA 2009'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-7277492115653902783</id><published>2009-09-01T20:58:00.000+07:00</published><updated>2009-09-01T21:06:15.798+07:00</updated><title type='text'>Ruang Terbuka Hijau Jakarta Versus Kepentingan Bisnis, Siapa  Menang?</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Saatnya, para elit ekonomi politik Jakarta beradaptasi dengan strategi bisnis yang lebih ramah lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt;Ruang Terbuka Hijau Jakarta, tinggal sekitar 9 (sembilan) persen dari 650 Kilometer persegi, luas Jakarta. Sisanya, beralih menjadi hutan beton dan 80 persen udara Jakarta dipenuhi gas beracun. Karenanya, tidak mengherankan bila Organisasi Kesehatan Dunia 2006 menilai bahwa kualitas udara Jakarta, terburuk ketiga setelah Meksiko City dan Bangkok. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt;Mengapa bisa terjadi?.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt;''Master plan (RTRW) Jakarta dari satu periode ke periode mengalami perubahan yang signifikan,'' kata &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  &gt;Ir. Nirwono Yoga, Ketua Kelompok Studi Arsitektur Lanskap &lt;span class="yshortcuts"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;, dalam diskusi bertajuk ''Ruang Terbuka Hijau Jakarta versus Kepentingan Bisnis'' di Jakarta, Kamis siang (27/8).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt;Menurut dia, RTRW 2010 yang segera berakhir, lebih fokus pada pembangunan kawasan untuk menggerakkan roda perekonomian. Namun belakangan fakta menyatakan bahwa entitas pemprov tak ubahnya lembaga yang cenderung lebih memfasilitasi kepentingan ekonomi politik elit masyarakat dan menafikan keberadaan majoritas masyarakat sisanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt; Dalam Rencana Induk Djakarta 1965 -1985, ruang terbuka hijau (&lt;i&gt;green belt&lt;/i&gt;) dialokasikan seluas 37, 2 persen. Luasan RTH pada wilayah kota ini sangat sesuai dengan standar kesepakatan KTT Bumi di Rio De Jainairo (1992) dan dipertegas lagi dalam KTT Bumi di Johannesburg (2002). Proporsi RTH ditetapkan paling sedikit 30 persen dari luas wilayah kota atau disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah kota itu sendiri. Dengan demikian, proporsi ruang publik ditetapkan paling sedikit di atas proporsi yang dialokasikan untuk RTH tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt; Namun, dalam Perda No. 5 Tahun 1984, Rencana Umum Tata Ruang Jakarta 1985-2005, alokasi RTH menyusut menjadi 25,85 persen. Kikisan RTH ini kian tajam lagi, karena dalam dalam Perda No. 6 Tahun 1999, Rencana Tata Ruang Wilayah Jakarta 2000 - 2010, target RTH hanya disisakan seluas 13,4 persen. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="FI" &gt;Dan, fakta terkini, RTH Jakarta tinggal 9 persen. Artinya, selama 25 tahun (1985 – 2010), RTH Jakarta ‘terkikis’ seluas 28,2 persen.   &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="FI" &gt;Kritis memang, karena bagian daerah yang semula diperuntukkan sebagai paru-paru kota dan daerah konservasi air, kini telah didominasi kelompok pemilik modal dengan hutan betonnya. Akibatnya, kualitas udara di DKI Jakarta sebesar 80 persen dipenuhi gas beracun seperti: gas karbon dioksida (CO2), sulfur oksida (SOx), ozon, nitrogen dioksida (NO2), karbon monoksida (CO) dan timbal (Pb). &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt;Kualitas udara yang buruk juga disebabkan oleh tumbuhnya pabrik-pabrik dan gudang-gudang di kota Jakarta yang tidak lagi memenuhi ketentuan amdal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt;Manajemen spontanitas, itulah gaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mengelola kota. Konsep pembangunan kota yang berkelanjutan hanya sebatas retorika. Ketidakmatangan perencanaan pembangunan yang notabene tak berkelanjutan mengakibatkan Jakarta krisis lingkungan dan menuju &lt;span class="yshortcuts"&gt;bunuh diri&lt;/span&gt; ekologis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt; Ruang terbuka hijau merupakan pertarungan interpretasi, mendesak bagi kota Jakarta yang memiliki laju kerusakan lingkungan hidup begitu tinggi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt; Di luar hasrat dan tuntutan untuk lebih cepat menggerak roda perekonomian, Ruang terbuka hijau merupakan pertarungan interpretasi Pemprov DKI Jakarta yang merupakan ibukota negara, pusat segala macam aktivitas masyarakat Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt; Jakarta kini adalah contoh kota hasil intervensi beribu macam kepentingan sosial politik. Jakarta kini menjadi contoh kota hasil intervensi beribu macam kepentingan social politik. Pembangunan di setiap jengkal tanah Jakarta tidak pernah lepas dari hasil negosiasi politik antar elit. “You punya uang, I punya kuasa. Kita bisa baku atur” Begitu kira-kira gambaran transaksi politik pembangunan di Jakarta. Pembangunan di setiap jengkal tanah Jakarta tidak pernah lepas dari hasil negosiasi politik antar elit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt; Mengapa pengelolaan RTH DKI Jakarta kurang berhasil, apakah karena ‘kreativitas’ korupsinya? Ataukah karena adanya hambatan dari sumber daya alamnya. Alternatif kebijakan apa yang dapat digunakan untuk mengatasai hambatan dalam pengelolaan RTH?. Apakah harus melakukan penggusuran - masyarakat miskin - atau tetap membiarkan pemilik modal, konsisten untuk membangun, dan biasanya cukup kebal dengan hukum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt; Sudah saatnya para elit ekonomi politik Jakarta segera beradaptasi dengan kecenderungan bisnis yang lebih ramah lingkungan (hak publik), tidak hanya ditujukan pada satu tujuan bisnis semata, yaitu akumulasi keuntungan ekonomi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  lang="SV" &gt; Saat ini, suka atau tidak suka, sulit dilepaskan dari adanya keterdesakan kebutuhan akan ruang publik yang sedang diupayakan melalui optimalisasi ruang terbuka hijau (RTH), khususnya di Jakarta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  &gt;Pemprov DKI Jakarta sebaiknya tidak menggunakan sumberdaya alam yang melebihi daya dukung alam itu sendiri. Mengingat kehidupan sebuah masyarakat yang demokratis, ruang publik sangat diperlukan, sebagai wahana interaksi sosial, ruang terbuka publik diharapkan dapat mempertautkan seluruh anggota masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi dan budaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  &gt; Sudah saatnya elit politik dan birokrasi pemerintahan dapat menahan "nafsu’" pengembangan DKI Jakarta tanpa memperhitungkan aspek ruang publik, hak ekosoc masyarakat, dan perencanaan yang lebih berpihak pada keselamatan ekosistem di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya secara terintegrasi dan komprehensif. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  &gt;Jika aspek-aspek vital itu masih menjadi masalah yang belum dapat dicari solusinya, maka sangatlah bijaksana jika &lt;span class="yshortcuts"&gt;pemerintah daerah&lt;/span&gt; DKI Jakarta dan elite politiknya, dapat berpikir untuk melakukan evaluasi terhadap semua mega proyek pembangunan di Jakarta, dan pada saat yang sama dapat menghentikan atau menahan semua rencana pembangunan mega proyek yang tidak menampung kebutuhan RTH dan kemaslahatan manusia dan ekosistemnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:9;"  &gt;Ir. Bernardus Djonoputro, Sekjen Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia, menambahkan, pihaknya &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;akan memberikan sumbangsih kepada para pembuat kebijakan yakni para anggota DPRD Tk I 2009-2014 terpilih dengan Capacity Building tentang Ruang Terbuka Hijau (RTH).&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-7277492115653902783?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/7277492115653902783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/ruang-terbuka-hijau-jakarta-versus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/7277492115653902783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/7277492115653902783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/ruang-terbuka-hijau-jakarta-versus.html' title='Ruang Terbuka Hijau Jakarta Versus Kepentingan Bisnis, Siapa  Menang?'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-843436732418943953.post-4729021490644686715</id><published>2009-09-01T20:48:00.000+07:00</published><updated>2009-09-01T20:51:18.658+07:00</updated><title type='text'>Mahasiswa Baru UMB Dilarang Dipelonco</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Panitia pengenalan kampus Universitas Mercu Buana (UMB) melarang keras memberikan kegiatan yang menjurus perpeloncoan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kepada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mahasiswa baru UMB tahun akademik 2009/2010.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;‘’Instruksi dari pimpinan universitas dikeluarkan karena para lulusan SMA tersebut dianggap masih tahap pengenalan lingkungan baru di universitas,’’ kata Kepala Biro Humas &amp;amp; Customer Care UMB, Irmulan Sati (Santi) seusai pembukaan ‘Pengenalan Kampus dan Pelatihan ESQ’ di Aula Kampus UMB Meruya Selatan, Jakarta, Sabtu (29/8).&lt;br /&gt;Menurut Santi, acara itu untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan kehidupan kampus di lingkungan UMB. Selamaini acara mahasiswa baru selalu identik dengan perpeloncoan oleh seniornya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;‘’Kini tidak ada lagi di UMB,’’ katanya di tengah-tengah 2.300 mahasiwa baru UMB.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Dunia kampus di UMB diawali dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kegiatan pelatihan ESQ selama enam hari sejak 23 –hingga 28 Agustus. Kegiatan ini akan membantu mahasiswa baru menghadapi lingkungan baru di kampus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan pengenalan diri serta pembentukan moral yang berbudi pekerti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Dunia kampus UMB bertema ‘’Rebuild The Next Generation To Compete Globally’’ relevan dengan &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1251813000_0"&gt;visi dan misi&lt;/span&gt; UMB yang ingin mendukungh terciptanya generasi baru masa depan, berorientasi pada nilai etik, enterpreneurship, kemampuan IT, bahasa asing sehingga memiliki daya saing tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Dalam pembukaan ‘Dunia Kampus”Rektor UMB, Dr Ir Suharyadi mengatakan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;UMB berkembang pesat, dari jumlah mahasiswa 140 orang di awal pendiriannya, sekarang telah mencapai 14.000 mahasiswa dan 20.000 alumni UMB yang tersebar di berbagai institusi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/843436732418943953-4729021490644686715?l=djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/feeds/4729021490644686715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/mahasiswa-baru-umb-dilarang-dipelonco.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/4729021490644686715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/843436732418943953/posts/default/4729021490644686715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/mahasiswa-baru-umb-dilarang-dipelonco.html' title='Mahasiswa Baru UMB Dilarang Dipelonco'/><author><name>djohar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04419530172831094512</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_1msSSvXqpQ8/SqUgdxu3dVI/AAAAAAAAAAY/Om_EJ-csxjQ/S220/Djoharudin.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
